
“mi.. besok kita pulang ya mi..” kata aldi saat mereka selesai sarapan besok harinya setelah pembicaraannya dengan mario.
“mami nggak apa-apa kok nho, kemarin itu mami hanya kecapean, soalnya waktu jalan-jalan sama sela beberapa hari yang lalu, mami terlalu bahagia, sepertinya seluruh tenaga mami terkuras saat jalan-jalan itu, tapi setelah mami istirahat beberapa hari lagi tenaga mami pasti bisa pulih lagi.. dan kita bisa jalan-jalan lagi..” kata mami tersenyum pada anaknya.
“mi.. mami kenal dengan orang tua sela?” tanya aldi wajahnya serius.
“ibunya sela itu teman baik mami sejak kecil, tapi sayang dia telah meninggal dunia saat sela masih kecil, itu sebabnya mami memperlakukan sela seperti anak mami sendiri..” kata mami dia masih tersenyum
“sedangkan ayahnya sela.. mami kenal tapi tidak terlalu dekat, apa lagi sekarang dia telah menikah lagi, jadi mami agak kurang nyaman kalau berakrab-akrab, nggak enak sama istrinya yang baru.. emang kenapa nho kamu bertanya?”
“setelah menikah lagi ayahnya sela tinggal dimana sekarang mi? mami tau..” tanya aldi.
“ayahnya sela setelah dia menikah lagi dia tinggal dengan istrinya, dari istri barunya itu mereka punya dua orang putra adiknya sela, kalau nggak salah mereka tinggal dikota tempat sela tinggal sekarang” mami masih agak ragu.
“oh jadi sela sekarang tinggal sama mereka mi?” potong aldi. Tapi dijawab oleh adiknya mario.
“nggak juga sih kak, sela tinggal sendirian terpisah dari orang tuanya.. jadi saat sela lulus jadi PNS orang tua sela membelikan rumah buat sela tinggal, tapi rumah sela itu nggak jauh-jauh juga sih jaraknya dari rumah orang tuanya..”
“kenapa nho kamu bertanya tentang keluarganya sela?” tanya maminya lembut, mami merasa aneh dengan putra tertuanya itu. Mendengar pertanyaan maminya aldi terdiam sesaat, menarik nafas dalam dan tersenyum.
“ini mi... ano mau minta mami buat melamar sela..” aldiano memandang lembut pada maminya.
“what.. kak.. jangan becanda dong..” kata mario tidak percaya, tapi mami hanya tersenyum dengan lembut pada putra tertuanya itu.
“ano sayang.. mami tau kamu sayang banget sama mami, dan mami juga tau kamu lagi ada masalah dengan pacar kamu.. tapi bukan seperti ini sayang, mami memang sangat ingin sela itu bisa jadi mantu mami, tapi mami nggak mau mengorbankan kebahagian anak-anak mami..”
“ano nggak mengorbankan kebahagiaan ano mi, permintaan ano ini karena ano memang ingin mi..ano ingin menikah dengan sela” kata aldiano lembut dan tegas.
“ano.. masalah ini nggak cukup hanya karena kamu ingin, kalau mami nantinya melamar sela itu berarti kalian akan menikah sayang, dan itu bukan hanya karena kamu ingin nho, dasar untuk menikah itu harusnya karena kalian saling mencintai, saling percaya dan ada komitmen yang kuat diantara kalian, karena masalah setelah kalian menikah itu bukan hal yang mudah nak..” kata mami serius.
__ADS_1
“rio juga setuju mi.. lagi pula sebagai sahabatnya sela, rio ingin sela menikah itu dengan orang yang bisa menjaga sela dan melindungi sela..” kata mario berapi-api, tapi kemudian saat dia melihat kakaknya yang
terlihat sedang memandanginya rio jadi sadar dan malu, kakaknya terlalu bisa diandalkan.
“rio sih tau.. kakak ano itu orang yang baik dan mapan, jadi pasti bisa menjaga sela dan melindunginya, tapi maksud rio yang akan menikah dengan sela nanti harus juga dicintai oleh sela lah kak.. dan yang rio tau..
maaf ya kak sela itu sepertinya mencintai cowok lain kak..” kata rio agak takut melihat kakaknya.
“maksud rio itu kak dio?, tapi bukannya dio sekarang udah punya pacar yang dia cintai..” kata aldi seperti berpikir.
“maksud rio bukan kak dio kak.. sela memang menyukai kak dio, dan waktu kak dio memperkenalkan pacarnya, sela sih terlihat sedih, tapi besoknya dia nggak sedih lagi, nah ini dia kak, sela itu sepertinya bertemu dengan cowok baru dan sepertinya dia mulai menyukai cowok itu kak..” wajah aldi langsung berubah tadinya tenang sekarang ada kerutan dikeningnya.
“jadi maksudmu sela menyukai orang baru, tapi itu bukan kamu kan rio..” tanya aldi nada suaranya terdengar berubah ini terdengar lebih tegas dan penasaran.
“oh bukan rio kak.. ini cowok baru.. beberapa kali pembicaraan kami sela bercerita tentang cowok ini, tentang bagaimana mereka bertemu, tentang cerita lucu mereka.. tapi aku sama cowok itu sih belum pernah bertemu
kak.. Cuma kalau nggak salah sela memanggil cowok itu dengan sebutan kak vampire..” mendengar nama julukan cowok itu aldi jadi tersenyum lebar, kekwatirannya langsung hilang.
“iya kakak tau.. coba kamu telpon sela sekarang, vampire itu harusnya punya namakan..” aldi menganggukkan kepalanya meyakinkan adiknya. Sedangkan ibu mereka hanya diam mendengar mereka. Mario memandang kakaknya sebentar bingung dengan kepercayaan diri kakaknya. Mariopun menelpon sela, dan menyambungkannya dalam mode loudspeaker. Agak lama baru sela mengangkat telpon mario.
“halo.. kenapa yo..” tanya sela ditelpon, dia sepertinya terdengar ngos-ngosan.
“dari mana aja sih, kenapa lama ngangkat telpon, dan suara kamu juga terdengar ngos-ngosan, bukannya hari ini sabtu kamukan libur”
“oh itu yo.. aku lagi ikutan ngegosip sama ibu-ibu kompleks..” suara sela sedikit berbisik.
“astaga sela.. ini masih pagi dan kamu sudah ngegosip..” mario kesal dengan sahabatnya, berbeda dengan mami dan aldi mereka hampir tertawa keras mendengar cerita sela itu.
“hehe masalahnya tadi pagi yo, dikompleks itu ada ibu-ibu yang teriak-teriak, ternyata kamu ingat nggak sama ibu yang rumahnya dua rumah sebelum rumahku yang sombongnya selangit itu, ternyata yo.. dia itu istri simpanan.. dan tadi pagi istri sahnya datang dan marah-marah..” sela ngegosip dengan mario.
__ADS_1
“apaan sih.. biarin aja itu urusan keluarga mereka..dasar tukang gosip” mario jadi kesal.
“iya udah selesai kok.. trus kamu juga ngapain pagi-pagi menelpon aku..eh tapi tante baik-baik ajakan ryo?” suara sela terdengar kwatir. Mami tersenyum sayang pada sela.
“ya mami baik-baik aja cuma agak kecapean jalan-jalan sama kamu..”
“iya maaf.. aku lupa kalau tante udah nggak boleh terlalu capek..salam ya buat tante yo..”
“ehm.. iya nanti disampaikan..”
“terima kasih yoo.. dhaa”
“eits.. tunggu dulu, aku masih mau bertanya sama kamu..”
“tanya apa sih yo..”
“soal pacar kamu yang baru, si vampire itu..”
“ih apaan sih.. dia belum jadi pacar aku, emang sih katanya dia udah putus dari pacarnya, tapi dia kan belum menyatakan cintanya padaku..”
“tapi kamu suka dia kan?” tanya rio dia memandang ibu dan kakaknya, pertanyaan itu membuat aldi terdiam ingin mendengar jawaban sela.
“ya kalau kak vampire suka sama aku, aku suka juga sih.. soalnya kak vampire itu orangnya enak yo.. dia lucu dan yang paling aku suka dia menyukai aku apa adanya, nggak meminta sela untuk menjadi orang lain, itu yang paling sela suka..” kata sela pelan-pelan dan terdengar agak malu-malu, dan mendengar perkataan sela itu aldiano jadi berbunga-bunga dia tersenyum bahagia.
“ok..tapi aku hanya ingin tau nama asli kak vampiremu itu, dia punya namakan? Jangan-jangan kamu lupa lagi namanya..” tanya mario penasaran tapi dia lebih penasaran dengan melihat wajah kakaknya yang tersenyum
aneh.
__ADS_1