
“nama aslinya kak vampire itu aldiano, kerenkan kayak orangnya ryo.. katanya sih dia punya perusahaan dibidang IT dijakarta, tapi karena ibunya lagi sakit dia pulang kesini dan merawat ibunya..” DEG.. mendengar itu mario dan mami seakan dihitung secara bersamaan langsung melihat kearah aldiano. Aldi hanya tersenyum.
“emang kenapa sih yo kamu tanya tentang kak vampire.. eh tapi kak vampire itu statusnya sekarang
masih temanku ryo..kami belum jadian, walaupun aku sangat berharap sih nanti bisa jadi pacar kak vampire.. tapi kalau sekarang sih belum ryo.. jadi kamu bantu doain ya..” kata asela disana, tapi mario tak ingin membahas cerita ini dengan sela lagi, dia lebih penasaran dengan kakaknya.
“iya.. nanti kita bicarakan lagi ya sela..oke dhaa” dan hp dimatikan oleh mario, dia memandang kakaknya meminta penjelasan. Sedangkan asela disana dia kesal dan penasaran pada mario, kenapa sahabatnya tidak
seperti biasanya, biasanya mario walaupun mungkin dia penasaran dengan teman – teman prianya asela tapi tak pernah bertanya lebih dahulu, mario selalu menunggu sela yang cerita duluan, tapi kenapa kali ini berbeda. Asela menelpon balik sahabatnya tapi mario tak menjawabnya, karena mario terlalu penasaran dengan kakaknya.
“bagaimana kakak bisa berkenalan dengan sela?” tanya mario pada kakaknya, wajahnya terlihat sangat serius, mami juga hanya bisa diam melihat dan mendengarkan mereka, seakan tak percaya dengan pembicaraan kedua anaknya.
“kau bilang tadi sela pernah cerita tentang pertemuan kami..,” aldiano coba bercanda, tapi kemudian jadi serius melihat tatapan adiknya dan ibunya.
“kamu pasti tau sela pernah mengikuti sebuah mobil dan akhirnya tersesat kan” aldiano memulai ceritanya, wajahnya seperti biasa terlihat tenang dan berwibawa.
“jadi waktu itu.. saat sela tersesat dengan mengikuti mobil orang, dan masuk ke halaman rumah orang itu, Dan marah-marah sama orang itu, dan ternyata orang itu adalah kak ano..” aldiano tersenyum lebar mendengar pertanyaan adiknya, karena dia teringat dengan kejadian waktu itu.
“iya..jadi kamu taukan cerita itu..” jawab aldi,
“tapi menurut sela, bukan itu pertemuan pertama kalian, sela cerita pertemuannya dengan kak vampire itu saat dirumah sakit..” wajah aldiano langsung serius dan menggelengkan kepala pelan seakan melarang mario meneruskan ceritanya. Mario jadi menghentikan ceritanya.
“ dirumah sakit itu, itu pertemuan kami yang kedua..” potong aldi, dia tersenyum tak ingin membuat ibunya kwatir. mario jadi tersenyum lega, jadi kak vampire yang disukai asela adalah kakaknya sendiri kak ano, dia tak
__ADS_1
perlu kwatir lagi pada sela, setidaknya mario tau laki-laki seperti apa yang mendekati sahabatnya kali ini.
“kak.. tapi ini pertanyaan yang paling ingin aku tanya, kakak yakin menyukai sela, sampai ingin menjadikan dia istri kakak?” wajah mario serius memandang kakaknya.
“kakak yakin rio..” jawab aldi dia juga memandangi adiknya dengan serius.
“kakak menyukai sela bukan karena ingin mewujudkan keinginan mami menjadikan sela mantu dikeluarga kitakan? Atau mungkin karena sakit hati kakak sama pacar kakak yang artis itu? Sela itu tidak secantik pacar kakak yang artis itu loh”
“kata siapa artis itu lebih cantik dari sela, rio”
“kakak lebih menyukai wajah sela yang tanpa riasan itu, bagi kakak dia terlihat sangat cantik. wajahnya tidak jauh berubah saat dia baru bangun tidur dan kesehariannya.. kakak suka perempuan yang seperti itu, bukan
perempuan yang nanti terlihat cantik setelah selesai dirias. sela juga kalau dirias oleh penata rias yang jago, pasti tidak kalah cantik bahkan mungkin lebih cantik dari artis itu..” kata aldi tersenyum.
“sepertinya kakak benar menyukai asela, tapi kak masalahnya menikah itu akan mengikat kakak dan sela seumur hidup kak..”
“mami ingat nggak, mungkin sekitar dua bulan yang lalu.. saat kita mau makan dan ano menerima telpon? Waktu itu saat ano selesai menelpon mami sempat bertanya apakah ano menerima telpon dari pacar ano? Karena menurut mami ano terlihat sangat bahagia.. itu bukan dari pacar ano mi, tapi dari sela..sela itu selalu bisa membuat aku tertawa bahagia, dan waktu yang lalu saat aku pikir sela itu pacarmu rio, hati kakak benar-benar sakit, tapi kakak harus mengalah demi kamu, dan juga.. sebenarnya penyebab kakak putus dari
mantan kakak yang artis itu, karena dia bisa merasakan kalau kakak sedang patah hati dengan wanita lain, dia marah dan memutuskan kakak..”
“bukannya kamu putus dari pacar kamu karena mami nho?..” mami merasa aneh dengan cerita aldi.
“memang ada unsur mami sih, tapi alasan yang paling utama kami putus karena dia sakit hati pada sikap ano, katanya ano barubah dingin dan terlihat jelas kalau ano sedang patah hati, yang membuat dia marah karena penyebab ano patah hati bukan dia tapi orang lain.. dia sepertinya menyadari hal itu mi..”
__ADS_1
“jadi akhir-akhir ini kamu terlihat agak sedih itu, bukan karena putus dari pacar kamu, tapi karena kamu berpikir asela itu pacar adikmu.. kasian banget kamu nho..” kata mami bercanda, Mario juga tertawa
mendengar perkataan mami itu.
“pantasan mi kemarin rio hampir dipukul kak ano, karena kak ano pikir rio selingkuh dari sela ya..”
“iya maaf kan kakak, syukur kamu bisa meyakinkan kakak kalau sela itu sahabat kamu bukan pacarmu, kalau nggak..kemarin itu pasti untuk pertama kalinya kakak mukul kamu” mereka semua tertawa, dan kemudian mami memeluk putra tertuanya.
“terima kasih ya sayang..” bisik mami ke telinga aldiano.
“mami nggak keberatan kan kalau anho yang menjadikan sela mantu buat mami, bukan dio?”
“apaan sih.. mami malah senang sekali nho, mami seperti mendapatkan berkah yang tak ternilai karena sebelumnya mami sedih karena mami tau sela itu tak akan jadi mantu mami, tapi setelah mendengar semua ini mami bahagia sekali..” kembali mami memeluk putra tertuannya itu.
“kita pulang besok ya.. kita akan langsung melamar sela.. mami sudah tak sabar lagi nho..bagaimana kalau dua minggu lagi kalian menikah?” aldi tertawa mendengar perkataan mami itu, bukan dia yang ngebet pingin nikah tapi mami.
“kak jangan dulu cerita ke sela ya tentang ini, aku penasaran seperti apa wajah anak itu kalau dia tau kak ano itu kakak kami..”
“iya besok kita langsung kerumah sela.. mami juga ingin memeluknya mami bahagia sekali nho..”
Aldiano tersenyum bahagia melihat kebahagiaan diwajah ibunya, walaupun sebenarnya dia masih agak ragu, apakah sela akan langsung menerimanya? Dia bisa merasakan kalau sela juga menyukainya, tapi dia ragu
apakah sela mau menikah dengannya secepat itu.
__ADS_1