MENJAGA JODOHMU

MENJAGA JODOHMU
Episode 8


__ADS_3

Sementara itu ditempat asela, mario dan mami.


“nah kan.. kamu cantik sela kalau didandani.. baju baru ya.. tante suka warna dan modelnya” kata mami memuji asela yang terlihat lain hari ini. Memang benar asela dalam rangka pesta ini dan dalam rangka tampil cantik didepan kak claudio asela membeli baju baru dan juga kesalon untuk dirias, asela bahagia dengan pujian maminya mario, tak sia-sia usahanya.


“terima kasih tante pujiannya.. semoga kak dio juga suka ya tant..” kata asela agak malu-malu, mendengar itu mario tertawa, tangan mario terangkat untuk mengacak rambut asela, tapi asela menghindar, sedangkan mami tertawa melihat tingkah anak-anaknya.


“sudah ah.. ayo kita masuk..” mario mendorong kursi roda ibunya masuk ke tempat acara, asela mengikuti mereka dari belakang, dan bersamaan dengan itu asela sempat melihat aldiano dikejauhan dia sedang


berjalan mengikuti seorang gadis cantik pacarnya. Asela tersenyum kecut, “jadi itu sebabnya kak vampir tak pernah menelponnya lagi, karna sibuk pacaran rupanya, semoga bahagia kak” kata sela pada dirinya sendiri.


“mami.. mami tiba disini nggak masalahkan?” sebuah suara dari samping kiri mereka, sepertinya telah lama menunggu, mami, mario dan asela mata mereka langsung tertuju pada sumber suara itu, claudio berjalan dengan tenang menuju maminya, dia terlihat sangat tampan dengan setelan jas yang dipakainya, asela terpesona melihat claudio, tapi kemudian sela menyadari ada seorang wanita cantik disamping claudio.


“nggak lah dio sayang.. kan mami punya tiga orang putra yang sangat hebat, yang sangat bisa diandalkan..” kata mami tersenyum pada claudio saat sudah didekat mami, claudio lebih mendekati maminya dan mencium pipi kiri dan kanan maminya.


“mi.. ada yang ingin aku kenalkan sama mami..” kata claudio lembut. Dia menarik lembut tangan gadis yang disampingnya untuk mendekat, dan kemudian memegang pundak gadis itu seakan menunjukkannya pada maminya.


“dia pacar aku mi..” kata claudio tersenyum dengan bangganya. Mami, mario dan asela mereka hanya bisa memandangi claudio dan pacarnya. Sesaat kemudian maminya tersenyum lembut pada gadis itu.


“oh.. halooo.. saya maminya  claudio..” kata mami sambil menjabat tangan gadis itu. Seorang gadis yang cantik, rambutnya panjang, kulitnya putih, dan wajahnya begitu lembut dan manis, memandang kecantikannya tidak membuat bosan. Gadis itu tersenyum pada maminya claudio dengan hangat.


“nama saya gratia.. mi.. eh maaf aku boleh panggil mami kan..” suaranya gadis itu begitu lembut dan hangat, dia masih tersenyum, asela memandang gadis itu terpana, biasanya gadis cantik itu sombong dan judes, tapi


gadis ini, wajahnya seindah kepribadiannya.


“dia adik kelasku sewaktu smu dulu, dan sekarang telah menjadi dokter dirumah sakit dikota tempat aku bekerja mi..dia spesialis jantung mi” kata claudio menjelaskan.


“harus ya dijelaskan seperti itu..” tanya gratia pada claudio sambil melirik, tapi terlihat manja,


“harus.. kan aku bangga pada pacarku yang cantik dan baik hati..” claudio juga pura-pura serius tapi melirik menggoda, dan sebuah senyum manis dibibirnya. Orang-orang yang melihat itu menjadi terdiam menyaksikan kedekatan mereka.


“eits.. aku meyukaimu karena kamu mirip mamiku, wanita yang cantik dan baik hati..” kata claudio lagi.


“ah nggak.. mamikan bukan seorang dokter seperti nak gratia..” kata mami lembut penuh kerendahan hati.


“iya.. tapi mami sangat cantik dan baik hati kan.. baik hati bahkan pada semua orang, tak memandang bulu walaupun itu orang asing sekalipun.. walaupun itu kadang-kadang membuat hati anak-anaknya menjadi


kwatir..” claudio memandangi maminya serius.


“iya maafkan mami ya..sering menyusahkan kalian”


“ih kok mami yang minta maaf.. anak-anak mami yang salah.. namanya juga menolong ya mi, harus semua orang dong.. kalau hanya yang baik pada kita, apa lebihnya ya mi..” kata gratia tersenyum dan mengusap lembut tangan maminya claudio. Asela semakin kagum pada gadis itu, dia tersenyum walau hatinya sangat sakit, karena laki-laki yang paling dia impikan kenapa harus mempunyai pacar yang sangat baik.. kalau seandainya pacar kak dio seorang yang buruk kelakuannya, mungkin sela dengan berani akan menentang dan merebut kak dio, tapi kenapa harus sebaik ini orangnya.. hati asela jadi tak tega merusak hubungan mereka. Saat gadis itu memperkenalkan dirinya pada mario dan asela, dia juga begitu baik dan hangat menyapa mario dan asela, mata dan bibirnya tulus tersenyum tak ada kemunafikan disana.

__ADS_1


Saat acara hampir selesai asela pamit pulang duluan, dengan alasan takut kemalaman dijalan tapi sebenarnya dia tak tahan lagi melihat kemesraan claudio dan pacarnya gratia, walaupun tak nyata tapi asela bisa


melihat dari lirikan-lirikan mereka, perhatian mereka pada pasangannya, dan tangan mereka yang tak pernah lepas, sungguh itu sangat menyesakkan hati asela.


“maafkan kakakku ya..” kata mario sambil menepuk pundak asela. dia lega karena kakaknya mambuat putusan, tapi dia juga kasihan pada sahabatnya.


“pacarnya kak dio benar-benar mempesona.. aku rasanya begitu kecil didepannya..” asela mulai menangis.


“sudah ah.. kamu juga hebat kok dengan versinya asela.. asela sahabatku yang lucu dan baik..” mario mencoba menghibur sahabatnya.


“lagi pula kan sekarang kamu udah punya kak vampir yang tampan..” mario coba menggoda, asela yang sedang menangis memandang mario dengan tajam.


“ih siapa yang bilang kalau kak vampir itu punya aku, kak vampir itu punya pacar tau..”


“iyalah.. punya pacar dan juga pasti banyak.. vampir kan hidupnya ratusan tahun.. nggak asik dong kalau hidup sendiri..” kata mario masih dengan mode melucu garing. Asela memandang kesal sahabatnya. Dan aselapun mulai berhenti menangis, Kalau dia mencintai kak dio bukankah kebahagiaan kak dio yang utama pikirnya. Bersamaan itu juga hp mario berbunyi.


“pergilah.. aku tau mobilku diparkir dimana, dan aku bisa pulang sendiri..” asela tersenyum pada mario.


“ya udah.. hati-hati dijalan.. kalau sampai rumah telpon aku. Ok..” mario segera mengangkat telponnya dan berbalik. Asela dengan langkah gontai, kepalanya tertunduk berjalan menuju mobilnya.


“sebenarnya kamu cantik, tapi kalau berjalan seperti itu terlihat jelek tau..” sebuah suara menyadarkan asela. “Vampir” pikir asela, dia mengangkat kepalanya mencari sumber suara itu, suara itu seperti pemicu rasa


“idih kaget tau.. kakak tuh benar-benar kayak vampir, selalu muncul tiba-tiba” kata asela setelah dia menemukan pemilik suara itu. Aldiano tersenyum pada asela.


“kenapa kamu sedih? Ditinggal pacar ya..” suara aldi tenang


“siapa yang ditinggal pacar.. kakak tuh bukannya tadi bersama pacar?” jawab sela cuek, aldi mengangkat sebelah alisnya,


“dia sudah pergi..disini bukan tempatnya” jawab aldi pura-pura terlihat sedih.


“eh tapi ngomong-ngomong pacar kakak itu sepertinya aku kenal.. dia dulu sekolah dimana? Orang sini juga kan?” asela penasaran. Aldi dari serius jadi berubah tersenyum lebar dan tertawa kecil.


“oh ya.. kamu kenal dimana?”


“nah itu.. mungkin disekolah kali.. dia kayaknya hampir seumuran akukan” asela jadi berpikir.


“tapi kenapa dia pergi kak? Kalian bertengkar ya?” asela jadi penasaran.


“hmm.. ini semua karena kamu.. kamu yang meminta aku tinggal disini menjaga ibuku” aldi menatap asela ingin melihat reaksi asela, padahal dia tau itu bukan salah sela.


“kok menjaga ibu itu masalah.. ibu kakak kan sedang sakit, apa salahnya seorang anak merawat ibunya yang sedang sakit..” asela jadi kasihan. Tapi aldi tersenyum.

__ADS_1


“kenapa tersenyum kakak bohong ya?”


“kenapa harus berbohong.. aku dulu tinggal dijakarta, tapi karena ibu sakit aku harus tinggal disini, dan itu artinya aku dan pacarku kita harus berpisah, dia nggak suka pacaran jarak jauh..” kata aldi, dia masih


menatap asela serius.


“kenapa dia tidak ikut kakak tinggal disini?”


“kayaknya hal itu nggak bisa, keluarga dan karirnya ada disana.. kenapa dia tinggal disini?”


“ih bukannya dia memang tinggal disini kak? Aku kayaknya kenal..” asela berpikir, kembali lagi aldi tersenyum.


“iya kamu kenal dia, banyak orang juga kenal dia..”


“maksudnya?” asela jadi penasaran


“tv dirumah kamu biasanya dipakai buat apa aja sih?”


“maksudnya?..apaan sih kok pertanyaannya pindah ke tv, jadi aneh kak..”


“jawab aja..” aldi memandangi asela agak serius. Asela dia sesaat tak ingin menjawab, tapi akhirnya dia menjawab juga.


“buat nonton petandingan sepak bola, pertandingan basket, dan juga nonton drama korea..”


“sinetron juga?”


“kakak tuh yang suka sinetron.. apa hubungannya sih? Emang pacar kakak artis?”


“iya.. dia artis sinetron..” jawab aldi serius, asela seakan tak percaya.


“ dan kalau main sinetron dia selalu kebagian peran yang antagonis..”


“ohya masa sih kak... kok sama ya dengan kehidupan nyatanya..” aldi tertawa kencang mendengar perkataan asela itu, entah kenapa asela selalu bisa membuat aldi tertawa lepas.


“kakak serius pacar kakak itu seorang artis? Kakak bercanda kan.. mana ada artis yang suka sama kak vampir..” kata asela lugu, tapi cukup membuat aldi berhenti tertawa, dia memandang asela pura-pura kesal.


“jangan sembarang kalau ngomong, aku itu orang hebat loh..aku seorang pengusaha yang sukses.. kamu aja yang nggak tau” aldi menjitak kepala asela pelan. Dia tersenyum memandangi asela. Asela gadis yang bisa membuat aldiano tertawa bahagia, gadis yang bisa membuat aldi rindu setengah mati, tapi aldi tau dan sadar asela gadis terlarang buat aldiano, gadis itu milik adiknya, sedikitpun aldi tak pernah tega menyakiti hati adiknya.


 


 

__ADS_1


__ADS_2