
*Episode Sebelumnya...
" Amarah yang sudah tak terbendung lagi membuatnya membunuh semua penduduk desa Ling Long. "
.
......................
.
" Ia semakin ganas dan ganas dalam membunuh. "
" Setelah sang kakak membunuh semua penduduk desa Ling Long, dia membawa adiknya yang masih tak sadarkan diri pergi menjauh dari desa itu. "
" Namun, belum sampai di sana saja. "
" Maksudmu? ", penasaran.
" Setelah sang kakak membawa sang adik pergi menjauh dari desa itu. Dengan kekuatan dan dirinya yang masih dalam bentuk iblis remaja, sang kakak menghancurkan desa Ling Long denah api dan membuatnya rata dengan tanah. "
" Dia menghancurkan setiap rumah yang masih berdiri di desa itu, semua harta dan barang-barang yang di sana di hancurkan juga olehnya. "
" Seperti sayuran, pakaian, dan barang-barang lainnya. "
" Sang adik yang menyaksikan adegan itu hanya bisa diam seperi patung, yang hanya berisi tanpa bisa melakukan apapun. "
" Berdiri dengan diam tanpa ekspresi, melihat sang kakak yang berubah menjadi iblis ganas dengan aura membunuh yang kuat yang siap membunuh siapapun yang tidak dia sukai. "
Kenangan buruk itu terus membayangi Yun Mi'an yang sedang bersandar dalam pelukan Qin Xuan, suaminya.
" Istri-ku? "
" Hem? ", Yun Mi'an bersandar dengan manja di pelukan suaminya sembari memejamkan mata.
" Apakah, ada yang hidup di pembantaian itu? "
__ADS_1
" Tidak! "
"...(terkejut)... Tidak!? "
" Emm...! Tidak ada manusia bernyawa di sana. Semuanya... "
" MATI!! ", ujar Yun Mi'an.
" Kakak mu, benar-benar membantai semua penduduk desa Ling Long? ", tanyanya yang mengerti Yun Mi'an sedang mengisahkan tentang dirinya dan kakaknya.
" Iya. "
" Termasuk anak-anak dan wanita? "
" Benar! Bukan hanya wanita dan anak-anak, bahkan hewan ternak yang ada di sana juga tak luput dari pembantaian itu. ""
Tentu saja Qin Xuan terkejut, tidak percaya saat mendengar jawaban singkat Yun Mi'an membuat
Sejenak ia terdiam, dan saat itu suasana menjadi hening dan sunyi
Qin Xuan hanya diam tak berkata
" Aku juga terkejut. "
" Apalagi aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri. Bagaimana kakak ku berubah dan menghancurkan desa Ling Long dan penghuninya. "
" Apa kau tau? Kakak bahkan merubah nama desa itu. "
" Apa? "
" DESA NERAKA!! "
" Dia menulis nama itu dipapan masuk desa Ling Long, dan... apa kau tau, dengan apa dia menulis nama desa itu? ", tanya Yun Mi'an.
" Dengan apa? "
__ADS_1
" DARAH... MANUSIA!! ", jawab Yun Mi'an dengan senyum pahit yang menyertai.
" Sepertinya aku pernah mendengar nama itu?! Tapi dimana? ", ujar Qin Xuan sambil berpikir.
Tiba-tiba, Yun Mi'an meneteskan air mata yang jatuh tepat di punggung tangan Qin Xuan
Mengetahui sang istri yang menahan tangisnya, Qin Xuan pun merangkul tubuh istrinya dengan erat sembari berkata...
" Istri-ku? Jika memang dengan menangis bisa menenangkan hati mu, menangis lah. Jangan menahannya, itu hanya akan merusak tubuhmu, terlebih lagi kau baru sembuh, jangan memperburuk kondisi tubuhmu ", ujar Qin Xuan sambil membelai rambut Yun Mi'an.
" Aku akan menghalangi pendengaran mereka supaya mereka tidak bisa mendengar suara tangis mu. "
" Terutama kakakmu. "
Kemudian, Qin Xuan mengeluarkan kekuatannya dan menghalangi pendengaran semua orang yang ada di istana maupun di luar istana dari suara Yun Mi'an
Mereka masih bisa mendengar suara mereka dang orang-orang disekitar mereka, hanya suara Yun Mi'an yang tidak bisa mereka dengar dan hanya Qin Xuan yang bisa mendengar suara tangis Yun Mi'an
" HUWAAA...!! "
Seketika suara tangis Yun Mi'an pecah memenuhi ruang itu, namun tak ada yang mendengarnya selain Qin Xuan
Dada Qin Xuan mulai terasa basah karena air mata Yun Mi'an
Sedangkan Qin Xuan hanya memeluk erat Yun Mi'an sembari membelai kepalanya
" Dia berubah menjadi sangat dingin, dia tidak pernah tersenyum lagi, dia juga tidak suka lagi bercanda dengan ku, dia bahkan tidak seceria dulu. Hiks... Hiks... Hiks...!! ", curhat Yun Mi'an sambil menangis.
" Kakak ku yang dulu suka bercanda, seorang anak laki-laki yang ceria dan periang kini sudah berubah menjadi gunung es yang dingin. "
" Sudah... Tenanglah Yun'er... ", ujar Qin Xuan mencoba menenangkan hati Yun Mi'an.
.......
...*****...
__ADS_1