
Episode Sebelumnya...
Jendral Liu tersentak kaget, ketika Qin Xuan berteriak memanggil namanya
.
......................
.
.
" Kau gila, ya? Kenapa kau berteriak-teriak?!! Bagaimana jika Mia terbangun karna suara mu itu!! ", bentak Jendral Liu yang kesal karna kaget.
" Lagi pula, aku ini tidak tuli!! ", sambungnya.
" Kau memang tuli!! Aku sudah memanggil nama mu sebanyak tujuh kali! Tapi kau tidak meresponnya!!! ", ketus Qin Xuan.
" Benarkah!? Kau memanggil ku sebanyak tujuh kali?! ", tanya Jendral Liu tidak percaya
" Tapi, aku tidak mendengarkannya... ", sambungnya.
" Yang benar saja! Dia tidak mendengarkannya sama sekali! Aku bahkan harus memanggilnya kakak ipar, tapi dia bahkan tidak mendengarkannya. Benar-benar menyebalkan. ", batinnya dengan menatap Jendral Liu dengan kesal.
" Tapi syukurlah, jika dia tidak mendengarkannya. Kalau tidak, aku akan merasa sangat malu!! ", batin Qin Xuan sembari menghela nafas.
__ADS_1
" Kenapa menghela nafas? ", tanya Jendral Liu penasaran.
" Bukan apa-apa! ", ujar Qin Xuan sembari menggelengkan kepalanya dan mengalihkan pandangannya pada Jendral Liu
" Sekarang! Katakan pada ku, apa kau pikirkan? "
Tiba-tiba, wajah Jendral Liu merona, dan Qin Xuan memperhatikannya dengan wajah datarnya
" Apa kau sedang memikirkan seseorang?? ", tanya Qin Xuan lagi sembari menatap tajam Jendral Liu.
"..(terkejut)..!! Siapa...! Wajah siapa yang merah!? Wajahku tidak merah! Dan... dan siapa yang sedang memikirkan seorang wanita!!? Kau yang memikirkan wanita! Dan kau yang selalu memikirkan wanita!! ", bantah Jendral Liu dengan tegas dan gugup, dan wajah yang semakin merona.
" Kenapa kau gugup begini? Aku tidak mengatakan kau sedang memikirkan wanita, aku hanya mengatakan kau sedang memikirkan seseorang... ", sahut Qin Xuan yang heran.
Qin Xuan menyipitkan matanya saat melihat tingkah Jendral Liu yang panik.
" Cih!! Ternyata memang benar. "
" Siapa yang sedang kau pikirkan?! Apakah dia orang mau sukai?? ", tanya Qin Xuan penasaran.
" Kau tidak perlu tau!! ", jawabnya kesal dengan wajah yang masih merona.
" Dasar pria aneh! "
" Aku aneh, karna aku menjadi kakak ipar mu! "
__ADS_1
" Cihh!! Bahkan jika kau tidak mau memberitahuku, aku sudah tau jawabannya! "
"..(tertegun).. Maksud mu!!? "
" Kau sedang memikirkan Yun'er 'kan? "
"..(terkejut).. Aku tidak tau apa yang kau bicarakan! Bagaimana mungkin aku menyukai adik ku sendiri? ", ujar Jendral Liu sambil mengalihkan pandangan mata.
" Tentu saja kau tidak akan menyukai adik mu, karna dia bukanlah adik kandung mu. Melainkan, hanya adin angkat. Benar 'kan? "
Jendral Liu mulai marah dengan ucapan Qin Xuan, ia mengepalkan tangannya dengan gemetar karna marah
Tiba-tiba, Jendral Liu mencengkram kerah baju Qin Xuan sembari menunjukkan tinjunya kearah Qin Xuan
" JAGA UCAPANMU!!! ", ujar Jendral Liu yang kesal.
Qin Xuan hanya menatap Jendral Liu dengan datar
" Hei!! Apa yang kau lakukan!? Lepaskan aku, atau kau akan membangunkan Yun'er! ", ujar Qin Xuan sambil melepaskan tangan Jendral Liu yang mencengkram baju Qin Xuan.
Jendral Liu pun melepaskan genggamannya saat mihat Yun Mi'an yang hampir terbangun
" Ada apa dengan mu!? Kenapa kau marah!? Aku hanya mengatakan kebenarannya, kenapa kau sampai se-marah ini!? ", tanya Qin Xuan yang heran.
" KAU MASIH BERANI BERTANYA SETELAH APA YANG KAU KATAKAN, HAHH!!? ", jawab Jendral Liu semakin kesal.
__ADS_1
" Memangnya apa yang aku katakan!!? ", tanya Qin Xuan bingung.
" JANGAN BERPURA-PURA TIDAK TAU!! KAU MENGATAKAN BAHWA AKU MENYUKAI ADIKKU!! "