MENJEMPUT PERMAISURI RAJA NERAKA

MENJEMPUT PERMAISURI RAJA NERAKA
QIN XUAN MENGGODA YUN MI'AN


__ADS_3

*Episode Sebelumnya...


" Sudah... Tenanglah Yun'er... ", ujar Qin Xuan mencoba menenangkan hati Yun Mi'an.


.


......................


.


" Bukankah sekarang semuanya baik-baik saja? "


Yun Mi'an tidak menghiraukan ucapan Qin Xuan, ia hanya terus memeluk erat Qin Xuan sambil menangis hingga membasahi baju Qin Xuan


" Yun'er...? ", panggil Qin Xuan dengan lembut.


Barulah Yun Mi'an berhenti menangis dan menatap Qin Xuan dengan wajahnya sedih dan matanya yang merah dan sedikit bengkak akibat menangis


" Istri-ku yang cantik... ", panggilnya dengan suara manja.


" Bisakah kau berhenti menangis sekarang? Aku sudah tidak tahan mendengar tangisanmu, hatiku sakit kau tau? ", sambung Qin Xuan dengan wajah sedih.


Yun Mi'an yang melihat ekspresi Xuan membuatnya seketika memeluk erat Qin Xuan


" Baik ", ujarnya pelan.


" Maaf, sudah membuatmu khawatir ", sambung Yun Mi'an dengan lembut.


"...(tersenyum)... Tidak apa-apa. Aku mengerti perasaanmu, aku hanya ingin kau melepas emosimu, tapi aku tidak tahan dengan air matamu yang terus keluar, itu selalu membuatku sakit. Istri-ku sendiri tau, jika suaminya tidak bisa melihat istrinya menangis, benar 'kan? ", ujar Qin Xuan sambil membelai kepala Yun Mi'an dengan lembut.


" Hemm... ", sahut Yun Mi'an mengangguk.


" Yun'er? "


" Hem..? ", Yun Mi'an terus memeluk Qin Xuan dengan erat.

__ADS_1


" Apa kau ingin tidur bersama kakak mu, malam ini? ", tanya Qin Xuan sambil memainkan rambut Yun Mi'an yang panjang.


Sontak hal itu membuat Yun Mi'an terkejut hingga melepaskan pelukannya seketika


Yun Mi'an terus menatap Qin Xuan dengan serius


" Ada apa? ", tanya Qin Xuan yang juga menatap Yun Mi'an.


" Kau... menyuruh ku... tidur... bersama ka... kak? ", jawabnya dengan gagap karna masih terkejut.


"...(tersenyum)... Aku tidak menyuruhmu tidur bersama kakak. Aku hanya bertanya padamu, apakah kau ingin tidur bersama Jendral Liu atau tidak. Jika kau ingin tidur bersama kakak mu, maka aku akan mengizinkannya, tapi jika kau tidak ingin... "


" Mau!! ", jawab Yun Mi'an dengan cepat memotong ucapan Xuan, sambil menatap Xuan dengan wajah imutnya.


Qin Xuan tersentak mendengar jawaban Yun Mi'an dengan wajah imutnya, kemudian ia perlahan tertawa kecil


" Puff!! Hahaha! "


Suara tawa Qin Xuan membuat Yun Mi'an heran


Qin Xuan lalu berhenti tertawa menatap Yun Mi'an


" Karna kau terlalu imut! Kenapa istri ku bisa seimut ini?! Bagaimana jika aku tidak tahan untuk melakukan sesuatu?! ", ujarnya Qin Xuan sambil terus tersenyum dan mencubit pipi Yun Mi'an.


Mendengar ucapan Xuan membuat wajah Yun Mi'an merona karena malu


Yun Mi'an hanya diam dan menutupi wajahnya yang merah karena malu agar tidak terlihat oleh Qin Xuan


" Hei! Kau kenapa? Kenapa kau menutupi wajahmu? Apa kau marah? ", tanya Qin Xuan yang cemas.


Yun Mi'an hanya menggelengkan kepalanya, sementara Qin Xuan terus menatap Yun Mi'an dengan bingung


Kemudian, ia melihat telinga Yun Mi'an yang merah


Tentu saja Qin Xuan langsung tersenyum karena paham mengapa sang istri menutup wajahnya

__ADS_1


" Hufff!! "


Tiba-tiba, Qin Xuan meniup telinga Yun Mi'an. Sontak saja Yun Mi'an terkejut, namun ia tetap menutup wajahnya dengan kedua tangannya


Telinga Yun Mi'an yang awalnya merona, kini semakin merah setelah di tiup oleh Qin Xuan


Qin Xuan yang melihat telinga Yun Mi'an semakin merah membuatnya semakin senang dan tiba-tiba berbisik pada Yun Mi'an


" Mia? Apa kau... sedang malu...?! ", bisik Qin Xuan di telinga Yun Mi'an.


Seketika, Yun Mi'an langsung berdiri dan membantah ucapan Qin Xuan


" Tidak!! Aku... aku tidak malu!! Dan... dan siapa yang malu?!! ", bantah Yun Mi'an gugup yang berdiri didepan Qin Xuan.


" Oow... Benarkah? ", ujar Qin Xuan dengan nada menggoda sambil tersenyum.


" T-ten...Tentu saja!! ", jawabnya semakin gugup dengan wajah merah padam.


Qin Xuan hanya tersenyum melihat tingkah istrinya yang semakin malu dengan wajah merah padamnya.


" Baiklah, baiklah Yun'er-ku tidak malu, hanya... wajahnya yang merah saja... ", ujar Qin Xuan, menggoda lagi.


" Xuan!! ", teriak Yun Mi'an kesal dan malu.


" Baiklah, baiklah! Aku tidak menggoda mu lagi. ", ujar Xuan menahan tawa.


" Yun'er? ", panggil Qin Xuan pada Yun Mi'an yang sedang cemberut.


Yun Mi'an hanya meliriknya sesaat


" Bisakah kau duduk di sini sebentar? ", sambungnya dengan nada kasihan, sembari menepuk pahanya.


.......


...*****...

__ADS_1


__ADS_2