
* Episode Sebelumnya...
" Hahaha!!! Aku tidak tau jika raja neraka juga bisa tersipu hanya dengan mengatakan kalimat manis seperti itu... ", ujar Jendral Liu sambil tertawa.
.
......................
.
" Sudah!! Berhenti mengejekku, tidak ada yang lucu!!! "
" Aahhh... Bagaimana jika mereka semua tau, jika raja neraka yang seorang klan iblis bermata merah yang terkenal dingin dan kejam bisa tersipu dan merona seperti ini..?? ", pikirnya.
" Jika aku menyatakan pada mereka, mereka pasti tidak akan mempercayai ku. Tapi jika mereka melihatnya secara langsung pasti mereka tidak akan percaya bahwa itu adalah raja neraka. AAAHAHAHAHAHAHA!!! ", ujarnya sambil tertawa terbahak-bahak.
" Aku bilang DIAMM!! ", sentak Qin Xuan yang semakin malu.
"Hehe!! "
Tiba-tiba saja, Yun Mi'an tersenyum dan membuat Qin Xuan dan Jendral Liu terfokus padanya
" Hahaha!! Bahkan Yun Mi'an saja mengejekmu ", ujar Jendral Liu yang semakin senang.
Qin Xuan pun menatap Yun Mi'an dengan kesal
" Yun'er? Beraninya kau mengejek ku saat kau tidak mengingatku! Kau bahkan sedang tidur di pelukan ku! ", ujar Qin Xuan yang kesal sembari mencubit pipi Yun Mi'an
" Ohh!! Lihatlah, adik Xuan-ku yang kesal karena malu. Lihat seberapa merahnya wajahnya itu... Hahahaha!! ", sambung Jendral Liu terus menggoda.
" YUN! BAI! LIUUU!!! ", panggil Qin Xuan yang sudah kesal.
Sedangkan Jendral Liu hanya tersenyum melihat Qin Xuan
Tiba-tiba, Jendral Liu menyentuh kepala Qin Xuan
Hal itu membuat Qin Xuan terkejut, ia pun mendongakkan kepalanya dan menatap Jendral Liu yang memandanginya dengan tatapan lembut
__ADS_1
" Apa maksud dengan tatapan mu itu? ", tanya Qin Xuan jengkel.
"..(tersenyum lembut).. Aku mengerti maksud perkataan mu, Xuan. Karna aku memahami perasaan mu. "
"..(tertegun).. Hahh!!? "
" Aku tau kau memiliki masa lalu mu yang kelam, terlebih lagi tentang keluarga mu. "
" Kau memiliki keluarga yang ingin membunuh mu, kau memilih kakak yang sangat kau percaya, namun malah mengkhianati mu hanya karna kekuasaan. "
" Dan sekarang... "
" Kau memiliki keluarga mu sendiri, meskipun itu bukan keluarga kandungan mu, melainkan keluarga istri mu. "
" Mungkin kau berpikir, jika kau beru tung mendapatkan Mia, namun Mia juga begitu. "
" Dia beruntung memiliki suami seperti dirimu, yang mampu melindunginya meski dengan mempertaruhkan nyawanya sendiri. "
" Sedangkan kebanyakan dari mereka, hanya datang demi jiwa suci Mia. "
" Kau tau? ", Jendral Liu menatap Qin Xuan sesaat.
" Aku selalu menyalahkan diriku sendiri karena hal itu. "
" Tapi... "
" Mia selalu mengatakan bahwa... "
" Semua itu bukan salah ku.. "
.
*mengingat kembali...
" Sebenarnya bukan kakak yang salah. Melainkan mereka yang tidak memiliki hati mereka yang tidak tulus dan murni pada orang lain. "
" Mereka hanya ingin keinginan mereka terwujud, jika mereka ketahuan dengan niat yang salah, maka mereka akan menyalahkan orang lain. "
__ADS_1
"Bahkan jika kakak bukan dari keturunan klan iblis? Kakak akan tetap disalahkan oleh mereka... "
.
*usai mengingat...
Sejenak suasana menjadi hening, ketika Jendral Liu mengingat hal itu
Melihat Jendral Liu yang terdiam, membuat Qin Xuan bingung
" Kak Liu?! ", panggil Qin Xuan dengan tiba-tiba.
Mendengar panggilan Qin Xuan, Jenderal tersentak kaget. Kemudian, ia tersadar dari lamunannya dan perlahan tersenyum
" Tapi... ", ujar Jendral Liu memulai pembicaraan.
" Kau berbeda ", lanjutnya, sembari menepuk pundak Qin Xuan.
" Hahh!!? ", Qin Xuan menatap Jendral Liu dengan bingung.
" Xuan!? ", panggil Jendral Liu.
Qin Xuan hanya menatap Jendral Liu dengan penuh pertanyaan
" Apa Mia pernah mengatakan kenapa dia memaksa mu untuk menikahinya? ", tanya Jendral Liu.
"..(berpikir sejenak).. Emm...?! Ahh! Ada!! ", sahutnya seketika ingat dengan sesuatu.
" Dia bilang, karna aku berhasil mengalahkan Pintu Penghalang!? ", lanjut Qin Xuan dengan santai dan wajah polos.
Sementara itu, Jenderal Liu hanya bisa mengepalkan tangannya dan berusaha untuk tidak memukul Qin Xuan, karena di pelukannya masih ada sang adik yang tersayang
.
.......
...*****...
__ADS_1