MENJEMPUT PERMAISURI RAJA NERAKA

MENJEMPUT PERMAISURI RAJA NERAKA
SALAH PAHAM


__ADS_3

*Episode Sebelumnya...


Yun Mi'an hanya menatap mata Qin Xuan, kemudian ia menganggukkan kepala sambil menunduk


.


......................


.


" Mia!! Kau benar-benar kejam! "


Mendengar ucapan Qin Xuan, Yun Mi'an menatap Qin Xuan dengan bingung.


" Aku pernah mengatakan janji itu bahkan sebelum kita menikah. Dan kau tidak mengingatnya sama sekali..? ", keluh Qin Xuan dengan tak berdaya.


" Maaf..!! ", sahut Yun Mi'an dengan suara pelan.


Hufff...


Sekali lagi, Qin Xuan menghela nafas panjang


" Aku benar-benar tidak bisa berbuat apapun padamu, Yun'er!! ", batin Qin Xuan sambil menatap Yun Mi'an dengan senyuman.


" Sudahlah, jangan salahkan dirimu sendiri. Kau memang tidak seharusnya mengingat janji yang tidak kau buat. "


" Aku yang membuat janji itu, dan aku yang harus mengingatnya bukan dirimu ", tutur Qin Xuan dengan lembut dan merapikan lembut Yun Mi'an yang ada di telinganya.


Yun Mi'an hanya tersenyum menatap Qin Xuan dan menganggukkan kepala.


" Jadi? Kenapa kau ingin tidur sendiri? ", Yun Mi'an kembali bertanya pada Yun Mi'an


Qin Xuan tersentak dengan pertanyaan yang di lontarkan Yun Mi'an padanya secara tiba-tiba


" Kenapa diam? "


"...(tertawa kecil)... Jadi kau masih memikirkan itu dari tadi? ", tanya Qin Xuan balik dengan wajah bahagia.


" Jangan tertawa! Tidak ada yang lucu! Jawab pertanyaan ku! ", ujar Yun Mi'an dengan tegas dan kesal karna ditertawakan.


" Mia? sejak kapan kau mudah lupa? ", tanya Qin Xuan sambil mencubit pipi Yun Mi'an yang menggemaskan.


" Apa maksudmu? ", jawabnya heran.


" Bukankah kau bilang kau ingin tidur bersama kakak mu? "


Yun Mi'an terdiam dengan jawaban Qin Xuan, kemudian ia mencoba mengingat kembali...


.


.


*beberapa menit yang lalu...


" Apa kau ingin tidur bersama kakak mu, malam ini? ", tanya Qin Xuan sambil memainkan rambut Yun Mi'an yang panjang.


Sontak hal itu membuat Yun Mi'an terkejut hingga melepaskan pelukannya seketika

__ADS_1


Yun Mi'an terus menatap Qin Xuan dengan serius


" Ada apa? ", tanya Qin Xuan yang juga menatap Yun Mi'an.


" Kau... menyuruh ku... tidur... bersama ka... kak? ", jawabnya dengan gagap karna masih terkejut.


"...(tersenyum)... Aku tidak menyuruhmu tidur bersama kakak. Aku hanya bertanya padamu, apakah kau ingin tidur bersama Jendral Liu atau tidak. Jika kau ingin tidur bersama kakak mu, maka aku akan mengizinkannya, tapi jika kau tidak ingin... "


" Mau!! ", jawab Yun Mi'an dengan cepat memotong ucapan Xuan, sambil menatap Xuan dengan wajah imutnya.


.


.


*tersadar..


Yun Mi'an terdiam sesaat setelah mengingat apa yang terjadi beberapa menit yang lalu


Kemudian ia menatap Qin Xuan sesaat dan menutupi wajahnya yang memerah, sambil menunduk malu karena salah paham


Qin Xuan hanya tersenyum saat melihat Yun Mi'an yang duduk didepannya menutupi wajah merahnya sambil menundukkan kepala


Tiba-tiba, Yun Mi'an menyenderkan kepala ke bahu Qin Xuan


" ...!?? ", Qin Xuan terdiam sambil memiringkan kepala karena bingung melihat tingkah istrinya.


" Maaf...!! ", tiba-tiba Yun Mi'an berbicara dengan nada kasihan.


"...(mengerutkan kening)... Kenapa minta maaf..!? ", tanya Qin Xuan sambil mengusap rambut Yun Mi'an.


" Karna aku melakukan kesalahan ", memeluk Qin Xuan.


" Dengan siapa kau bersalah? "


" Dengan suamiku... "


" Kapan kau melakukan kesalahan padanya? "


" Aku telah salah paham padanya. "


" Salah paham tentang apa? "


" Aku pikir dia tidak lagi mencintaiku... "


" Wajar jika kau salah paham padanya, dia sempat menunjukkan yang seharusnya tak dia tunjukkan padamu. "


" Dan sekarang aku yakin kau tau apakah dia masih mencintai mu atau tidak. "


" Emm... ", jawab Yun Mi'an singkat sembari mengangguk.


" Dia masih sangat... sangat mencintaiku, mencintaiku lebih dari siapapun, bahkan dia mengerti tentang diriku lebih dari diriku sendiri... "


" Sudah! Itu bukan masalah! Karna dia mengerti tentang dirimu, maka kau tidak perlu terlalu merasa bersalah padanya. Dia juga mengerti kenapa kau sampai berbuat demikian. "


"...(mendongak)... Apa ku marah? "


Yun Mi'an yang tiba-tiba mendongakkan kepalanya dengan mata yang berkaca-kaca, membuat Qin Xuan terdiam sejenak

__ADS_1


"...(menghela nafas)... Sudah ku bilang, jangan menangis ", ujar Qin Xuan sambil mengusap air mata Yun Mi'an.


" Kau marah pada ku? "


Qin Xuan hanya menggelengkan kepalanya


" Kau istri ku, kenapa aku harus marah pada mu? "


" Karna aku membuat kesalahan... "


" Apa kau memaafkan ku? ", ujar Yun Mi'an sembari menatap Qin Xuan.


" Aku benar-benar tidak bisa berbuat apapun padamu istriku ", mencubit pelan pipi Yun Mi'an.


" Jadi, apa kau sudah memaafkan ku? "


" Iya, aku sudah memaafkan mu.. ", jawab Qin Xuan sambil mengangguk.


" Terima kasih suami ku... "


Qin Xuan haya tersenyum, Yun Mi'an yang mengantuk perlahan mulai menutup matanya


" Yun'er? ", panggil Qin Xuan dengan lembut.


" Yun'er?? "


" Yun'er...?! ", panggil Qin Xuan sekali lagi yang tak mendapat jawaban dari Yun Mi'an.


Namun, Yun Mi'an tak juga menjawab panggilan Qin Xuan, karna penasaran ia pun mencoba melihat wajah Yun Mi'an


Ketika Qin Xuan mengusap rambut Yun Mi'an yang menutupi wajahnya, Qin Xuan tercengan karena sang istri telah tidur di pelukannya


" Dia tertidur? " ucapnya sambil memiringkan kepala menatap Yun Mi'an yang sedang tertidur pulas.


"...(tersenyum)... Yun'er... ", panggil Qin Xuan dengan suara pelan sambil mengusap wajah Yun Mi'an.


Tetap saja Yun Mi'an yang telah tidur dengan lelap tak merespon panggilan Qin Xuan


Kemudian Qin Xuan meniup telinga Yun Mi'an. Tentu saja hal itu membuat Yun Mi'an merasa geli


" Emhh... ", gumam Yun Mi'an yang mengerutkan keningnya dan memeluk Qin Xuan lebih erat.


"...(tertawa kecil)... Baiklah... aku tidak mengganggumu lagi, tidurlah yang nyenyak. ", sahutnya yang tau jika istrinya kesal karena di ganggu.


Yun Mi'an pun kembali tidur dengan pulas masih dengan memeluk erat Qin Xuan


"..(mencium pipi Yun Mi'an).. Mimpilah yang indah istri-ku... ", bisik Qin Xuan pada Yun Mi'an.


Kini Yun Mi'an telah tidur dengan pulas, namun suara yang kebisingan disekitar mereka terdengar jelas karena Qin Xuan belum menghilangkan dinding suara apa mereka


" Kenapa mereka begitu berisik?!! ", jengkel.


Qin Xuan yang kesal hingga mengerutkan keningnya menjentikkan jarinya dan melepas penghalang suara orang-orang disekitar


Kemudian, ia membuat penghalang suara baru untuk Yun Mi'an, agar tidur Yun Mi'an tidak terganggu


.

__ADS_1


.......


...*****...


__ADS_2