
*Episode Sebelumnya...
" Apa yang kau katakan benar!! Aku harus menjaga diriku sendiri agar aku bisa terus melindungi Yun'er... ", ujarnya serius.
" Benar-benar anak yang sulit untuk di tangani... ".
" Dia baru mau mendengarkan hanya saat menyebut nama Mia. Jika tidak maka, dia tidak akan mau mendengarkan siapapun, kecuali semua itu demi Mia... ", ujarnya dalam hati, tak berdaya sembari menggelengkan kepala.
......................
" Oh, ya. Xuan..!! ".
" Kau bilang, alasan Mia tidak dapat tidur karena mimpi buruk?? ", kembali ke topik pembicaraan.
" Hemm.. ".
" Apa yang kau maksud dengan mimpi buruk itu?? ".
" Dia... memimpikan kehidupan masa lalunya... ".
" Apaa!! ", terkejut.
" Itu benar!! ", tegasnya.
" Awalnya aku juga kurang yakin dengan hal itu, namun saat aku memeriksanya kembali...?! Aku menemukan bahwa selam ini, dia selalu bermimpi akan kehidupan masa lalunya... ".
" Kapan kau menyadarinya...?? ".
" Semalam...!! ".
" Semalam!?? ".
" Ya. Semalam, aku tidur dengan Yun'er. Awalnya aku hanya ingin membuatnya tidur nyenyak dengan mantra ku sendiri! Saat aku pikir dia sudah tidur, aku ingin pergi dan mengawasinya dari jauh. Tapi, tiba-tiba... ".
" Dia menggenggam jariku seperti saat ini... ", memandang jarinya yang digenggam Yun Mi'an.
Jendral Liu pun ikut melihatnya
" Lalu... dia memanggil namaku dan melarang ku untuk pergi... ".
" Jadi, aku duduk di sampingnya dengan jari ku yang digenggam oleh Mia, aku juga tidur di sampingnya... ".
" Ketika aku pikir sudah tidak ada masalah aku pun tidur dengan nyenyak. Namun, ditengah malam aku merasa ada yang tidak beres dengan Yun'er, dia menggenggam tanganku lebih erat dan terus memanggil namaku... ".
" Mendengar suaranya yang sedikit ketakutan, membuatku terbangun, lalu aku memeriksa kondisinya. Saat itu... "
" Suhu badannya rendah, tubuhnya mengeluarkan banyak keringat, wajahnya pucat, dia tidak bisa tenang, wajahnya juga terlihat gelisah sekaligus takut... ".
" Aku tidak tau apa yang membuatnya gelisah dan takut?! Jadi, aku mencoba melihat apa yang dia mimpikan, dan... aku melihat... masa lalu dalam mimpinya", jelasnya panjang lebar.
" Memangnya, apa yang kau lihat?? ", penasaran.
" Apa kau ingat, kejadian ketika aku pingsan selama satu minggu karena terkubur dalam goa salju abadi?? ", ujarnya balik bertanya.
"...(mengingat)... Apakah... yang kau maksud, saat kau... mencoba mengambil bunga kristal biru untuk Yun'er yang ada di gunung salju abadi?? ".
Xuan hanya menganggukkan kepala
" Pantas saja dia bisa gelisah dan takut, itu semua karne kamu dalam bahaya. Tapi kenapa dia menjebak mu untuk datang ke sana? Padahal dia sendiri tau apa yang akan terjadi di goa itu...?? ", pikirnya bingung.
" Benar... tapi juga tidak!! ", wajahnya nampak murung, saat mengingat adegan itu.
" Maksudmu?? ".
" Kenyataannya adalah, dia gelisah dan takut karena... dia tau aku dalam bahaya dan ingin menyelamatkan ku dari bahaya itu, namun tidak bisa... ".
" Hahh!?? ", bingung.
" Ini adalah kesalahan ku karena percaya pada mereka... ", menatap Yun Mi'an dengan sedih.
" Aku semakin bingung dengan apa yang kau katakan. Bisakah kau katakan pada ku apa yang sebenarnya terjadi?? ", pintanya.
" Bukan aku yang di jebak oleh Yun'er... ", memeluk Yun Mi'an.
" TAPI YUN'ER-LAH YANG DI JEBAK OLEH MEREKA AGAR AKU MEMBENCI YUN'ER DAN MEMENJARAKANNYA!! ", ujarnya kesal dan marah dengan. Ekspresinya dingin dan aura membunuhnya kuat hingga menekan udara yang ada di ruangan itu.
"...!!! APA MAKSUDMU QIN XUAN!!? ", terkejut dengan wajah suram.
" Memang benar jika Yun'er yang meminta, agar aku bisa memetik bunga kristal biru itu. Tapi, dia sama sekali tidak tau asal-usul bunga itu, yang dia tau hanya tempat dimana bunga itu berada yang sangat berbahaya... ".
" Dia mengatakan pada Yun'er bahwa bunga itu bermanfaat bagi ku, dan sangat berguna untuk kesehatan ku... "
__ADS_1
" Karena itulah Yun'er menginginkan bunga kristal biru... ".
" Jika memang dia menginginkan bunga itu demi kebaikan mu... seharusnya dia menyuruh seseorang untuk mengambil bunga itu bukannya... ".
" Dengarkan aku sampai selesai lebih dulu, baru kau boleh berpikir apa tentang adikmu!! ", memotong ucapan Jendral Liu dengan kesal.
" Semua orang tau bagaimana sikap mu terhadap seseorang yang berkhianat pada mu. Jika kau tidak menghukum ku, maka..".
" Kau akan membuat rakyatmu berpikir bahwa kau tidak adil dalam menegakkan hukuman pada setiap orang, termasuk anggota keluarga kerajaan".
" Mereka juga akan berpikir bahwa kau berubah menjadi raja idiot yang dibutakan oleh cinta. Aku tidak ingin jika orang-orang itu menghina mu,itu akan membuatku sakit. .. ".
" Kau harus tetap menghukum ku agar rakyatmu percaya, bahwa raja yang mereka pilih adalah raja yang adil, raja yang jujur raja yang baik dan raja yang memang pantas untuk duduk di kursi Naga!! ".
" Itulah yang Yun'er katakan padaku!! ".
" Tapi aku tidak sanggup untuk menghukum berat Yun'er. Karena itulah aku hanya memenjarakannya ".
" Hanya demi memastikan ku tetap aman dari bahaya... Yun'er rela mengorbankan jiwanya untuk ku... ", jelasnya panjang lebar dengan ekspresi murung.
" Tunggu, tunggu...!! Sekarang aku punya banyak pertanyaan!! ".
" Pertama, siapa yang kau maksud dengan "Dia"?? ".
" Song Ji'an!! ", jawabnya singkat.
" Apa!! Song Ji'an!!? ", kaget dan bingung.
" Lalu... "mereka"?! ".
" Song Ji'an dan Song Yu !! ", jawabnya lagi dengan cepat.
" Apa!!? ".
" Tunggu sebentar!! Bukankah... Song Ji'an teman dekatnya Mia??! ", pikirnya semakin bingung.
" DEKAT!!? ".
" Hehh!!! ", mencibir.
" Selain teman, dia juga merupakan tunangan ku sebelum aku bertemu Yun'er...!!! ", kesal
" IyaIya juga, ya?! Dulu dia memang tunangan mu yang dijodohkan oleh keluarga mu dan keluarga Song, tapi 'kan sekarang kau sudah punya seorang istri dan dia tahu itu 'kan!!? ", berpikir.
" Apa kau tidak melihatnya?! Dia selalu berusaha untuk bisa dekat dengan mu tapi aku selalu menghindarinya? Aku jiga sering memperingatkan dia bahwa aku sudah menjadi suami orang. Karena aku selalu menyebut Yun'er dihadapannya, Dan hal itu membuatnya semakin membenci Yun'er... Song Ji'an ingin melihat aku menghukum Yun'er dan membuat Yun'er berpikir bahwa aku tidak benar-benar mencintainya!! ".
" APAAA!!! ", terkejut.
" Itu memang benar!! Song Ji'an ingin membuat Yun'er sadar bahwa aku tidak benar-benar mencintainya dengan tulus. Dia ingin memberitahukan pada Yun'er bahwa aku masih mencintainya, dan... pernikahan antara aku dan Yun'er terjadi hanya karena perjanjian perdamaian antara klan Dewi dan klan Iblis, selain daripada itu semuanya hanya kepalsuan belaka yang aku rencanakan untuk membuat Yun'er percaya padaku. Termasuk kasih sayangku dan perhatianku para Yun'er!! ", jelasnya.
" Benar-benar wanita bus*k!! ", umpatnya.
" Lalu, kenapa Song Yu mau membantunya? Bukankah dia sangat menyukai Yun'er? Seharusnya dia melindungi Yun'er dari hal-hal buruk yang mungkin terjadi pada Yun'er...?! ", kembali berpikir .
" Hehh!! Karena mereka yang tidak bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan dengan cara halus, maka mereka akan menggunakan cara yang kasar. Meskipun mungkin itu harus sedikit mengorbankan nyawa orang yang mereka sukai... ", tersenyum sinis.
" Maksudmu... Song Yu mau membantu adiknya agar dia bisa menjadi pahlawan wanita cantik?? ", menerka-nerka.
Xuan hanya mengangguk
" Sungguh!! Keluarga Song memiliki banyak trik untuk memfitnah orang lain. ", menggelengkan kepala tidak percaya.
" Selain itu, Song Yu selalu ingin menang dan mendapatkan apa yang aku miliki.... termasuk Yun'er !! Itu juga alsan kenapa dia merelakan jika Yun'er harus berkorban demi keuntungannya!! ".
" Maksud mu?? ".
" Song Yu tidaklah benar-benar mencintai Yun'er. Dia hanya ingin menggunakan Yun'er untuk melawan ku... ".
" Dengan kata lain meskipun Yun'er tiada, dia tidak akan menangis untuk kematian Yun'er. ".
" Aku mengerti!! ", menjentikkan jarinya.
" Semua orang tau bahwa hanya Yun'er yang isa mempengaruhi mu, terutama hatimu. Jika Song Yu berhasil mendapatkan Yun'er, itu sama saja dengan dirimu yang kehilangan jiwamu. Sedangkan jika dia berhasil membuatmu menghukumnya maka sama saja dengan menyakitinya..!! ".
" Baik dia berhasil merebut Yun'er dari mu atau berhasil membuatmu menghukumnya... semuanya sama, sama-sama berpengaruh pada mu!! Kau tidak akan bisa memilih diantara keduanya..!!! ".
" Sungguh rencana yang licik namun brilian!! ".
Xuan hanya terpaku diam tanpa bicara apapun, melihat reaksi Xuan yang tanpa ekspresi itu membuat Jendral Liu penasaran
" Xuan, ada apa dengan mu? ", tanyanya.
__ADS_1
" Aku sungguh tidak bisa memaafkan diriku sendiri yang sudah menghukum Yun'er. Padahal pada saat itu aku yakin bahwa dia tidak bersalah ", merenung.
" Sudahlah, semuanya sudah terjadi. Jika disesali saat ini, semua tetap sudah terjadi, yang berlalu biarlah berlalu. Sekarang kita harus lebih percaya pada mereka yang pantas kita percayai saja, jangan sampai peristiwa dahulu terjadi kembali... ", menepuk pundak Xuan untuk menenangkannya.
" Ah ya!! Kau bilang Mia harus tetap menghukum mu, agar para rakyat percaya bahwa kau adalah raja yang adil! Kapan kau bertemu dengan Yun'er? ".
" Saat dia ditahan di penjara!! ".
" Lalu... kau bilang demi keamanan mu, Mia rela mengorbankan dirinya sendiri. Maksudnya apa?? ".
" Ketika aku berada dalam goa salju abadi, aku sempat melihat sesosok bayangan. Aku pikir itu Yun'er, karna bayangannya sama persis dengan Yun'er.. ".
" Tapi... orang-orang bilang yang mencoba menyelamatkan ku adalah Song Ji'an ".
" Orang-orang? ".
" Mereka datang untuk menyelamatkan ku, dan ketika mereka tiba mereka melihat Song Ji'an terkapar salju dengan kakinya yang berdarah... "
" Saat orang-orang itu melihat di sepanjang jalan ada beberapa jejak kaki berwarna merah, mereka pikir jejak yang berwarna merah itu adalah warna darah yang ada pada kaki Song Ji'an itu milik Song Ji'an. Jadi, mereka mengira bahwa Song Ji'an-lah yang mau menyelamatkan ku dari timbunan salju itu ".
" Tapi darimana mereka tau bahwa kau pergi ke gunung salju abadi... "
" Kedua saudara Song itu yang memberitahukan mereka dengan sengaja!! ".
" Aku mengerti!!Dengan adanya saksi mata, Song bersaudara itu bisa meyakinkan semua orang termasuk dirimu, bahwa Song Ji'an-lah yang menolong mu, bukan Mia!!! ".
" Kau benar!! Saksi mata ini, sekaligus bisa menyangkal keberadaan Yun'er di sana, karena tak seorang pun yang melihatnya ".
" Jadi... Mia sungguh ada di sana?? ".
Anggukan pria itu menyiratkan bahwa apa yang dikatakan Jendral Liu benar adanya, dan itu membuat Jendral Liu kaget
" Apa yang dikorbankan Mia untuk menyelamatkan mu?? ", ujarnya dengan wajah suran sekaligus takut.
" Yun'er... mengorbankan... JIWANYA !!! ".
" Apa!!! ", terkejut.
" Seorang Yun Mi'an tidak mungkin pingsan ditengah dan terkapar di atas salju hanya karena badai salju! Kecuali, dia mengorbankan hal yang lebih!! ".
" Apa ada orang yang melihatnya di sana?? ".
" Ada!! ".
" Siapa?! ".
" Aku!!! ".
" Apa maksudmu!? ", serius.
" Bukankah sudah aku mengatakannya tadi?! Aku melihat Yun'er berlari kearah ku sebelum aku benar-benar kehilangannya kesadaran ku?! "
" Lagipula, ketika aku memeriksa mimpi Yun'er di saat itu, jiwaku juga masuk ke sana dan melihat semua kejadiannya!! "
" Aku melihat Yun'er berlari kearah goa salju itu dengan kaki telanjang, dan hal itulah yang membuat kakinya berdarah. Karena rasa dingin yang kuat dikakinya, membuat kakinya berdarah!! Namun, dia tidak sempat sampai di pintu goa karena tiba-tiba dia pingsan di dekat pintu goa!! "
" Sedangkan Song Ji'an!! Dia menggenakan alas kaki, dengan alas kaki itu bagaimana dia akan terluka? Jadi... bagaimana kakinya bisa berdarah? "
" Aku juga kembali memeriksa tempat itu setelah Yun'er di tahan, karena aku tidak percaya bahwa Yun'er akan menyakitiku!! "
" Setelah aku sampai di sana, aku menemukan kejanggalan lain! Aku tidak menemukan jejak alas kaki, seperti yang di pakai oleh Song Ji'an di sekitar jejak kaki itu!! "
" Justru aku menemukan jejak alas kaki yang persis seperti milik Song Ji'an mengarah ke samping, yang tak jauh dari goa itu. Dan kemudian, jejak itu terputus dan berubah menjadi jejak kaki! Jejak kaki itu mengarah ke jejak kaki Yun'er!! "
" Dengan kata lain. Song Yu menggantikan Yun'er yang terkapar dengan tubuh Song Ji'an, sementara tubuh Yun'er yang pingsan dibawa pergi Song Yu!! "
" Menjij*kan!! Benar-benar trik yang bisa dilakukan oleh keluarga Song!! ", sahut Jendral Liu merasa jijik dan kesal.
" Yun'er tidak selemah itu, kenapa dia bisa pingsan di atas salju? ".
" Aku juga tidak berpikir sampai di situ! Aku hanya berpikir dengan badai salju yang hebat pasti akan membuat orang yang berjalan di tempat itu tidak akan bertahan lama. Namun aku dan Yun'er berbeda, kami memiliki darah murni dari nenek moyang kami, jadi... daya tahan tubuh kami juga akan lebih kuat dari siapapun. Kecuali... ", terhenti.
" Kecuali apa? ", penasaran.
" Kecuali jika kami menggunakan semua kekuatan dan mengorbankan sesuatu yang akan mempengaruhi baik kekuatan atau fisik kami!! ", jawabnya yakin.
" Apa yang Yun'er korbankan? ", bingung sambil berpikir.
" JIWA KAMI!!! ".
"....!!! ", terkejut.
__ADS_1
...*****...