Menolak Cintanya

Menolak Cintanya
Bab 21. Cemburu


__ADS_3

Kini Kezia dan Siska sudah selesai dengan makannya. Mereka kini mengobrol santai sambil memakan beberapa camilan.


"Boleh gabung ?" ucap seseorang tiba-tiba.


Kezia pun mendongak.


"Boleh." ucap Siska.


Ardi pun duduk di kursi kosong antara Kezia dan Siska.


"Apa kabar Kez?" tanya Ardi dengan memandang wajah Kezia.


"Baik, kok." ucap Kezia tersenyum saat memakan ice cream.


Bibirnya sedikit tercoret ice cream, Ardi pun membersihkannya dengan jari tangannya.


Kezia pun kaget dengan tindakan Ardi, ia pun saling bertatapan dengan Ardi.


Ardi memperhatikan bibir Kezia yang tampak menggoda di matanya. Dengan refleks wajahnya semakin dekat dengan Kezia.


Tiba-tiba.


"Brengsek. Buk buk. Dia wanita milikku." ucap seseorang yang ternyata melihat itu semua.


Hatinya panas melihat Kezia di perlakukan mesra oleh pria lain.


Siapa dia ?


Ya, tentu saja, Kenzo.


"Ah.. Ken sudah." ucap Kezia khawatir.


Suara riuh semua orang pun terdengar.


"Ayo pulang." ucap Kenzo dingin, lalu menggenggam tangan Kezia lembut.


"Hemm, ya." cicit Kezia takut.

__ADS_1


Ardi yang terkena bogem mentah dari Kenzo pun tergeletak di lantai, ia dibantu Reno untuk bangun. Ardi bangun sambil meraba bibirnya yang terluka.


"Ahh shh, sial." ucap Ardi.


"Gimana bro. Lo ga kenapa-kenapa kan?" tanya Reno.


"Aman." ucap Ardi datar.


"Bibir lo luka, Di. Sini gue obatin." ucap Siska.


"Gak usah. Hanya luka kecil." ucap Ardi tersenyum miring.


Semua orang yang menyaksikan pun kembali tenang dan kembali pada kegiatan mereka.


"Kok bisa sih lo di kasih bogem sama itu cowok?" ucap Reno.


"Ya bisa lah. Lagian dia tuh mau main nyosor bibir Kezia tahu. Makanya tuh cowok datang-datang langsung ngumpat plus hajar si Ardi ini." ucap Siska menggebu.


"Yang bener? Gila lo. Cewek orang di sosor, gue juga bakal marah kalo cewek gue di sosor." ucap Reno.


"Gak sengaja, heh." ucap Ardi dengan dengusan.


"Ya sudah gue ke pelaminan dulu ya. Banyak tamu." ucap Reno.


"Iya sana." ucap Siska, sedangkan Ardi hanya mengangguk.


Reno pun meninggalkan Ardi dan Siska, ia kembali ke atas pelaminan.


"Kenapa sayang?" bisik Susan.


"Gak kenapa-kenapa sayang. Aman kok. Nanti aja aku ceritain." ucap Reno berbisik.


Di sisi lain.


Kenzo membawa mobil dengan kecepatan tinggi, wajahnya dingin, kedua tangannya mengepal di atas kemudinya. Kezia berpegangan ke Seat belt dan melirik takut ke arah Kenzo.


"Ken, berhenti. Jangan ngebut begini, aku takut." ucap Kezia lirih.

__ADS_1


Kenzo pun membanting stir ke kiri, kebetulan jalan pun lumayan sepi.


"Ckit." Suara mobil yang ngerem mendadak.


Kezia pun sempat terpantul ke depan. Untuk ia memakai sabuk pengamannya jadi tidak Sampat terpentok ke dashboard.


"Huh." ucap Kenzo mendengus dingin ia mengusap wajahnya.


Hatinya panas, ia cemburu melihat adegan tadi. Dimana kekasihnya berpandangan dengan pria lain dan hampir di cium oleh pria lain.


"Ken, maaf. Aku tadi tidak sep-emm emm." ucap Kezia tertahan.


Sebelum ia selesai menjelaskan semuanya, Kenzo terlebih dulu membungkam bibirnya dengan sebuah ciuman.


Kezia pun pasrah, ia pun membalas ciuman Kenzo yang cepat dan menuntut. Hampir sepuluh menit keduanya berciuman, hingga Kezia sudah kehabisan nafas. Ia memukul dada bidang Kenzo agar ia melepaskannya.


Kenzo pun melepaskan tautan bibirnya. Nafas keduanya memburu. Berlomba-lomba menghirup udara sebanyak-banyak nya. Keduanya berpandangan.


Kenzo pun mencium kembali bibir Kezia dengan lembut, Kezia pun membalasnya.


Hanya sebentar.


Tautan bibir mereka pun kembali terlepas.


"Ken, maafkan aku." ucap Kezia setelahnya.


"Hemm. Jangan ulangi lagi. Hatiku panas melihatnya." ucap Kenzo dengan memandang mata Kezia.


"Hemm, iya." ucap Kezia mengangguk dan tersenyum pada Kenzo.


Kenzo pun terpesona melihat senyum Kezia di depan wajahnya. Ia pun kembali menciumnya dengan mesra. Keduanya sangat menikmatinya.


"Jangan menggodaku lagi, sayang." ucap Kenzo setelah tautan bibirnya terlepas kembali.


Kezia mengangguk.


Setelah kembali tenang, Kenzo kembali menghidupkan mobilnya, lalu pulang.

__ADS_1


🌸🌸🌸


next..


__ADS_2