Menolak Cintanya

Menolak Cintanya
Bab 5 Ternyata punya pacar


__ADS_3

Malam hari.


Kezia dan Siska sedang rebahan di atas ranjang.


"Bosen banget deh gue" ucap Kezia.


"Kenapa?" tanya Siska.


"Bosen" ucap Kezia.


"Makanya cari pacar sana" ucap Siska cuek sambil sibuk dengan ponselnya.


"Ck" Kezia berdecak.


'Ng chat Ardi aja kali ya' ucap Kezia dalam hati.


"Malem Ardi" Send.


5 menit kemudian.


"Loh, ko belum di baca sih. Padahal lagi online" gerutu Kezia.


Ting. pesan masuk.


"iya? kenapa Kez?" balas Ardi.


'Akhirnya bales juga' ucap Kezia senang.


"Kamu lagi apa? udah makan?" tanya Kezia.


10 menit kemudian.


Tik tok tik tok tik tok... hanya suara jama dinding yang berdetak.


'Gila sih' ucap Kezia.


"Ini lagi ngobrol aja Ama Reno. Udah sih tadi" balas Ardi.


"oh. Aku kira belum. Tadinya mau ngajak makan bareng" ucap Kezia.


10 menit kemudian.


"Sorry" bales Ardi.


'cuek banget sih Ardi' ucap Kezia dalam hati.


'Tapi gapapa lah. Yang penting kan bales. Yang cuek lebih menantang ya kan,hehehe' ucapnya lagi.


"Ga kenapa napa ko. Santai aja" ucap Kezia.


"Coklat nya suka ga?" tanya Kezia.


10 menit kemudian.


"Di pinta Jamal tadi. Aku kasih ke dia aja soalnya ga suka coklat" balas Ardi.


"Oh ok. Kirain kamu suka. Itu coklat favorit aku" ucap Kezia.


5menit kemudian.

__ADS_1


"Sorry Kez" balas Ardi.


"Ok, santai aja" ucap Kezia.


chat off. Ardi tak membalas pesan Kezia lagi.


🌸 Di sisi lain.


Terlihat Ardi dan Reno di kostan mereka. Mereka sedang menonton pertandingan bola.


"Chatting sama siapa lo?" ucap Reno.


"Ini, si Kezia" ucap Ardi.


"Ngapain dia?" ucap Reno sambil mengunyah makanan ringan.


"Nanyain coklat" ucap Ardi lalu mengunyah camilan juga.


"Oh. Coklat yang Lo kasih ke Jamal?" tanya Reno.


"Hemm" Ardi berdehem.


"Hahaha. Ada ada aja. Yang ada, harusnya lo ngasih dia coklat" ucap Reno tertawa.


Ardi hanya mengedikan bahunya tak tahu.


"Fiks. Dia suka sama lo" ucap Reno.


"Biarkan saja" ucap Ardi.


"Gue ga bakal pacaran sama cewek se profesi Ama gue di tempat yang sama" ucap Ardi.


"Ribet aja. Entar banyak drama cemburu" ucap Ardi.


"Hahaha. Bener juga lo. Si Desi aja dulu mantan gue, kita kerja bareng dan ganggu kerjaan banget tau gak, ribet tuh cewe" ucap Reno.


"Hahaha" Ardi pun ikut tertawa.


Mereka pun lanjut mengobrol sambil menonton TV.


Ting. Suara pesan masuk.


Nadia.


"Sayang"


"Ya sayang? Kenapa?" balas Ardi.


Nadia.


"Ketemu yuk"


"Dimana? hemm" balas Ardi.


Nadia.


"Nonton aja gimana?"


"Ok. Aku jemput kamu sekarang" ucap Ardi.

__ADS_1


Nadia.


"Aku tunggu sayang"


Ardi menutup ponselnya dan memasukkan nya ke dalam kantong celana nya.


Lalu mengambil jaket dan helm.


"Gue pergi dulu bro" ucap Ardi.


"Kemana lo?" tanya Reno.


"Cewek gue ngajak ke mall" ucap Ardi.


"Cewek Lo? Siapa?" tanya Reno.


"Kepo Lo. Ntar Lo naksir lagi" ucap Ardi.


"Hahaha. Bolehlah kenalin" ucap Reno.


"Lo ninggalin gue woy?" ucap Reno lagi.


"Makanya cari pacar sana" ucap Ardi sambil pergi dengan motor matic nya.


Sampailah Ardi di depan kost Nadia. Ternyata Nadia Ng kost satu tempat dengan Kezia.


"Sayang, sudah siap?" tanya Ardi ketika tiba di depan Nadia.


"Sudah. Nih lihat saja" ucap Nadia tersenyum.


Ardi pun mengacak rambut Nadia pelan.


"Ih, rambut aku rusak" ucap Nadia merengut.


"Kamu tetap cantik, sayang" ucap Ardi tersenyum lalu membereskan rambut Nadia.


"Nih pakai helm dulu" ucap Ardi.


Nadia pun memakai helm pemberian Ardi. Ia pun naik motor di belakang Ardi.


"Pegangan sayang" ucap Ardi sambil menautkan tangan Nadia ke perutnya.


"Hemm" Nadia pun memeluk nya dan Ardi pun menjalankan motornya.


Mereka tak sadar jika ada seseorang yang melihat ke romantis'san nya dengan kecemburuan.


Ya, ia adalah Kezia. Kezia dan Siska berniat keluar untuk membeli makan. Karena mereka belum makan malam.


"Jadi Ardi udah punya pacar, Sis?" tanya Kezia sedih.


"Aku juga baru tahu, Kez. Kita kan baru kenal beberapa hari ini" ucap Siska.


"Yah, belum apa apa udah patah hati aja gue" ucap Kezia.


"Udah Lo jangan sedih. Mening kita makan aja yuk. Gue udah laper banget" ajak Siska.


"Hemm" ucap Kezia dengan lesu.


Lalu mereka pun pergi ke warung pecel Ayam.

__ADS_1


__ADS_2