Menolak Cintanya

Menolak Cintanya
Bab 6 Badmood


__ADS_3

Setelah Kezia mengetahui Ardi memiliki pacar. Ia tak pernah mengirimkan pesan singkat lagi. Hanya sebatas mengobrol ringan saja di tempat nya bekerja. Karena penasarannya, Kezia sering menstalking sosial media Ardi. Ia berharap Ardi cepat putus dengan pacarnya. Ia tetap perhatian pada Ardi di tempat kerja.


Sore hari waktunya pulang kerja.


"Ardi" teriak Kezia.


Ardi menoleh ketika ada yang memanggilnya.


"Ada apa, Kez?" tanya Ardi.


"Barengan dong. Siska udah pulang duluan. Aku ga bawa motor" ucap Kezia.


"Maaf aku ga bisa. Ada janji soalnya" ucap Ardi.


"Kemana? emang ga pulang ke kost an dulu" ucap Kezia.


"Aku mau jemput Nadia soalnya" ucap Ardi.


'Deg' jantungnya berdetak.


"Oh, ya sudah" ucap Kezia sendu.


"Sorry Kez. Aku duluan" ucap Ardi lalu pergi.


"Hemm" ucap Kezia.


Datanglah Reno.


"Ayo, bareng" ucap Reno. Ia kasihan melihat Ardi tak menggubris Kezia.


"Bareng ka Reno?" ucap Kezia.


"Iyalah. Yuk naik" ucapnya.


"Hemm" ucap Kezia lesu.


Ia naik motor Reno.


Mereka turun sebentar di taman.

__ADS_1


"Kenapa berhenti, kak?" ucap Kezia.


"Santai dulu lah. Ngapain juga di kostan. Ayo turun" ucap Reno.


"Baiklah" ucap Kezia.


Mereka pun duduk di bangku taman. Dan Reno membeli dua ice-cream. Mereka makan ice-cream bersama.


"Kak, menurut mu aku cantik tidak?" ucap Kezia sambil ******* ice-cream nya.


"Pff. Tentu saja cantik kau kan wanita" ucap Reno menahan tawa.


"Lalu kenapa Ardi tak menyukai ku?" ucapnya.


"Memangnya cantik saja cukup membuat seseorang menyukaimu. Tergantung bagaimana hatinya kan" ucap Reno acuh.


Kezia merengut sedih.


"Jangan sedih. Laki laki kan banyak" ucapnya lagi.


"Aku tahu. Tapi hatiku terjebak dengannya" ucap Kezia.


"Hemm" ucap Kezia.


Setelah menghabiskan ice-cream nya mereka pun pulang ke kost nya.


"Terima kasih, kak" ucap Kezia.


"Ok" jawab Reno.


Baru saja Kezia turun, datanglah Ardi mengantar Nadia pulang.


'Kenapa harus melihat mereka lagi sih' batinnya.


"Terima kasih, sayang. Aku masuk ya" ucap Nadia yang jelas di kupingku.


"Hemm" ucap Ardi sambil mengelus rambutnya.


'Sialan. Dia bermesraan di hadapanku' ucapnya panas. Lalu Kezia masuk dengan mata panas.

__ADS_1


Nadia pun masuk.


"Gila Lo. Ada Kezia juga malah mesra mesraan" ucap Reno.


"Hak gue" ucap Ardi acuh.


"Lo ga kasian?" tanya Reno.


"Biar dia sadar. Jangan ngarepin gue" ucapnya.


"Bener juga lo" ucap Reno. Tapi ia tetap saja kasihan padanya.


Mereka pun kembali ke kostan.


🌸 Sedangkan di kamar Kezia.


"Sorry Kez tadi gue balik duluan. Gue lupa kalo Lo ga bawa motor" ucap Siska.


"Iya" ucap Kezia lesu.


"Kenapa Lo? lesu amat?" tanya Siska.


"Tadi gue ketemu Ardi sama cewe itu di depan, mana so romantis romantis'san lagi. Badmood gue" ucap Kezia.


"Uuu kasian. Lagian Lo juga sih ngapain masih ngarepin dia. Lo kan tau dia punya cewe" ucap Siska.


"Ini soal hati. Mana bisa gue hentiin" ucap Kezia merengut.


"Hahaha. Yaudah sih. Semangat aja,ok" ucap Siska.


"Ck, temen patah hati malah Lo ketawain" ucap Kezia berdecak.


"Hahaha. Muka Lo lucu" ucap Siska.


"Tau ah" ucap Kezia. Lalu pergi mengambil handuk dan mandi.


Siska masih saja tertawa geli.


"Kezia, Kezia" ucapnya menggeleng kan kepala.

__ADS_1


__ADS_2