Menunggu Dia Kembali

Menunggu Dia Kembali
1


__ADS_3

vivi terbangun dari tidurnya


"gawat aku kesiangan"....jam menunjukan pukul 07.00


vivi langsung bergegas memasuki kamar mandi.bersiap siap untuk sekolah setelah merasa semua sudah beres vivi berlari cepat menuju sekolah untunglah sekolahnya engga terlalu jauh masih bisa di tempuh jalaan kaki


"pa satpam tolong bukain gerbangnya vivi mau masuk"...sambil terik teriak ke pa satpam


"kamu itu vi kenapa kesiangan mulu" kata pa satpam sambil membuka gerbang


"iya pa maaf lain kali vivi engga kesiangan lagi hehe"....sambil memasang muka kecapean karena sudah berlari lari


"ayo cepat masuk lain kali kamu engga akan saya masukin lagi kalau kesiangan mulu" sambil mengomeli vivi yang ada di hadapannya


"iya pa siap jangan ngomel dong masih pagi ini tuh pa"...vivi langsung berlari menuju kelasnya untung lah masih belum ada guru yang masuk vivi memasuki kelasnya dengan santai lalu duduk di bangku ke 3 vivi menyapa sahabat sebangkunya dengan cengengesan


"vi kamu kesiangan lagi",...tanya nia kepada vivi nia adalah teman sebangkunya vivi dari pertama masuk sekolah kelas 7 sampai kelas 9 smp mereka kemana mana selalu bersama


"iya nih aku kesiangan lagi" vivi sambil menekukan kepalanya


"kenapa kamu bisa kesiangan vi emang ga ada yang membanguni kamu apa" nia penasaran kenapa sahabatnya bisa kesiangan


"engga ada nia",.... raut wajah vivi menunjukan sediah.


vivi adalah anak yatim yang di tinggal ayah nya meninggal pada waktu vivi masih duduk di kelas 7 smp sedangkan ibunya bekerja keras siang malam ibunya bekerja di salah satu pabrik vivi mempunyai saudara perempuan dan adik laki laki


tak lamu kemuadian guru pun masuk memberikan materi untuk hari ini.pelajaran pun selesai waktunya istirahat


"vi ayo ke kantin aku lapar nih" nia sambil mengusap ngusap perutnya


"ayo sama aku juga laparrrrr" mereka berjalan menuju kantin sambil gerdandengan tangan tawa canda mereka menghangat kan hari hari mereka setiap hari ada aja hal konyol yang mereka ceritakan vivi dan nia langsung membeli makanan yang mereka inginkan untuk mengisi perut mereka yang kelaparan mereka membawa makanan sekantung pelastik ke kelas mereka setelah habis makanan mereka ga lama kemudian bel berbungi tanda masuk kelas


ibu guru trisna masuk memberikan pelajaran inggris sambil membrikan materi ibu trisna membahas studitur yang akan di laksanakan untuk beberapa bulan lagi


"nia kamu mau ikut studitur" vivi sambil berbisik ke nia


"mau lah vivi kan ini terakhiran kita di sekolah smp ini agar ada kenangan buat kita cerita heheh"


"ohh bagus lah kalau gitu kita nanti sebus bareng pokonya kita nanti seneng seneng bareng ok" sambil senyum ke nia


"ok ok hahha jangan lupa nanti bawa kantung keresek yang banyak vi siap siap kalau kamu muntah di bus" nia mengejek vivi


"apa sih kamu ini aku mah engga pernah muntah perjalanan jauh kamu kali yang siap siap dari sekarang ngumpulin keresek buat nanti" vivi menyombongkan diri

__ADS_1


tong tong tong bunyi bel telah berbungi waktunya pulang sekolah


vivi dan nia pulang sekolah


sesampai nya di rumah vivi.di sambut oleh ibu nur dia adalah ibu vivi kebetulan ibu nur ada di rumah "vi kamu udah pulang kamu makan delu gih sanah ada adik mu kiki lagi makan" sahut ibu vivi


"iya bu" kata vivi sambil menuju meja makan


ibu nur menghampiri mereka vivi dan kiki yang sedang makan


"ibu" sahut vivi


"iya ada apa vi"..ibu nur langsung duduk di meja makan


"ibu beberapa bulan lagi di sekolah mengadakan studitur".. vivi menatap ibu nya


"bulan apa vi studiturnya "sahut ibu nya


"mungkin 2 atau 3 bulan lagi bu" dengan wajar datar


"oh iya vi kalau gitu"..ibu nur tersenyum kepada vivi


sesudah selesai makan vivi membersihkan tuhuhnya lalu berjalan ke kamarnya untuk membaringkan tubuh nya sambil mendengarkan musik tak lama kemudian vivi terlelap tidur


vivi terbangun di tengah malam


mata hari mulai bersinar memasuki celah celah lorong kamar vivi siap menyambut pagi yang cerah dengan senyuman yang manis bibir yang tipis pipi yang merona rambut yang panjang


vina kakanya vivi vina membuat sarapan nasi goreng dan telur goreng alakadarnya


karena ibu nur sudah dari subuh berangkat kerja


"vivi kiki sarapan dulu" vina berteriak memanggil mereka


"iya kaka" mereka berdua kompak menjawab


selesai sarapan vina vivi dan kiki bergegas untuk sekolah vina melajukan motornya untuk berangkat ke sekolah sma sedangkan vivi dan kiki berjalan kaki karena searah bahkan sekolahnya hampir berdekatan


di perjalanan nia melambaikan tangannya kepada vivi mereka berjalan bersama sesampai di sekolah vivi dan nia duduk di bangku


bel berbunyi tanda sudah masuk kelas


sepertia biasanya mereka belajar dengan baik tapi di pelajaran terakhir mereka harus bertukar bangku dengan bangku di belakang karena lelaki di belakang vivi tiadak memiliki buku LKS

__ADS_1


"nia kamu aja ya duduk di belakang" saut vivi


"kamu aja vi pindah ke belakang" vivi mau tidak mau pindak ke belakang duduk bersama sang lelaki itu yang bernama edi


bukannya vivi engga mau duduk di belakang tapi vivi jarang berdekatan dengan lelaki karena vivi cuek terhadap lelaki karena risik berdeketan dengan lelaki akhirnya vivi pindah ke belakang


"vi "...saut edi memecahkan keheningan di antara mereka berdua


"heumm" kata vivi sambil memasang muka datar


"kamu ga papah kan pindah di bangku ku" edi sambil membuka LKS milik vivi


"engga" sahut vivi


edi dan vivi mereka mengerjakan tugas secara bersama sama


"nia nia nia ohhh niaaaaaa"vivi menggoyangkan bangku nia yang ada di hadapannya


nia menoleh ke belakang mengerutkan halisnya


"nia gantian aku di sanah kamu di sinih" bisik vivi kepada nia.


nia tiadak menanggapi ocehan vivi yang terus memaksa nya untuk pindah


belajarpun beres vivi membereskan bukunya lalu pindah ke bangku semula dengan muka yang aga di bilang sedikit marah


beberapa minggu berlalu tatapan edi kepada vivi berbeda seakan edi mencari perhatian kepada vivi dan temannya edi yang bernama ipan seakan membantu edi mencari perhatian vivi


"nia"kata vivi sembari memegang tangan nia


"apa"nia menjawab dengan muka datar


kamu lihat deh si edi sambil berbisik kepada nia agar tidak kedengeran dengan oleh edi


"iya kenapa emangnya" nia menaikan alisnya


"eumm si edi kaya yang lagi caper giru ke gue"


"masa sih vi"nia gemetaran dengan kata kata vivi karena nia tau edi punya rasa kepada vivi edi selalu mengirim pesan kepada nia agar membantunya mendapatkan vivi


"iya masa lo engga memperhatikan gitu apa nia cuman perasaan gua aja ya" vivi aga sedikit bingung dengan sikap edi kepadanya


"bodo amat lah vi jangan di pikirin apa jangan jangan kamu baper ya sama si edi" nia cengengesan menatap wajah sang sahabatnya yang berubah jadi merah seakan akan dia malu

__ADS_1


"udah ah apa sih membahas dia ga penting" sambil memutar bola matanya


"ciee baper cie baper"nia mengejek vivi


__ADS_2