Menunggu Dia Kembali

Menunggu Dia Kembali
3


__ADS_3

ke esokan hari nya


vivi melakukan aktivitas seperti biasanya kesekolah dengan adiknya kiki dengan berjalan kaki.di saat vivi mau masuk ke gerbang sekolahnya tanpa di sengaja edi pun masuk secara bersamaan


"ehh vivi apa kabar" edi menanyakan kabar ke pada vivi dengan senyuman manisnya.


"baik" vivi menjawab dengan muka datar tanpa melihat edi


"vi boleh minta nomor hp kamu"edi berharap vivi memberi nomor hp nya


"buat apa" dengan wajah datarnya


"bu bu bu buat nembah kontak aja hehehe"edi gugub karena niatnya minta nomor hp vivi buat nembak dan menyatakan isi hatinya kepada vivi


vivi tak merespon lagi edi karena vivi jarang memberikan nomor hp nya kepada laki laki manapun. banyak laki laki yang berusaha untuk dekat dengan vivi tapi vivi tak merespon semua itu karena vivi ingin pokus kepada sekolah dulu.


vivi dan edi mereka berjalan bersama menuju kelas mereka


"vi ayolah aku minta nomor hp mu ya ya ya" edi terus merayu vivi agar dapat nomor hp vivi


vivi tak merespon perkataan edi dia masuk kelas dan langsung duduk tanpa menjawab pertanyaan edi


nia pun datang dan menyapa sahabatnya


"vivi vivi vivi " nia menyapa vivi sambil mencubit pipinya sang sahabatnya


"aaauuuwwww sakit tau "vivi langsung menarik tangan nia dari pipinya agar nia melepaskan cubitanya


"heheh maaf vi aku lagi bahagia tauu kamu pengen tau gaa" nia cengengesan kepada vivi


"engga " vivi menjawab dengan muka datar


"ihh kamu mah vi aku tuh ya lagi lagi seneng karena laki laki yang aku suka dia ngechat aku tau dia ngechat nya begini nya vi hey save ya aku rizki" ...nia langsung menunjukan chtan nya sama rizki


"terus apa urusanya dengan aku" vivi memutar matanya


"ihh kamu mah vi harusnya kamu itu seneng sahabat mu ini lagi bahagia tau" nia cemberut kepada vivi karena respon vivi kepadanya


" heheh iya maaf maaf canda syukur lah kalau kamu bahagia" vivi tersenyum terpaksa kepada nia agar vivi tak menghancurkan mood sahabatnya


tanpa di sadari vivi edi terus terusan melihat tingkah laku vivi kepada nia .tak lama kemudian ipan datang menghampiri edi yang berada di belakang bangku vivi.


ipan menepuk bahu edi dengan sekencang kancangnya


plakk

__ADS_1


edi terkecut dan merintis kesakitan karena di tepuk oleh ipan dengan kencang


" elu ya ngagetin aja " teriak edi ke ipan dengan marahnya


sontak semua yang berada di kelas melihat edi


" hehhe maaf bro habisnya lo melihat dia sebegitu nya" ipan cengengesan kepada edi


edi langsung membelotutkan matanya kepada ipan


waktu pun berjalan tak ada guru yang masuk ke kelas mereka. bahkan ada murid yang tidur di depan bor,bernyanyi bersama ngerumpi bahkan ada yang keluar masuk kelas


resti dan aneu yang berada di depan bangku vivi mereka membalikan bangkunya ke belakang menghadap bangku vivi dan nia mereka berniat untuk mengobrol dengan vivi dan nia untuk menjalin persahabatan dengan mereka karena mereka belum terlalu akrab dengan vivi dan nia


resti dan aneu tersenyum ramah kepada nia dan vivi


"nia vivi" sahut resti sembari mengeluarkan makanan yang di bawa resti dari rumah


nia dan vivi tersenyum kepada mereka


"nia vivi kalin seperti adik kaka ihh" sahaut aneu kepada nia dan vivi


"hahahha aneu kami ini sahabatan ya vi engga ada tali persaudaraan yang ada juga tali persahabatan" nia tertawa karena pertanyaan aneu kepadanya


"hey kalin mau ini nasi goreng buatan aku lohh enak banget" esti menawarkan makanan kepada 3 sahabatnya


"emmmmm enak lah res masakan mu ini aku suka gimana kalau kita makan bersama di rumah aku kita masak masak gituu" vivi mengajak sahabatnya untuk makan bersama di rumahnya


"setuju banget vi " nia menjawab dengan suara keras


"aku juga setuju vi "semua serentak setuju dengan ajakan vivi


"gimana kalau pulang sekolah kita ke rumah aku" vivi mengajak sahabatnya karena di rumah vivi ga ada siapa siapa karena ibu nur masih bekerja kaka vina pulang sore adiknya vivi pulang sekolah langsung bermain


semua sahabatnya vivi mengangukan kepalanya itu tandanya mereka setuju


nia menoleh ke belakang menepuk tangan edi dan ipan


" edi ipan" sahut nia


"apa" edi lalu mengerutkan alisnya ke atas


"kalian mau ikut ga ke rumah vivi kita mau masak masak " nia memberikan penawaran kepada edi dan ipan


vivi langsung menoleh ke nia karena mendengar perkataan nia mengajak edi dan ipan itu

__ADS_1


" nia" vivi langsung mencubit tangannya nia


nia langsung menoleh kepada vivi


"sakit tau vi" nia mengusap ngusap tanganya kesakitan di cubit vivi


"kenapa kamu mengajak mereka" vivi berbisik kepada nia


"biar seru aja kali masa cuman berempat doang" nia cengengesan kepada vivi


"terserah " vivi lalu memutar mata malas


"gimana kalian mau ga" nia lalu menoleh lagi kepada edi dan ipan


"aku mah ayoo mau mau aja apa lagi makan makan " ipan langsung setuju dengan penawaran nia


"kalau kamu gimana edi" nia langsung bertanya kepada edi


"ayolah edi kamu ikut aja ya agar kamu bisa dekat dengan si vivi" sahut ipan sambil berbisik kepada edi


"kalau gitu ayo lah aku ikut" sambil melihat ke tubuh vivi


"pulang sekolah ya jangan lupa rumah vivi dekat ko sama sekolahan kita jalan kaki aja ok"


ipan dan edi pun mengangukan kepalanya


sepulang sekolah mereka pun berjalan kaki menuju rumah nya vivi dan benar saja di rumah vivi tak ada siap siap


"vi rumah mu ga ada siapa siapa nih " resti sambil melihat lihat rumah nya vivi


" engga ada "sahut vivi sambil terseyum


" silahkan duduk aku ambilkan air minum dulu ya" vivi berjalan menuju dapar untuk mengambil minuman dan cemilan


mereka pun meminum dan memakan cemilan yang di kasih vivi


"ehh vi kita mau masak apa "sahut aneu sambil melihat vivi


" apa ya kita kepasar aja yu beli bahan masakan mungpung belum tutup"vivi langsung menyodorkan uang untuk membeli bahan masakan


"tapi siapa yang ke pasarnya kami kan ga bisa pake motor" aneu langsung memasang muka kebingungan karena aneu ga bisa pake motor


" gimana kalau kamu sama edi aja vi" hasut nia sambil memberi kode kepada edi


" tapi" sebelum vivi berbicara dia langsung di dorong sama nia agar dia mau kepasar sama edi

__ADS_1


vivi memasang muka cemberut karena sahabatnya itu.vivi melangkahkan kakinya lalu vivi mengelurkan motor milik ibunya edi pun membantu vivi mengeluarkan motor


edi pun langsung mengambil alih motor untuk di kendarainya vivi langsung duduk di belakang edi mereka pun berjalan menuju pasar


__ADS_2