
" vi boleh mi mi minta no aneu ga" ipan menekukan kepalanya karena dia mau
edi pun menatap wajah ipan dengan serius dia ga percaya dengan di katakan ipan
"hah apa ga salah dengar " vivi mengerutkan kedua halisnya
" aku ga mau ngasih kamu minta aja sendiri nanti aneu marah sama vivi. vivi ga mau itu." vivi memasang wajah darar
" yaelah vi ga mau ngasih ya udah ahh kita pulang ediii" ipan dan edi langsung pulang tapi edi menatap wajah vivi dengan 1000 penuh arti.edi berjalan menuju gerbang dan menatap vivi hingga ta terlihat lagi vivi yang berada di depan terasnya
~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~ ~
vivi masuk ke rumah ta berapa lama ibu nur udah pulang kerjanya...
"ehh ibu udah pulang" vivi menyapa ibu nya dan mencium tangan ibu nya
" iya vi tolong ambilin ibu segelas air ibu haus"
vivi langsung melangkahkan kaki nya menuju dapaur untuk mengambil air minum dan memberikan air putuh ke pada ibu nya
" vi tadi ada siapa kayanya banyak orang datang ke rumah" ibu nur melihat lantai banyak makanan ringan berserakan
" ohh iya bu tadi ada banyak temen temen vivi datang vivi mengajak mereka untuk makan bersama di rumuh sambil masak masak heheh" vivi cengengesan kepada ibu nya
"pantes bersihkan bekas makanan ringan nya ya vi" ibu nur langsung masuk ke kamar
"ok siap ibu negara"vivi langsung membersihkan makanan yang ada di lantai
ke esokan harinya lestari menemui edi di kelasnya.lestari berjalan bersama teman temannya menghampiri edi
"edi " teriak lestari di depan pintu kelasnya edi menghampiri lestari
__ADS_1
"mau apa" edi memasang muka muka datar
"kenapa si lestari ke sinih sihh menghancurkan mood pagi ku aja" edi terus berkata di dalam hatinya dia
" edi kenapah sih akhir akhir ini kamu susah di hubungin padahal kan aku rindu tau" lestari mengayun ngayunkan tangan edi sambil bersandar di bahu edi.
"aku sibuk" edi menjawab dengan singkat
"setidaknya kamu tuh sedikit luangkan waktu untuk ku aku hawatir kamu kenapa napa " lestari terus terusan bermanja manjaan kepada edi tapi edi tak merespon tingkah laku lestari
" iya" edi mencoba melepaskan tangan lestari yang menempel di tangannya
semua yang berada di kelas mau pun yang berjalan melewati kelas edi mereka melihat dengan tatapan panjang melihat mereka berdua.sedangkan sahabtnya lestari cuman melihat tingkah laku sahabatnya itu
"edi ku sayang pulang sekolah kita main yu ke taman kita udah lama loh ya main bersama aku rindu banget sama kamu" lestari terus mengayun ngayun kan tangan edi seperti anak kecil yang bermain dengan ibu nya
" iya iya" edi langsung memutar bola matanya
vivi datang dan melihat lestari sedang bersandar di tuhuh edi dan tanganya saling berpegangan edi pun melihat vivi dia sontak melepaskan lestari
"ohh jadi ini pacarnya si edi"vivi berbicara di dalam hati dan senyum tipis vivi pun berjalan menuju pintu kelasnya
"yang kenapa sihh" lestari keheranan dengan sikap edi tanpa ada sebab dia langsung melepaskan lestari membuat dia kaget
vivi mendengan perkataan lestari dia langsung berdiam diri mematung dengan berat kaki lestari memasakan untuk berjalan menuju bangkunya
"siall kenapa jadi gini untuk dapetin hati vivi juga susah terus si vivi melihat gue sama lestari bersama jadi tambah susah lagi ahh sialllll berengsek" edi terus menyalahkan dirinya di dalam hati edi menatap vivi yang sedang berjalan
" udah ahh kamu masuk kelas sanah bentar lagi bel berbunyi" edi memasa lestari untuk pergi dari kelasnya
" baik lah sayang aku masuk kelas dulu belajar yang rajin ya sayang dahh." lestari pergi dan melambaykan tanganya kepada edi
__ADS_1
edi langsung masuk ke kelasnya dan melihat vivi dengan wajah bersalah..edi pun berjalan menghampiri vivi dan berdiri di samping vivi
" vi " edi mencoba untuk bertanya kepada vivi agar vivi tidak menjauh kepadanya
vivi tanpa melihat edi dia langsung berdiri di bangku nya dan mengambil tas meninggal kan edi yang berada di samping nya. dia pindah ke bangku yang paling depan
edi melihat sikap vivi yang menjauh dari nya
" pann" edi memberi kodo kepada ipan
ipan pun angkat tangan dia tak bisa memberikan masukan kepada edi sahabatnya
edi pun duduk di bangkunya edi terus terusan menatap punggung vivi
" kenapa gue jadi marah ya melihat si edi sama pacar nya kenapa juga kata kata pacar si edi terngiang ngiang di telinga guee "vivi terus terusan berbicara kepada hati nya sambil melamun.
lamunan vivi buyar kesetiak karena kedatangan guru yang siap memberi materi.vivi tidak pokus dengan pelajaran yang guru bahas vivi cuman melamun dan teringat kejadian tadi pagi
guru pun melihat vivi yang sedang melamun
"vivi coba jawab apa yang di sebut dengan meta morposis"
vivi tak menjawab pertanyaan guru itu
" brug vivi" guru itu memukul meja dengan sanagat keras hingga vivi kaget
" kamu kenapa vivi" guru itu menatap vivi dengan nada suara yang keras
" maaf bu" vivi menundukan kepalanya
" bu saya mau izin ke uks saya lagi engga ednak badan" vivi lalu berlari tanpa melihat guru yang sedang marah ke vivi
__ADS_1
vivi berlari menuju uks tanpa di sadari vivi edi mengikuti vivi dari belakang