
Edi yang berada di belakang bangku vivi melihat vivi menangis bersandar di kaca,edi menyalahkan diri nya atas apa yang telah terjadi dirinya lah yang membuat vivi menangis.
Nia yang berada di sebelah vivi mencoba menenagkan vivi agar vivi berhenti menangis
"udah vi udah jangan nangis lagi ya masa sih gitu aja nangis mana vivi yang aku kenal dia kan ga pernah nangis ngeluh, kecuali pelajaran matematika"...nia mengusap bahu vivi sembari menengakan vivi
"Nia" kata vivi
"iya aku juga tau vi pasti rasanya sakit kan tapi kamu ga bersalah vi kamu ga tau apa apa soal ini kan jadi jangan nangis lagi "
Vivi mengangukan kepalanya tersenyum kepada nia,tapi hati vivi sakit dengan kejadian barusan terhadap nya air mata pun terus terjatuh vivi berharap ini cuman mimpi dan nanti terbanguan.
sedangkan lestari pun sama dia hanya menatap jalan di balik jendela dan diam diam lestari menangis kecil agar tidak ketahuan oleh sahabat nya itu.hati lestari hancur berkeping keping atas perbuatan edi kepadanya jadi lestari meluapkan amarah nya lewat komenan komenan kepda edi.
"kenapa semua nya menjadi seperti ini.ini salah gue gue yang membuat vivi menangis dan gue janji vi gue bakal membayar air mata kamu menjadi kebahagian gue janji vi"...gumam edi di dalam hati nya
Edi berdiri dan memberilan kode kepada nia,nia pun mengrti. nia pindah ke bangku edi dan edi duduk di sebalah vivi,hati edi berdetak sangat kencang seakan akan jantuk edi mau melompat ke luar
"kenapa sihh hati gue dak dik duk seperti ini!" gumam hati edi
Vivi yang tak sadar dengan keberadaan edi yang pindah di sisi sebelah nya.edi langsung memegang tangan vivi, vivi yang terkejut dengan keberadaan edi vivi langsung melihat ke belakang nia sedang duduk berama ipan.
"Vi"...edi memegang tangan vivi.
Vivi mencoba melepaskan tangannya dari legangan edi tapi apa daya edi memegang vivi dengan kuat
"Vi udah jangan nangis lagi aku minta maaf"...edi menatap vivi meminta ampun atas apa yang telah di perbuat nya
"kamu ga salah vi engga aku yang salah vi maafkan aku,aku udah bawa bawa kamu ke dalam masalah aku sama lestari maafkan aku sekali lagi vi"
"terus kenapa aku yang di bawa bawa ke dalam hubungan kalian.salah aku apa hah hati wanita mana yang tidak sakit di saat dirinya di hina sama orang lain. aku ga pernah ikut campur dalam urusan kalian tapi kenapa aku yang di sangkut pautkan aku ga pernah mengambil kamu dari lestari aku bukan pelakor dan aku juga bukan wanita perusak hubungan orang"...vivi mengeluarkan udek unek di dalam hati nya
__ADS_1
"iya maaf vi sekali lagi maaf sebenarnya aku ga berniat sedikit pun menyangkut paut kan masalah ini sama kamu. aku sama lestari udah putus kemarin dan itu bukan karena kamu percaya lah vi sama aku, dia hanya cemburu melihat aku sama kamu dan maaf sekali lagi aku ga minta izin masa kamu aku membuat postingan foto kamu sama aku.jadi mungkin lestari hanya cemburu sama kamu vi dia pikir kamu yang merebut aku dari nya vi maafkan aku"...edi menundukan kepalanya di hadapan vivi
"aku minta sama kamu edi hapus komenanya lestari itu mantan pacar kamu tentang aku"...minta lestari kepada edi
"iya vi akan aku hapus sekarang aku mohon vi sama kamu jangan nangis lagi aku minta maaf sama kamu vi tolong maafkan aku"
Vivi hanya diam tak menjawab perminta maafan edi kepadanya
Edi langsung memeluk vivi yang sedang menangis.vivi pun tak memberontak ketiak edi memeluknya hati vivi terasa tenang berada di dalam dekapan edi tapi di sisi lain vivi merasa sakit hati atas perbuat lestari dan edi.
Vivi yang merasakan kenyamanan di dalam pelukan edi dia merasa tak ingin melepaskan pelulan edi.tapi edi melepaslan pelukanya dan menarik kepala vivi untuk bersander di bahu nya
Vivi pun menurutinya tanpa memberontak entah kenapa vivi bingung dengan perasanya sekarang apa harus marah kepada edi atau engga
Vivi yang sedang bersandar di bahunya.edi mengelus ngelus rambut vivi denagn penuh kasih sayang dan kehangatan kepada vivi.vivi yang merasakan kenyamanan di bahu edi dia pun terlelap tidur di bahu edi dengan lama nya.
Edi melihat vivi yang sedang tertidur lelap di bahunya.edi merasa senang karena dia bisa berdekatan bahkan dekat sama vivi tapi di sisi lain edi menyalahkan dirinya atas menangis nya vivi
Edi teringat permintaan vivi menghapus komenan lestari terhadap diri nya.edi langsung menghapus komenan komenan lestari.
sedangkan lestari yang terus terusan menangis menahan sakit hati atas perlakuan edi kepadanya dia berjanji akan akan menggangu vivi mau pun edi
"awas kau edi aku akan membalas sakit hatiku aku akan mendekati vivi agar tidak mau bersama mu. edi kamu akan menyesal atas apa yang pernah kamu lakukan kepadaku ingat itu edi ini janji ku"...gumam hati lestari dengan penuh ancaman dan emosi lestari tak terima atas apa yang telah di lakukan edi kepadanga
Malam pun tiba vivi terbangaun dari tidur nya karena mendengar suara guru menyuruh turun untuk makan malam di suatu cafe.
"Vi udah bangun! "...kata edi sembari tersenyum kepada vivi
"turun yu makan dulu"...ajak edi
Vivi hanya mengangukan kepalanya
__ADS_1
"maaf aku ke tiduran di bahu mu edi"
"iya ga papah ko aku seneng malahan.ayu ahh kita turun dulu makan,emang kamu ga lapar gitu ?"
"iya"
Vivi dan edi pun turun dari bus dan menghampiri para sahabtnya kebetulan nia resti aneu ipan kumpul di satu meja yang sama.
"Vi kamu duduk aja dulu aku ambilkan makanan dulu ya"
Vivi hanya mengangukan kepalanya dan menghampiri para sahabtnya.
tak lama kemudian edi pun datang dan membawa makan dan minuman untuk dirinya dan vivi
"ciee" kompak resti nia aneu dan ipan
Edi langsung membelototkan bola matanya sedangkan vivi tak merespon mereka. mereka yang melihat edi membelototkan matanya langsung terdiam pokus makan lagi
Tak di sadari edi dan vivi ada sepasang mata yang melihat gerak gerik mereka dengan penuh amarah dan emosi.
Edi vivi dan sahabt sahabtanya saling canda tawa dan menceritakan hal lucu yang pernah di alami selam studitur mereka.
mereka pun selesai makan dan dendengarkan nyanyain dari salah satu musisi yang sedang bernyanyi di hadapan nya.
tangan edi dan tangan kestari sontak di tarik dengan kencang hingga mengagetkan vivi dan edi.
"kamu mau apa lag sih?".. bentak edi
"aku mau bicara sama kalian!".. langsu menarik tangan edi dan vivi
Edi dan vivi menuruti kemauan wanita itu
__ADS_1
"Ada apa lagi"...bentak edi sembari melepaskan genggaman nya
Vivi pun langsung memberontak melepaskan tangan nya dari dekatan tangan ya siapa lagi kalau bukan lestari mantan pacar nya edi.