Menunggu Dia Kembali

Menunggu Dia Kembali
10


__ADS_3

Akhirnya mereka pun telah sampai di kamar hotel.


"Ahhhh akhirnya bisa rebahan juga." vivi naik ke atas kasur membaringkan tubuhnya.


Nia menghampiri vivi yang sedang rebahan,nia menindih perutnya vivi oleh kepalanya nia


"Cape banget ya vi". sahut nia kepada vivi


" Iya cape banget rasanya badan remuk semua".


"Hey kalian coba lihat baju ku bagus kan?".resti memamerkan baju barunya yang baru di beli nya


"iya bagus bagus". vivi hanya melihat resti yang sedang memamerkan baju barunya


" Lihat nih gelang ku juga indahkan di tangan ku cantikan. " aneu mencoba melihatkan gelangnya yang berada di tangan nya


" ihh lucu gelang nya " puji nia.


"Kau mau aku juga beli ko buat kalian gelangnya samaan " nia memberikan gelang gelang yang samaan kepada 3 sahabatnya itu


"Macihhh kamu baik deh",vivi langsung memakaikan gelang itu ke tangannya


"Terimaksih" sahut nia dan resti.


Aneu mengangguakn kepalanya. aneu dan resti hanya sibuk memamerkan barang barang yang di beli tadi mereka berbelanja sangat banyak,sedangkan vivi dan nia cuman melihat tingkah laku kedua sahabatnya yang royal dan pamer.


"Vi nia apa kalain ga mau lihat lihat barang barang yang kalain beli apa" sahut resti


" Engga "..kompak vivi dan nia


"kenapa"


" Ga ahh cape pengennya rebahan terus "...timbal nia


" Rebahan terus hingga membeleh"...ledek resti


setelah aneu dan resti beres memamerkan milik mereka,mereka pun menghampiri vivi dan nia yang sedang rebahan.mereka pun ikut tiduran


" Hey kalain" nia mengangkat tubuh dan ber pindah posisi jadi duduk menatap ke 3 sahabat nya itu

__ADS_1


Vivi nia dan resti pun sontak pindah posisi menjadi duduk saling berhadapan


" Boleh bertanya?" ...kata aneu


"Tanya aja kali ga usah sungkat sayang"...tembal vivi


" hahah iya eummm" aneu malu malu mau bertanya


" Apa kalian pernah merasakan pacaran satu kelas hahah terus gimana rasanya?"... aneu pun menatap para sahabatnya dengan senyuman manisnya


ke 3 sahabat nya kompak menatap aneu dengan penuh arti


" Kalau kamu gimana nia pernah pacaran satu kelas atau rasanya gimana heheh?"... aneu cengengesan kepada nia


" Ihh apaan sih kau ini,aku mah ya ga pernah pacaran jangan kan pacaran satu kelas pacaran biasapun belum pernah"...nia menjawab nya dengan muka datar


"hahah kan nanya nia"....aneu menepuk nepuk punggung nia


"Kalau kamu gimana res" aneu langsung menunjuk resti dengan matanya


"kalau aku mah neu belum pernah pacaran satu kelas,kalau pacaran satu kelas aku mah ga mau soalnya malu gimana kalau mendapatkan nilai kecil kan malu sama doi ".


" Aku juga belum pernah pacaran satu kelas,tapi kakanya seru pacaran satu kelas soalnga kan kalau belajar ada yang nyemangatin tiap hari ketemu terus ya kalau rindu bisa ketemu tiap hari kan engga ada kata jangan rindu berat kamu ga akan kuat biar aku aja."... vivi melempar bantal ke arah muka aneu,dengan cepat nya aneu menangkap bantal


"Kenapa kamu tiba tiba nanya gitu jangan jangan kamu"...sebelum vivi menyelesaikan bicaranya vivi sudah terlebih dahulu di potong oleh aneu


" Ihh engga" ...aneu mengerti apa yang akan di ucapkan vivi


vivi pun melempar bantal lagi ke arah aneu, kali ini aneu membalas lemparan ke vivi,resti nia pun engga mau kalah mereka akhirnya perang bantal tawa canda mereka mewarnai malam.di kamar mereka hanya terdengar tawa yang tanpa ada beban


sedangkan berbeda jauh dengan lestari. dia hanya menangis membasahi pipi putihnya dia tak menyangka orang yang dia sayang dan dia cintai selama ini tega bersikap begitu kepadanya dia tak menyangka edi bisa berbuat sekejam itu.lestari berharap ini adalah mimpi buruk nya


" udah tari udah jangan nangis terus"... rara mencoba menengakn lestari


" Ra edi ra"


"iya aku ngerti kamu yang sabar tari" ...rara mengelus kepala tari


" iya tari kamu yang iklas mungkin ini cara tuhan memberi petunjuk kepada kau bahwa edi bukan yang terbaik untuk mu"... olipia yang berada di dekat lestari pun ikut iba melihat lestari

__ADS_1


"tapi gue belum siap kehilangan dia ra pia gue masih sayang sama dia gue masih cinta".


"gue belum siap untuk kehilangan orang yang gue sayang selama ini" ...lestari hanya menangis


" iya kita juga, ngerti kamu yang sabar.mungkun edi bukan jodo mu kalau dia jodo mu pasti suatu saat dia juga bakal balik sendirinya!" ....rara memeluk lestari


" gue masih mau sama dia"...teriak lestari


"sabar tari sabar.dia itu laki laki berengsek dia juga engga pantes buat kamu tar jadi kamu haru sabar"...olipia pun memeluk tari


" gue masih mau sama dia, kurang apa aku untuk nya kasih sayang dan cinta aku kepadanya tulus tapi kenapa dia malah membals aku seperti ini salah apa aku kepadanya salah apa" ...tangisan lestari menjadi jadi


"kamu tari yang sabar dia bukan yang terbaik untuk mu kamu harus iklas kehilangan dia apa kamu mau di sia siain sama dia apa kamu mau berjuang sendirian apa kamu mau dia berbuat seperti ini lagi ke kamu hah apa kamu mau jika dia sayang sama kamu dia ga akan seperti ini sama kamu buat apa kamu masih may bertan sama dia jelas jelas dia udah ga mau sama kamu." ....rara menasehati lestari.


lestari hanya menangis dan mendengarkan apa yang di katakan kedua sahabat nya itu dia merakan apa yang di katakan kedua sahabt nya itu benar.


" udah kamu tidur tar besok kita pulang sebelum pulang kita ke pantai dulu"... kata olipia


lestari hanya mengangukan kepalanya.rara pun melepaskan lestari yang berada di pelukannya


"iya terimaksih ra pia"


Rara dan olipia hanya tersenyum


kedua sahabt lestari pun tidur.sedangkan lestari hanya menangis kecil agar tidak menggangu sahabtnya yang sedang tidur.


banyak pertanyaan di benak lestari yang ingin di tanyakan kepada edi tapi apa daya hanya air mata yang mampu berbicara di saat mulut tak mampu lagi berbicara


"kenapa kamu tega berbuat ini kepada aku kenapa edi kurang apa aku kepadamu,kamu tega apa ini balasan kamu kepada ku apa ini edi"...lestari hanya bergumam di dalam hati nya dan mengelurkan air matanya


lestari pun terbawa tidur setelah terus menerus menangis.


matahari bersinar cerah memasuki lorong lorong celah jendela kamar.vivi dan 3 sahabt nya siap menyanbut pagi yang indah dengan senyuman yang manis muka yang bersinar.karena hari ini merekan akan pergi ke pantai terlebih dahulu momen ini yang mereka tunggu


.


.


.

__ADS_1


Jangan lupa like dan kasih vote😄 maaf ya kalau banyak salah dalam penulisannya maupun dalam alaur ceritanya, TERIMAKSIH BANYAK ❤✌


__ADS_2