Menyelesaikan Masalah Dan Permasalahan Remaja

Menyelesaikan Masalah Dan Permasalahan Remaja
Ujian Dimulai


__ADS_3

“Aku sudah sangat bekerja keras namun usahaku sia-sia, karena usahaku menunggu ayam jantan bertelur” Takuya Danpachi dengan jokes telurnya.



(Ilustrasi Maida Azumi)


...----------------...


Setelah 3 minggu kami berjuang menghapal dan belajar bersama, akhirnya ujian pun dimulai.


Aku merasa tegang.


Bagaimana jika sudah sejauh ini Mei-san tidak akan bisa mengerjakannya? Tapi aku tidak boleh memikirkan yang tidak-tidak.


Yoshh semangat!!


Edo-sensei mulai membagikan kertas ujian.


“Jangan dulu dibuka sebelum intruksi dari bapak” ucap Edo-sensei.


Lalu Edo-sensei sudah membagikan semua kertas ujian pada semua siswa dan siswi.


Aba-aba pun dimulai.


1... 2... 3...


Mulaiii


Lalu aku membuka kertas ujian itu, ujian pertama di mulai dari pelajaran sejarah dan ini sangat mudah apalagi sejarah kekaisaran Jepang yang selalu Mei-san dan aku debatkan, dia pasti bisa menjawab soal ini dengan mudah. Aku yakin sekali!!


Setelah 20 menit aku mengerjakan dan mengecek ulang akhirnya beres juga.


Setelah itu....


Kami sudah selesai dengan ujian hari pertama kami dan mulai masuk ke ruangan diskusi.


“Danpachi-senpai!!”


Yang memanggilku itu adalah Mutsuke-chan.


“Aku ikut denganmu ke ruangan Meijima-senpai” ucapnya.


“Tumben sekali kamu mau ikut bergabung”


“Habisnya aku tidak memiliki kegiatan hari ini dan juga ruangan Osis sudah ditutup sampai tahun baru nanti, jadi aku juga mau bersenang-senang bersama kalian”


“Yasudah kamu boleh ikut kok”


Mutsuke-chan pun mengikutiku ke ruang diskusi.


Lalu kami sampai dan aku membuka pintu ruangan itu.


“Selamat siang Takuya dan Riri” ucap Mei-san.


“Yoo Selamat siang Meijima-senpai!!” ucap Mutsuke-chan yang hendak memeluk Mei-san, namun Mei-san menola pelukannya itu.



“Tumben sekali kamu membawa Riri kesini Takuya” ucap Mei-san.


“Hehehe karena aku merasa bosan tidak ada kegiatan di musim dingin saat aku melihat Danpachi-senpai aku pun ikut keruangan ini” ucap Mutsuke-chan.

__ADS_1


“Begitu ya”


“Jadi bagaimana ulanganmu tadi?” ucapku yang tengah merapihkan kursiku.


“Lumayan sulit karena dalam 1 hari membutuhkan 3 mata pelajaran untuk diselesaikan” ucap Mei-san mengeluh.


“Tidak sia-sia perjuanganmu saat belajar waktu itu” ucapku.


“Curang!! Kenapa aku tidak diajak” Mutsuke-chan pun cemberut.


“Jika Riri punya waktu luang, Riri bisa kok setiap hari datang ketempat ini, aku pasti ada disini” ucap Mei-san tersenyum kepada Mutsuke-chan.


“Meijima-senpai” Mutsuke-chan pun tersentuh.


Lalu pintu ruang diskusi terbuka


Set...


“Selamat Siang adik-adikku yang manis!!” ucap Azumi-senpai yang tiba-tiba datang.


“Selamat datang Maida-san, Toruu-san dan Amano” ucap Mei-san.


“Wahh ada Riri-chan disini” Azumi-senpai pun kegirangan.


“Yoo Azumi-senpai!!” ucap Mutsuke-chan menghampiri Azumi-senpai dan memberi toss kepada Azumi-senpai.


“Hehh?? sejak kapan mereka akrab?” ucap Mei-san.


Aku melihat suasana ruangan diskusi menjadi ramai kembali dan sekarang bertambah 1 anggota yaitu Mutsuke-chan.


Ujian akan berakhir 4 hari lagi.


...****************...


Mei-san dan Mutsuke-chan juga jadi semakin akrab, aku merasa senang akan hal itu.


...****************...


4 hari pun berlalu.


Tanggal 18 Desember.


Aku berlari menuju lorong dan melihat hasil ujian peringkat yang ditempel di mading.


Aku mencari namaku disana.


Dan ketemu.


Peringkat pertama ujian akhir kelas 1 di dapatkan oleh Takuya Danpachi.


Aku senang sekali aku bisa menjadi peringkat pertama kembali, setelah ujian sebelumnya dimenangkan oleh Hiba Tatsuya.


Aku pun kembali mencari Wakuda-san untuk pergi ke ruangan diskusi.


Lalu Tatsuya datang menghampiriku.


“Selamat Danpachi-san kamu menjadi peringkat pertama” ucap Tatsuya yang hendak berjabat tangan padaku.


“Terimakasih” aku pun pergi meninggalkannya.


Hahaha dia pasti iri denganku.

__ADS_1


Lalu aku menemukan Wakuda-san.


“Ahh Takuyaaaa selamat atas peringkat pertamamu, aku sangat senang sekali belajar denganmu dan tidak sia-sia hasil ujianku meningkat dengan nilai rata-rata 80” ucap Wakuda-san dan kata-katanya itu membuat pipiku memerah.


“Syukurlah Wakuda-san kamu memang pintar dari sananya, ngomong-ngomong kamu mau ikut ke ruangan diskusi?” ucapku.


“Sepertinya hari ini tidak bisa, karena club hijau hari ini benar-benar membutuhkanku untuk pembagian selebaran siswa baru nanti” ucap Wakuda-san kecewa.


“Tidak apa-apa, jika ada waktu aku juga akan kembali lagi ke club hijau” ucapku.


“Heh benarkah??”


“Iyaa, jadi tunggu aku disana Wakuda-san”


“Yoshh aku akan menunggu Takuya”


Lalu aku pergi.


Set....


Tiba-tiba Shouyo-senpai mengahampiriku dan memelukku.


“Ahhhh Danpachiiiii-kun” ucap Shouyo-san memelukku. Sial kuat sekali pelukannya dengan tubuhnya yang kekar itu membuat tulangku hampir remuk.


“Le-pas-kan!!” ucapku yang hendak melepaskan rangkulannya itu lalu Shouyo-san melepaskan pelukannya dan masih terlihat bahagia.


“Selamat Takuya, kamu berhasil mendapat peringkat pertama” ucap Mei-san


“Bagaimana denganmu Mei-san?” ucapku penasaran.


“Takuya-kun!! Kamu benar-benar berhasil dan aku sangat bangga padamu!” Azumi-san kemudian memberiku pujian.


“Heh??” aku pun kaget.


Lalu Mei-san beranjak dari kursinya dan menghampiriku.


“Terimakasih Takuya berkatmu aku berhasil dengan nilai rata-rata 7,5” ucap Mei-san tersenduh.


Mendengar hal itu pipiku mulai panas dan reaksi jantungku bergetar amat kencang. Aku sangat senang sekali mendengarnya


“Syukurlah aku bisa berguna juga ternyata” ucapku terharu.


“Heh?? Kenapa bilang seperti itu? Justru kamu yang sangat penting dalam tim ini!!” ucap Azumi-senpai menyemangatiku.


“Jahh, bukankah aku dan Azumi-san sudah janji akan mentraktir kalian jika kalian berhasil” ucap Shouyo-senpai.


“Ahh benar juga, tapi dimana Amano-kun?” ucap Azumi-senpai.


“Dia sedang mengikuti club hijau” ucapku.


“Sayang sekali, tapi tidak apa-apa kita berempat saja”


“Yoshh ayo pergi!!” ucap Shouyo-senpai.


“Heh?? Sekarang?” aku dan Mei-san berucap barengan.


“Tentu saja tidak menunggu lama lagi, kita akan merayakannya”


Lalu kami setuju dan mulai meninggalkan ruangan ini.


...****************...

__ADS_1


🎵Now Playing : Kana Nishino - Best Friend


__ADS_2