Merindukan Cinta Suami

Merindukan Cinta Suami
Bab.36 Kesialan Pertama


__ADS_3

Dery mengeram kesal dengan kata-kata Raka barusan. Ia kembali ke kantor dengan perasan yang campur aduk. Antara marah, kesal dan penasaran. Kata-kata Raka tentang Renata mengundang banyak tanya di kepala nya.


Begitu tiba dikantor, ia berpas-pasan dengan Abian.


“Lo dari mana, hari ini kan Lo janji mau lembur.. lupa?” tegur Abian, sejak tadi ia bolak balik mencari keberadaan Dery yang tak kunjung kembali ke kantor.


“Gue inget, makanya gue balik kesini..” jawab Dery datar, sejak kejadian Abian membela Alin, hilang respect Dery pada sahabat nya ini. ia merasa harusnya sebagai sahabat Abian mendukung apapun yang menjadi kebahagian sahabat nya. Yang dilakukan Abian justru sebaliknya.


“Lo kenapa sih? akhir-akhir ini kinerja lo buruk banget, menurun drastis Der.. pemimpin kita bukann pak Abi lagi, tapi Pak Zayn. Dia lebih tegas gak menolerir kesalahan.. jangan lupain itu!”


“Gak usah cerewet lah, itu urusan gue, kerjaan juga kerjaan gue, kenapa jadi elo yang repot sih!”


Abian hanya menggelengkan kepala nya. Tak habis pikir dengan jalan pikiran Dery saat ini.


“Terserah elo lah!”


*


Keesokan harinya, tiba-tiba ada yang memberi tahu Dery tentang dipanggilnya dia keruangan direktur utama, pak Zayn.


Dan begitu sampai disana, rupanya sudah ada Renata. Hati Dery semakin bimbang, ada apa gerangan mereka berdua dipanggil atasan nya itu.


“Sebelum saya masuk dalam pembahasan utama, ada yang bisa kalian jelaskan tentang status hubungan kalian?” tanya Zayn dengan sorot mata yang begitu dingin, ditatap nya Dery dan Renata bergantian.


Namun dua sejoli ini memilih untuk diam dan tidak menyahuti ucapan Zayn.


“Kenapa diam? kalian tahu kan apa SOP yang berlaku di perusahaan ini?”


“Tahu pak!”


“Tahu pak!” jawab Dery dan Renata bersamaan, Renata sudah meremas ujung baju nya karena merasa gugup. Zayn ternyata jauh lebih seram jika dari dekat.

__ADS_1


“Apa?? coba jelaskan?”


“Mohon maaf pak, saya dan Renata sudah menikah 8 bulan yang lalu!” papar Dery akhirnya. Zayn yang semula memainkan pena nya dan mengetuk-ngetuk meja, berhenti tepat saat Dery mengeluarkan suara nya.


Bayangan tentang Alin yang hadir dimuka persidangan kembali terpikir oleh nya, ditambah luka lebam akibat tamparan Dery yang menuduh Alin selingkuh, kembali memantik amarah nya.


Rahang laki-laki itu mengeras, dia teramat geram dengan tingkah laku dua orang manusia dihadapan nya ini. Ingin rasandya Zayn langsung memecat kedua nya, namun semua itu ia urungkan karena dianggap tidak profesional nantinya. Sekuat hati Zayn menahan geram karena memikirkan perasaan Alin juga. Ditambah kinerja Dery masih bagus meski tidak dipungkiri sebulan ini agak merosot.


“Kalian tahu maksud nya saya panggil kesini?” tanya Zayn lagi, kedua nya menggeleng bersamaan, entah lah Lidah serasa keluh bagi mereka berdua.


“Suami istri Tidak boleh bekerja dalam satu perusahaan yang sama, jadi saya minta kalian berunding, siapa yang akan berhenti! karena kalau kalian diam, maka saya yang akan menentukan pilihan siapa yang bertahan atau tidak!” tekan Zayn lagi, kali ini sorot mata nya semakin tajam menatap Renata dan Dery bergantian, seperti elang yang hendak memangsa.


“Maaf pak.. bisa saya bicara dulu dengan istri saya?”


“Silahkan, 15 menit!”


Dery mengangguk lalu mengajak Renata untuk keluar dari ruangan Zayn.


“Gimana apa nya, sebagai laki-laki biar mas saja yang bertahan, kamu dirumah saja ya.. lagian jabatan kita jauh beda Ren, mas bisa menafkahi kamu dan anak-anak!” pinta Dery, ia memegang pundak istri nya agar posisi mereka saling berhadapan.


“Bener ya mas, kamu mau penuhi segala kebutuhan aku kan?”


“Iya mas akan penuhi semua,”


“Tapi kamu gak penasaran gitu, pak Zayn tahu dari mana tentang pernikahan kita? jangan-jangan dari mbak Alin lagi!”


“Mas juga gak tahu, kita pikirkan itu nanti.. sekarang kita masuk lagi, kita bicarakan hasil nya sama pak Zayn,”


Renata mengangguk, lalu mengikuti Dery yang kembali masuk kedalam ruangan pak Zayn.


“Kami sudah memutuskan, pak! Renata yang akan berhenti!” ujar Dery membuka suara.

__ADS_1


“Good, kalau begitu suruh istri kamu kebagian HRD untuk ambil pesangon, dan kamu disini dulu.. masih ada yang ingin saya bicarakan pada mu!” jawab Zayn.


“Masalah apa ya pak?”


“Begini, saya gak tahu kinerja kamu sebelum saya masuk kesini, tapi selama yang saya tahu kenapa kemampuan kamu jauh merosot seperti ini pak Dery?”


Tidak dipungkiri sejak masalah nya dengan Alin bergulir, Dery jadi hilang arah dan tidak konsentrasi dalam bekerja. Ia sering mangkir dari jam kantor dan izin tanpa sebab.


“Maaf pak, saya tidak akan seperti itu lagi..”


“Tapi bukan itu pokok utama nya.. kemana dana alokasi sisa proyek di Jogja? data yang saya terima dari anda tidak sama dengan data yang pak Abian berikan!”


Dery menelan Saliva nya kuat, ‘padahal masalah itu sudah terjadi 8 bulan yang lalu, kenapa pak Zayn baru mengungkap nya sekarang? Apa semua ini ada campur tangan Abian? dan dia juga yang mengatakan kalau aku dan Renata sudah menikah? kalau iya, brengsek kau Abian! kau sudah membelot demi mendukung Alin!’ batin Dery kesal, dibawah meja tangannya terkepal dengan kuat.


“Maaf pak, saya..”


“Saya apa?? kamu mau mengatakan kalau saudara Abian yang salah memberikan data pada saya?”


“Tidak pak, semua salah saya.. Sisa alokasi dana nya masuk ke rekening pribadi saya, karena waktu itu istri pertama saya sakit!” jawab Dery berkilah, dia berbohong demi menutupi kesalahannya, padahal uang itu ia gunakan untuk menambahkan seserahan yang dia berikan pada Renata.


Namun, Zayn tidak sama seperti bos yang lainnya, dia hakim yang sering menangani kasus macam-macam. Jelas dia tahu mana yang bohong dan mana yang tidak dari gesture tubuh nya.


“Kamu yakin dengan jawaban kamu?” Zayn menyipitkan mata nya mengintimidasi. Ia masih berusaha memberikan Dery kesempatan untuk jujur. Padahal jauh sebelum ini, Zayn tahu kemana uang itu ia gunakan.


“Ya-kin pak!” suara Dery sedikit terbata.


Zayn menarik nafas nya pelan.


“Padahal saya sudah memberikan kamu waktu untuk berkata jujur, tapi sepertinya jiwa bohong kamu sudah mendarah daging! saya tahu kemana uang itu pergi, anda kira anda bisa bohong dihadapan saya??” Zayn bangkit dan kini duduk dihadapan Dery diatas meja kerja nya.


“Saya bertemu banyak orang seperti anda pak Dery? tapi saya tidak sekejam itu yang langsung mengeluarkan anda, saya masih memberikan kesempatan pada anda untuk berkata jujur, tapi semua itu tidak anda maanfaat kan dengan baik! tapi mengingat pengabdian kamu yang sudah 10 tahun lebih kerja disini, saya akan memberikan sanksi berupa penurunan jabatan. Posisi kamu akan digantikan oleh pak Samsul. Dan kamu akan menggantikan pak Samsul juga sebagai kepala proyek!”

__ADS_1


“Tapi pak..”


__ADS_2