Misteri Hotel 27

Misteri Hotel 27
Misteri Kematian Kak Ratih Bagian 4


__ADS_3

POV Author


Bagas mencari Laras dengan panik. Dia tidak pernah semenderita ini dalam hidupnya. Dia sangat takut jika harus kehilangan Laras dari hidupnya.


Malam yang panjang terasa sepi, dia berkeliling mencari Laras ke mana-mana. Hampir semua orang sudah dia tanyai satu persatu.


Sampai akhirnya dering ponsel pagi hari menyadarkan tubuhnya yang kelelahan di ruang tamu rumahnya.


Bagas mengecek rupanya ada telefon dari kantor polisi bahwa mobil atas namanya di derek paksa ke kantor karena menghalangi lalu lintas kendaraan.


Tentu saja yang membawa mobil itu adalah Laras. Jadi kemana Laras sebenarnya. Jika mobil miliknya ada di kantor polisi saat ini.


Bagas langsung menuju kantor polisi untuk mengambil mobil milik isterinya. Selesai dari itu Bagas langsung menuju rumah Farhan.


Disana dia langsung mendobrak pintu dengan marah. Dia berteriak ke seluruh penjuru dan memaki Farhan.


“Keluar kamu psikopat..” Teriak Bagas meracau.


“Keluar…”


Bagas penuh emosi membanting guci di ruang tamu. Dia sangat yakin istrinya sudah di lukai oleh Farhan.


Pembantu dirumah Farhan Bersama Manda keluar dengan wajah kecut memperlihatkan ketidaknyamanan dengan kondisi saat ini.


Bagas bahkan berteriak kepada mereka berdua untuk segera memanggilkan Farhan untuk keluar dan menemuinya.


Manda menjelaskan bahwa bossnya tidak ada dirumah. Jadi dia memaksa untuk langsung menyuruh Farhan untuk pulang.


Untungnya tidak lama dari itu Farhan kembali kerumah. Bagas yang bosan menunggu tanpa basa-basi meninju wajah Farhan hingga dia terjatuh.


 


“Gila lo yaaa..” Farhan segera berdiri dengan memegang kedua pipinya yang bengkak.


Farhan yang melihat kemarahan Bagas yang berapi-api seperti itu hanya bisa menahan diri dan menceritakan yang terjadi, tetapi dia sama sekali tidak menceritakan bahwa hendak membunuh Laras.

__ADS_1


Dia hanya bercerita bahwa ada perempuan yang datang kerumahnya dan dia duga Laras. Farhan juga sama sekali tidak tahu kemana Laras melarikan diri.


 


Mendengar semua itu Bagas langsung mendekat lagi ke Farhan yang membuat dia melangkah mundur. Bagas berbisik pelan tetapi berhasil membuat Farhan menunduk lemas.


“Jangan pernah menyentuh Laras apalagi sampai melukai dia. Atau kamu akan kembali menjadi gelandangan psikopat yang hanya memakan mata katarak.”


Perkataan Bagas dia tutup dengan senyum miring menyungging di bibirnya lancip an tatapan yang menakutkan.


Sebelum pergi dia juga menatap tajam kearah Manda dan pembantunya itu.


Farhan yang masih lemas langsung di hampiri oleh Hartati. Dia dengan mata lesu mengatakan bahwa Bagas sangat menyeramkan Bos.


Namun perkataannya hanya di tepis singkat bahwa Bagas sebenarnya sangat baik tetapi jalan yang dia pilih mengantarkan dia kepada orang-orang seperti kita.


Kembali ingatan berputar di kepala Farhan. Dulu dia anak orang terpandang dan ayahnya seorang pengusaha yang sukses. Hidupnya bergelimang harta. Tetapi suatu hari nasib sial menimpa hidupnya.


Ayahnya tersangka penggelapan dana proyek dan harus di penjara. Ibunya yang tidak siap hidup miskin malah memilih egois dan mengakhiri hidupnya sendiri.


Hidupnya luntang lantung tidak jelas dan dipenuhi bau sampah. Namun meski begitu kebiasaannya semenjak kaya tidak bisa dia tahan. Hasrat untuk mengonsumsi mata manusia menjadi kebiasaan di hidupnya.


Semenjak hari itu dia banyak membunuh pengemis di jalanan ataupun tunawisma untuk sekedar di ambil matanya untuk membuat hasratnya terpenuhi.


Kelakuannya ini tidak pernah terendus polisi karena orang-orang yang tinggal dijalanan tidak ada orang yang mencari dan menunggu dirinya pulang.


Meskipun mati sendirian di semak belukar hingga menjadi tanah tidak aka nada yang mengingat mereka sebagai orang yang dicintai. Hidup orang-orang kalangan bawah cukup mengenaskan dan memuakkan.


Sampai satu waktu ketika dia mencari plastik seseorang pria mendatangi dirinya. Pria itu dulu masih sangat muda dibandingkan dirinya. Dia meminta Farhan untuk ikut dengannya.


Hidup yang menyedihkan itu tiba-tiba berubah, dia bisa makan dan tidur dengan sangat layak setiap harinya. Dengan catatan semua yang diberikan tentu saja tidak gratis.


Pria itu yang tidak lain adalah Bagas muda memerintahkan Farhan untuk mendekati seorang perempuan yang lebih tua darinya. Perempuan itu adalah Ratih istrinya sendiri.


Farhan dijanjikan kehidupan yang sangat mewah jika berhasil membuat Ratih jatuh cinta dengannya.

__ADS_1


Semenjak hari itu, Farhan keluar dari zona nyamannya lagi dengan begitu dia hidup sederhana dengan Ratih setelah menikah. Tugasnya bahkan tidak berhenti sampai disitu dia di perintahkan untuk meracuni mertuanya sendiri sedikit demi sedikit.


Tidak akan ada yang menyadari jika racun yang diberikan secara perlahan sedikit demi sedikit. Kemudian Bagas yang akan mengeksekusinya belakangan setelah berhasil masuk ke dalam keluarga itu juga.


Misi yan diberikan Bagas kepada Farhan berjalan lancar. Benar saja Bagas menyiapkan asset yang sangat banyak untuk Farhan. Jadi meskipun hidupnya dengan Ratih sederhana tetapi Farhan mempunyai tempat istirahat yang sangat nyaman.


Farhan mempunyai seorang pengawal pribadi yang ditugaskan oleh Bagas tetapi dengan dalih pria Bernama Tanjung itu adalah adiknya. Pria ini bertugas untuk membantu Farhan menangani Hasrat membunuhnya juga mengawasi dirinya.


Sayang sekali belakangan baru Farhan ketahui bahwa istrinya yang sudah dia temani bertahun-tahun ternyata menjalin hubungan terlarang dengan Tanjung bahkan Endru bukan anak kandungnya.


Berlandaskan kekecewaan ini Farhan mengatur konspirasi dan menumbalkan Endru kepada iblis lewat bantuan Bagas. Timbal balik dari iblis adalah Farhan akan mendapatkan sisa umur Endru.


Farhan juga masih memburu Tanjung yang kabur setelah Farhan mengetahui semua kelakuannya. Itulah juga yang membuat Ratih di hari kedatangan Laras tidak pernah ceria.


Sedangkan kematian Ratih itu bukan karena ulahnya. Meskipun hanya permainan belaka tetapi Farhan sebenarnya juga mencintai Ratih. Setelah kematian Endru Ratih yang depresi membuat Farhan sangat sedih.


Hingga memohon kepada Bagas untuk dicarikan anak adopsi. Dan lucunya Bagas malah memberikan anak psikopat yang tidak kalah mengerikan dari dirinya.


Hartati ibu Manda juga arahan dari Bagas untuk menerimanya bekerja. Awalnya Ratih menolak karena dia bisa mengerjakan pekerjaan rumah sendiria tetapi karena takut pada Bagas. Farhan hanya bisa memberikan pengertian kepada istrinya tersebut.


Keputusan yang akhirnya membuat Farhan menanggung kesakitan setiap waktu. Dia tidak bisa menyelamatkan Ratih karena terlambat. Ratih meninggal ditangan Hartati dengan sangat sadis.


Farhan sama sekali tidak tahu jika Hartati sebenarnya adalah dendam lama di kehidupan masa lalu Ratih. Dia akhirnya berhasil membalas semua itu dengan permainan yang cantik.


Hari dimana Laras melihat Farhan berdiri hari itu adalah hari dimana Farhan menangis dan merasakan rasa sakit untuk pertama kalinya. Dia tidak pernah tahu jika hari dimana dia memarahi Ratih adalah hari terakhir dia melihatnya bernafas,


Farhan sendiri bahkan tidak tahu jika Hartatilah yang melakukan pembunuhan itu. Semua tuduhan mengarah kepadanya. Tetapi selama masih ada Bagas maka semuanya akan selalu baik-baik saja.


Meski sangat kehilangan Ratih tetapi Hasrat rindunya dia salurkan dengan memakan mata istrinya itu dengan terus mengingat kenangan indah mereka berdua selama bertahun-tahun.


Bagas sudah menyiapkan semua ini secara detail dari awal, jadi sebenarnya apa tujuan Bagas melakukan semuanya. Dan dari mana semua sumber kekayaannya?


Bahkan semua konspirasi yang dia hadirkan dengan pelelangan hotel milik Laras semuanya adalah ulah dirinya. Tujuan utama dia jelas agar Laras tidak menyimpan kepercayaan kepada Hartati maupun Pak Bisma.


Meksipun begitu Bagas juga mencintai Laras dan tidak ingin perempuan yang dicintainya itu dilukai oleh orang lain.

__ADS_1


 


__ADS_2