
HAPPY READING👇
.
.
.
.
.
"Lo tuh yah!" Kesal Jihan ketika kentang gorengnya langsung diambil paksa Rio.
"Lo kan harus tanggung jawab." Ucap Rio santai sambil memakan kentang goreng milik Jihan tanpa rasa bersalah sedikit pun.
"Dikira gue hamilin lo apa? Pakek acara tanggung jawab segala! Gak jelas lo! Sono pergi."
"Pertama lo ngatain gue gak punya sopan santun."
"Lah kan emang-"
"Kedua lo tabrak gue sampai dada gue sakit dan lo gak minta maaf? Sekarang lo traktir gue sebagai perminta maafan." Ucap Rio santai memotong ucapan Jihan.
"Gila dasar! Enak aja lo!"
Ckrek.
Rio langsung mengarahkan kamera handphonenya tepat diwajah Jihan yang tengah marah, disana wajah Jihan terlihat garang dan sedikit jelek pertanda itu aibnya!
__ADS_1
"Hahaha, liat nih." Tunjuk Rio melihatkan hasil fotonya ke arah gadis disampingnya ini, sembari menahan tawanya yang akan meledak sebentar lagi.
"Lo hapus gak!" Kesal Jihan berusaha mengambil handphone yang dipeggang Rio namun lelaki itu malah sengaja mengodanya dengan cara mengarahkan handphonenya ke kanan lalu ke kiri, sungguh cowok gila!
"Traktir gue dulu." Rio meninggikan tangannya ke atas membuat Jihan tak bisa menggambilnya, dengan badan yang bahkan hanya sebatas dada Rio saja dapat menjangkau Handphone mewah itu? mustahil!
Jihan menghentakkan kakinya kesal, hanya ada satu cara yaitu mengalah! "Oke! oke! Gue traktir." Ucap Jihan menahan amarahnya, membuat Rio tersenyum lebar.
"Nah gitu dong dari awal." Rio mulai duduk manis seperti semula "Bi! Saya pesan mie ayam, es teh, bakso, siomay, dan gorengannya yah Bi! Dibayar sama dia." Ucap Rio santai ke Bibi penjual stand makanan dan dibalas anggukan oleh Bibi penjualan tersebut membuat Jihan melongo kaget, sebanyak itu kah?
"L l lo ma makan semua itu?" Tanya Jihan tak percaya dan dibalas anggukan santai dari Rio.
"Kenapa? Lo gak ikhlas yah neraktir gue? Nggak papa kok gue tinggal taruh foto lo tadi dimading biar enakkan diliat banyak orang." Jawab Rio santai membuat Jihan terpaksa menggeleng "Good girl" puji Rio sambil menahan tawanya.
Sebenarnya Rio tak kan melakukan hal kejam seperti itu namun lelaki itu hanya mengoda gadis disampingnya ini saja, bahkan makanan sebanyak itu tak akan ia makan nantinya, Melainkan ia bawa pulang lalu memberikannya kepada orang yang tak mampu diluar sana.
😙KOMEN😙
"Ish kesal gue sama dia! Masa gue disuruh traktir dia sih? Mana makannya banyak lagi! Habis deh uang jajan gue! Pengen gue bunuh deh rasanya! Eh gak deh gue ambil hartanya dulu lalu gue racun deh biar mati, bodo amat dengan polisi!" Kesal Jihan tersenyum simrik dan tanpa sadar mengambil kentang goreng yang dipegang oleh Maira.
"JIHAN! itu kentang goreng gue ngapain lo makan! ah elah." Marah Maira, melotot tajam.
"Eh Maira damai dulu, sebagai perminta maafan lo... Gue makan deh kentang lo! Kan lo tadi ninggal gue se enak jidat lo." Ucap Jihan membela diri agar tidak terkena amukan dari Maira yang tengah pms itu, percaya lah gadis pms lebih mengerikan.
"Eheheh, lo kenapa sih? Datang-datang malah marah-marah! gak salam dulu, sopankah begitu?"
"Itu tuh si Rio! Masa gue harus traktir dia? Mana makannya banyak lagi! kesel gue! Ish."
"Jangan terlalu benci nanti jadi cinta loh."
__ADS_1
"Duh, amit-amit gue jatuh cinta sama dia! Yang ada pengen nyantet dia, iya!" Ucap Jihan masih kesal, membuat Maira menahan tawanya.
"Yah terserah lo, tapi nanti kalau nikah undang gue yah jangan lupa kasih ponakan ke gue yang lucu-lucu." Goda Maira lalu cepat-cepat pergi dari sana, takut mendengar amukan dari Jihan.
"MAIRA AWAS LO!" Kesal Jihan, punya temen bukannya dihibur malah nambah dibuat emosi!
Masa gue jatuh cinta dengan dia? tapi ngomong-ngomong dia sedang apa yah? batin Jihan bertanya-tanya, nah loh!
"Eh? ngapain gue mikirin dia? ini semua gara-gara Maira!" Kesal Jihan membuyarkan semua lamunannya lalu pergi mengejar Maira.
Gue kok dari tadi gak ketemu Jihan yah? batin Fajar binggung, lelaki itu telah mencari dipenjuruh sekolahan namun tak menemukan batang hidung gadis itu.
Besok apa lagi yah? batin Rio mulai menyusun rencana untuk membuat kesal Jihan, Ngomong-ngomong perihal tentang foto? Rio masih menyimpannya.
Sial! Jihan makin dekat sama Rio! pokoknya gue harus pisahin! batin Vina mulai menyusun rencana untuk menyingkirkan Jihan, gadis licik itu tak mau melihat adegan mesrah-mesrahan antara Jihan dan Rio lagi.
Kabur-kaburrr ada macan betina lagi ngamuk batin Maira tertawa tak jelas.
Hmm, kuping gue ngapa gatel yak? batin Jihan disela-sela berlari mengejar Maira, gadis itu tak tau jika banyak yang membicarakannya.
BERSAMBUNG~
BANYAK YANG NGOMONGIN SITU NOH JIH😂
JANGAN LUPA LIKE👍 KOMEN💬 AND FAVORIT YAH GAISSSSSS😙😍
SEE YOU NEXT CHAPTER😁😙
BABAY~
__ADS_1