Musuh Jadi Cinta?

Musuh Jadi Cinta?
25. KOK KESEL YAH?


__ADS_3

HAPPY READING 😉


.


.


.


.


.


"Hai cantik!" Sapa Fajar ceria sambil duduk disamping kiri Jihan setelah melihat Jihan sendirian duduk dikantin, dia kira Jihan ditemani siapa gitu eh taunya sendirian? Kan enak di Fajar bisa berduaan dengan Jihan.


"Oh, lo."


"Sendirian aja cantik." Goda Fajar, seperti biasa.


"Apa sih! gue gak sendirian kok... gue sama tuh lintah darat!" Tunjuk Jihan dengan dagunya ke seseorang yang tengah pesan makanan tentu saja dengan uang jajan Jihan, sia*an emang.


"Lintah darat?" Tanya Fajar binggung, lalu datang lah seorang laki-laki tampan dengan raut muka ngeselin langsung duduk disebelah kanan Jihan tanpa menoleh sama sekali ke arah Fajar "Oh, dia." Sambung Fajar malas setelah melihat Rio dengan santainya duduk disamping Jihan.


"Kenapa Jar?"


"Enggak, eh Han gue-" Ucap Fajar terpotong.

__ADS_1


"Permisi makanan datang, nih buat lo mumpung gue baik." Ucap Rio sok sembari menaruh makanan didepan Fajar tanpa rasa bersalah sedikit pun.


"Baik dari hongkong itu duit gue ogeb!" Kesal Jihan sambil memutar bola matanya malas.


"Oh ini uang lo yah? nih gue kembaliin." Ucap Fajar dengan senyumannya sambil menyodorkan uang berwarna hijau ke arah Jihan belum sempat Jihan mengambilnya Rio langsung mengambil uang tersebut.


"Iya gak usah malu-malu anggap teman sendiri, btw thanks." Ucap Rio langsung menaruh uang tersebut disaku bajunya dan dibalas senyuman paksa dari Fajar.


Gue bunuh juga nih bocah batin Fajar kesal.


Memang urat malu Rio udah putus sedari awal jadi ya jangan heran kalau tingkahnya absurd cem cacing kepanasan.


"Nyebelin banget sih lo!" Jihan langsung melototkan matanya ke arah Rio.


"Iya makasih." jawab Rio sambil tersenyum tampan, tampan-tampan kere.


"Han bisa tolong bukain minuman gue nggak? hehehe susah soalnya." Mohon Fajar dengan tatapan melas tentu saja untuk cari perhatian ke Jihan tapi sebelum itu minuman tersebut langsung diambil paksa oleh Rio.


"Gini aja gak bisa lembek banget sih jadi cowok cem ubur-ubur aja, udah gak perlu makasih." Ucap Rio setelah membukakan soda tersebut dan memberikannya ke Fajar, sapa juga yang mau bilang makasih?


Bener-bener cari mati nih anak! batin Fajar menatap tajam ke arah Rio sedangkan yang ditatap malah sibuk memakan makanannya santai seakan tak ada masalah.


"Rio? ternyata kamu disini! gue cari in dari tadi... yuk, ikut gue pesan makanan nanti gue bayarin deh." tiba-tiba saja seorang perempuan dengan pakaian yang amat ketat ditambah lagi make up nyayang terbilang sangat tebal tengah bergelayut manjah dilengan Rio, membuat Rio mengerutkan keningnya sembari mencoba untuk melepaskannya.


Kejadian waktu ditoilet cewek masih membekas dipikirannya tapi Vina malah dengan santainya menunjukkan sifat bi*chnya!

__ADS_1


"Loh ternyata lo udah punya cewek Rio? Yaudah sana turutin apa mau cewek lo kasian dia." Ucap Fajar dengan senyum simriknya.


Untung saja ada cewek mirip cabe disini jadi gue bisa berduaan dengan Jihan tanpa ada yang ganggu batin Fajar senang, awas suka!


"Iya betul tuh kata Fajar, sana! Kasihan tuh cewek lo." Ucap Jihan membenarkan ucapan Fajar, membuat Fajar lagi-lagi tersenyum senang.


Ada apa ini? kenapa gue seakan errr cemburu? batin Jihan yang sedang fokus ke arah lengan Rio, dimana tangan si cabe tengah memengang erat lengan Rio namun diam-diam Rio melepaskannya tapi tetap saja tak bisa. Seolah permen karet! namun ini yang bekas.


"Tuh dengar! Mending lo sama gue aja, dari pada disini! Lo gak jadi pengganggu mereka berdua?" Tanya Vina sambil menunjuk ke arah Jihan dan Fajar membuat Rio dengan terpaksa menuruti Vina, ingat dengan terpaksa!


Malah gue seneng jadi pengganggu lanjut Rio membatin, dirinya sudah didesak tiga orang sekaligus! mau bagaimana lagi?


"Yee, yang ada Fajar yang jadi pengganggu." gumam Rio menatap tajam Fajar dan dibalas tatapan santai dari Fajar, setelah itu Rio dan Vina berlalu pergi memesan makanan.


"Mereka cocok." Gumam Jihan sambil menatap sedih ke arah dua insan tersebut, ada rasa tidak rela dihatinya saat Rio tiba-tiba diambil oleh seorang gadis namun dia bisa apa? dia juga bukan siapa-siapanya? benarkan?


"Yuk lanjut makan! btw nanti pulang free kan? Ji? Jihan! Woyy! Lah malah ngelamun."


BERSAMBUNG~


SADGIRL UNTUK JIHAN AND MAAP-MAAP AJA NIH YE SADBOY UNTUK FAJAR KARENA NANTI JIHAN MA RIO😂


JANGAN LUPA LIKE👍 KOMEN💬 DI BAWAH YAH GUYSSS👇 FAVORIT JUGA 💟 DAN KASIH RANTING🌟😅😘


SEE YOU NEXT CHAPTER😉😄😅

__ADS_1


BABAY~


__ADS_2