Musuh Jadi Cinta?

Musuh Jadi Cinta?
39.EXTRA CHAPTER


__ADS_3

HAPPY READING


.


.


.


"Saat di samping mu aku seperti mentega di atas wajan panas, langsung meleleh"


Aksa Devian Saputra


.


.


.


4 bulan berlalu


"1...2...3" hitung gadis yang kini telah di baluti oleh gaun panjang berwarna putih sambil melemparkan sebucket bunga mawar ke pada semua orang orang yang nampak bahagia dipesta pernikahan dua sejoli yang baru saja menikah siapa lagi kalau bukan Jihan dan Rio.


Semua orang langsung berlomba lomba untuk mengambil sebucket bunga mawar itu.


Bruk


Bunga mawar tersebut mengenai Maira yang tengah bercanda gurau dengan Farel membuat semua langsung berfokus kepadanya.


"Hahaha, lo mau nikah lagi Ra?" goda Karina sambil menikmati minumannya.

__ADS_1


"Enak aja! gue masih sayang Farel kok" ucap Maira lalu merangkul mesrah Farel membuat Farel dengan senang hati membalas pelukan kekasihnya lalu semua langsung tertawa.


"Sorry gue gak bisa lama lama, selamat ya untuk pernikahan lo...gue tunggu momongannya" goda Karina lalu memeluk sekilas sepupunya itu.


"Apaan sih! udah jadi Ibu Ibu juga masih aja pakai lo-gue an" canda Jihan membalas pelukan sekilas Karina.


"Hahaha, eh Rio jaga baik baik sepupu kecil ku! kalau nakal kurung aja di kamar" ucapan Karina mampu membuat Jihan memajukan bibirnya beberapa centi.


"Santai, bila perlu aku ikat" jawab Rio membuat Jihan berdecak malas, Rio sama saja dengan Karina!


"Oy Ibu Ibu disana, udah belum arisan nya?" tanya Aksa tersirat nada candaan didalamnya.


"Aku laki laki woy!" jawab Rio membuat semua terkekeh.


Usai Karina dan Aksa pergi baru lah Farel dan Maira datang dan jangan lupa kan mereka bergandeng tangan layaknya pasangan baru, padahal mereka berdua sudah menikah dan bahkan paling lama pacaran.


"Eh sahabat ku dah nikah aja! padahal kemarin baru lahir" goda Farel lagi lagi membuat Jihan mengerucutkan bibirnya membuat semua langsung tertawa gemas akan tingkah Jihan.


"aku duluan ya! bye" pamit Farel dan Maira sambil melambaikan tangannya dan dibalas lambaian tangan oleh Jihan dan Rio.


Deg


Tiba tiba saja jantung Jihan berdetak lebih cepat dari biasanya karena ia menatap Vina dan Fajar yang akan kemari setelah kepergian Farel dan Maira tadi.


"Kamu undang mereka?" tanya Jihan ke Rio.


"Iya dia sahabat ku"


"Oh sahabat ya" ucap Jihan lalu mengetatkan rangkulannya dilengan Rio membuat Rio tersenyum melihatnya, ternyata Jihan bisa cemburu juga.

__ADS_1


"Selamat ya untuk kalian! semoga menjadi keluarga yang baik" ucap Vina tersenyum ramah membuat Jihan menatap nya tak suka.


"Woy woy jangan natap gitu sama calon istri ku!" ucap Fajar menjentikan jari nya diwajah Jihan membuat Jihan terkejut mendengarkannya, pasalnya duo sejoli itu tak pernah dekat akhir akhir ini namun sekarang malah berstatus calon istri?


Ini Jihan yang tak peduli sekitar atau memang dirinya yang kudet?


"Calon istri?" beo Jihan tak mengerti.


"Emang kalian aja yang boleh nikah, aku juga boleh dong sama dia pastinya! gak kalah cantikkan sama kamu" canda Fajar membuat Jihan lagi dan lagi mengerucutkan bibirnya.


Hey! ini kan hari pernikahannya! kenapa semua orang selalu mengodanya sih?


"Ku tunggu kabar baik dari kau bro" ucap Rio menepuk pelan bahu Aksa membuat Aksa tersenyum senang.


Setelah berjabat tangan dengan dua kekasih baru tadi Jihan langsung duduk dibangku yang disiapkan khusus sepasang suami istri dan diikuti Rio.


"huft" helaan nafas panjang dari Jihan ketika selesai berjabat tangan atau berpelukan sekilas dengan para tamu tapi masih ada lagi tamu dari papanya, ini sungguh melelahkan!


"Capek ya?" tanya Rio lalu tanpa aba aba menggendong ala brindal styel Jihan membuat Jihan sedikit terkejut.


"Sekarang giliran aku yang akan melayanimu" bisik Rio membuat bulu kuduk Jihan berdiri, ia sangat hafal betul dengan kode itu! sangat hafal!


TAMAT~


TERIMA KASIH YANG SUDAH LIKE, KOMEN, KASIH RANTING DAN TAMBAH KAN FAVORIT😄😊 AKHIR NYA TAMAT JUGA😅


MAKASIH UNTUK KALIAN YANG MARATHON BACA ATAU SETIA DENGAN CERITA ABAL ABAL KU INI😘❤


BABAY~

__ADS_1


__ADS_2