Musuh Jadi Cinta?

Musuh Jadi Cinta?
36.BE MINE?


__ADS_3

HAPPY READING


.


.


"Cinta itu kayak hukuman mati, kalau nggak di tembak ya digantungin"


Maira Amarissa


.


.


.


"Yes I want too" ucap Jihan pada akhirnya membuat semua langsung bersorak ria, tak masalah jika ini semua tantangan yang terpenting Rio tak dipermalukan karena telah ditolak.


"Wuihhhh, diterima dong"


"Pj oyyy jangan lupa"


"Mereka balikan atau pacaran beneran?"


"Jadi iri"


"Berkurang deh satu cogan"

__ADS_1


"Berkurang deh satu cecan"


Begitu lah sorakan dari murid murid yang hadir dalam perayaan hari kelulusan bahkan ada yang menvidio adegan tadi karena menurut mereka kedua sejoli itu sangat cocok, ditambah lagi mereka berdua tampan dan cantik.


Greb


Belum sempat Jihan menggambil bunga dari genggaman Rio, tiba tiba saja Rio memeluk erat tubuh Jihan yang sedikit mundur karena tidak siap dari pelukan tiba tiba dari Rio.


"Makasih" ucap Rio tulus yang masih dalam pelukan hangat Jihan membuat Jihan tiba tiba membalas pelukan Rio.


Ku harap ini beneran bukan kalah tantangan atau apa lah itu! batin Jihan


💝LIKE💝


OMG apa yang gue lakukan! haduh, dia ada di sana lagi ! batin Jihan cemas, ya usai acara tadi mendadak Jihan malah malu bertemu Rio yang kini tengah bercanda gurau dengan teman teman kelas nya sambil menduduki sepeda motor nya masing masing.


"Widih, mentang mentang dah punya cewek lo" goda teman Rio tapi tidak di hiraukan oleh Rio, ia malah memilih menghampiri Jihan.


Pleassss jangan kesini! mendadak gue pingin pipis batin Jihan yang tengah memohon mohon tapi tetap saja tidak menghentikan Rio .yang sekarang posisi nya didepan Jihan


"Sini ku antar" tawar Rio yang sudah merubah ucapan nya menjadi "aku-kamu" hanya untuk Jihan seorang.


Mampu* dia kesini! terus gue harus bilang apa? mana nggak ada taksi lagi batin Jihan yang sedari tadi bergulat dengan pikiran nya dan tanpa sadar melamun menatap wajah tampan milik seorang laki laki di depan nya yang sudah berstatus pacar nya tersebut?


"Hei kok melamun?" sambung Rio sambil menjentikan jari jari nya di depan muka Jihan berkali kali tapi tetap saja gadis tersebut melamun.


"Ah... apa Rio? sorry sorry gu- emm maksud nya tadi aku melamun" ucap Jihan yang sudah merubah ucapan nya menjadi "Aku-kamu" juga, entah lah dia malah mengikuti alur yang diberikan Rio.

__ADS_1


"Ayok sayang naik" ucap Rio lembut membuat Jantung Jihan berdetak lebih kencang dari biasanya dan mau tak mau Jihan menaiki motor Rio sambil menetralkan detak jantungnya membuat Rio terkekeh karena berhasil membuat pipi pacarnya tersebut memerah karena ulahnya sendiri.


❗KOMEN❗


"Makasih udah nganterin aku" ucap Jihan tulus dengan senyumannya.


"Kok makasih doang?" kesal Rio emm lebih tepat nya pura pura kesal, sengaja ingin mengerjai Jihan, nggak papa kan ngerjain pacar sendiri?


"Terus apa?" kening Jihan sudah mengkerut pertanda ia mulai binggung dengan ucapan Rio.


"Kiss nya belum?" goda Rio yang sukses membuat kedua pipi Jihan merah merona.


"Nggak! nanti aja nunggu udah sah!" ucap Jihan lalu menutup rapat rapat mulut nya.Bisa bisa nya dia keceplosan disaat saat begini! ia langsung merutuki kebodohannya, pasti Rio tengah berpikir yang nggak nggak!


"Oh ngode nih cerita nya... biar di nikahin? oke deh nanti aku bilang Mama sama Papa ku, dah sayang aku pulang dulu ya" pamit Rio lalu menstater motor nya dan mulai pulang menuju rumahnya.


Tolong siapa saja kubur gue hidup hidup batin Jihan yang sudah malu melebihi takarannya.


BERSAMBUNG~


AKHIRNYA OFFICIAL JUGA😆


LIKE, KOMEN, KASIH RANTING 5 DAN TAMBAH KAN FAVORIT 👈 JANGAN LUPA😄


SEE YOU NEXT CHAPTER😉


BABAY~

__ADS_1


__ADS_2