Musuh Jadi Cinta?

Musuh Jadi Cinta?
27. PESAWAT TERBANG KERTAS


__ADS_3

HAPPY READING😉


.


.


.


"membuat lo kesal aja gue suka, apalagi membuat lo tersenyum manis"


Ending Victario


.


.


.


"Ini gimana sih? gilak! susah banget soal ujian nya! duh, tuh Bu fisika apan si pakek acara ulangan dadakan lagi! kan gue gak belajar semalem" gerutu Jihan sambil memainkan bulpoin nya pertanda dia mulai pusing dengan soal soal di depan nya ini, banyak sekali angka angka yang membuatnya pusing mendadak.


"Duh, apan sih ini?" kesal Jihan karena seseorang telah melemparkan pesawat yang terbuat dari kertas, ia langsung melihat sekeliling tapi nihil tidak ada yang mencurigakan di kelas nya.


"Pasti orang iseng nih" Jihan langsung membuka kesal pesawat kertas tersebut dan wow! betapa terkejutnya ia melihat jawaban di pesawat kertas tersebut tanpa babibu Jihan langsung menyalin jawaban tersebut membuat Maira yang sedari tadi memijat pelipis nya pusing langsung menoleh ke Jihan karena dengan santai nya Jihan menjawab semua soal fisika tersebut yang mampu membuat kepala nya hampir pecah.


"Woy! woy! lo nyontek yah?" bisik Maira pelan membuat Jihan hampir kaget.

__ADS_1


"Apa sih! gue cuma nyalin doang kok, nih lo kalau mau nyalin juga" bisik jihan sambil menyerahkan selembar kertas membuat Maira langsung melototkan mata nya kaget dan menelitih surat tersebut tiba tiba Maira tersenyum simrik.


"Apa an nih?" tunjuk Maira pada di belakang kertas tersebut membuat Jihan sukses melototkan mata nya tajam.


Gitu aja lo gk bisa! nih gue kasih jawaban, jangan lupa teraktiran nya!'


"A apa" Jihan langsung merebut paksa lembaran berisikan jawaban tersebut, seketika pipi Jihan memerah ketika membaca tulisan tersebut membuat Maira terkekeh melihat nya.


"Lo nyalin punya gue aja, kertas ini gue aja yang pegang" ucap Jihan memberikan lembaran nya lalu memalingkan wajah nya kesembarang arah.


Apa apa an ini! ternyata dari dia! tapi berkat dia gue jadi tertolong batin Jihan menutup wajah nya malu mungkin sekarang semburat merah di pipi nya makin banyak.


♡ TAMBAHKAN FAVORIT ♡


"Kira in dah lupa" guman Jihan pelan tapi masih sempat di dengar Rio.


"Kalau masalah makanan gue gak akan lupa apalagi makanan nya gratisan" ucap Rio tersenyum amat lebar dan hebat nya membuat para siswi yang tak sengaja melihat senyum Rio hampir pingsan di tempat.


"Dengar aja lo dugong berkaki" ucap Jihan malas.


"Aww, kalian so sweet banget sih kan dedek jadi kepingin" ucap Maira alay yang sedari tadi mengamati akitivitas Rio dan Jihan.


Lupa gue kalau masih ada dia di sini batin Jihan menepuk jidat nya pelan.


"Najis" ucap Rio dan Jihan kompak.

__ADS_1


"Lo ngapain sih copy paste ucapan gue?"


"Dih, situ yang copy paste!"


"Kan mulai lagi, dah lah dedek mau pergi dulu mau ke kelas prince Farel tersayang byeee jangan rindu~" ucap Maira melambaikan tangan nya lalu pergi dan di balas wajah pura pura muntah dari Rio dan Jihan.


"Temen lo tadi kena virus ogeb milik lo yah?" tanya Rio yang langsung mendapatkan jitakan pedas dari Jihan.


"Sembarang aja tuh mulut kalau bicara, belum pernah ciuman sama sepatu gue yah?" tanya Jihan balil yang sudah mempersiapkan ancang ancang mengambil sepatu nya.


"Ciuman sama pemilik sepatu nya boleh gak?" tanya Rio balik tapi mampu membuat jantung Jihan seakan lari maraton.


"Apa an sih! lo jadi gak?" ucap jihan lalu pergi meninggalkan Rio di kelas nya, tidak mau memperlihatkan semburat merah di pipi nya.


"Jadi dong" jawab Rio lalu belari menyusul Jihan sambil terkekeh.


BERSAMBUNG~


CIEEE YANG MULAI MEMBUKA HATI NYA😅😆


JANGAN LUPA LIKE👍 KOMEN💬👇 KASIH RANTING🌟 AND TAMBAH KAN FAVORIT💟 JIKA SUKA DENGAN CERITA INI😀😉


SEE YOU NEXT CHAPTER😉😁


BABAY~

__ADS_1


__ADS_2