
" Kalau begitu mari ikut saya " Ucap Liam sembari berjalan.
Kirana mengikuti Liam dari belakang kemudian setelah itu Liam lalu membukakan pintu mobilnya itu.
" Silahkan " Ucap Liam membari membukakan pintu mobilnya itu
" Terimakasih " Ucap Kirana sembari masuk ke dalam mobil tersebut .
Kirana tidak menyangka kalau ia akan menaiki mobil limosin yang begitu mewah seperti ini, karna ia tau orang orang memiliki mobil mewah seperti ini bukan lah orang biasa meskipun kedua orangtua orang begitu kaya ia pun tak mempunyai mobil mewah seperti ini .
" Ohiya Tara dimana? " Ucap Kirana
" Maaf saya tidak tau " Ucap Liam
" Lalu sekarang kita akan kemana? "
" Tara menyuruhku untuk membawa anda ke markas besar " Ucap Lim
Yang Kirana pikirkan saat ini ia hanya ingin bertemu dengan Tara secepatnya .
" Hey apa kau masih mengingatku? "
" Kau ada apa kau menemuiku lagi " Ucap Tommy.
Tiba tiba di belakang topi ada seseorang yang menutup wajahnya itu oleh sesuatu, Tommy pun tak bisa melihat apa apa setelah orang itu menutupi semua wajah Tommy.
" Woy apa yang kalian lakukan, lepaskan aku!!" Ucap Tommy.
Tommy lalu di masukan ke dalam mobil ia tidak tau akan di bawa kemana ia itu, setelah perjalanan yang cukup lama mobil yang Tommy naiki berhenti, Tommy lalu di bawa keluar setelah Tommy di bawa ke salah satu Ruangan kemudian penutup yanh menutupi seluruh wajah Tommy di buka dan betapa terkejutnya Tommy ketika melihat Tara ada di hadapannya itu.
" Kenapa apa kau terkejut melihatku" Ucap Tara
" Ka......Kau" Ucap Tommy sembari terbata bata
" Kenapa apa kau tekejut melihatku seperti ini " Ucap Tara.
Kemudian Tara Menyuruh orang orangnya itu untuk menunjukan sesuatu kepada Tommy, Kemudian Bimo dan yang lain membawa kedua orang suruhan Tommy itu ke hadapannya, Bimo melempar kedua orang itu di hadapan Tommy, Dengan tangan dan kaki yang di ikat serta wajah yang di lumuri oleh darah Tommy pun terkejut melihatnya.
__ADS_1
" Kenapa apa kau terkejut melihat kedua anjing peliharaan mu seperti ini " Ucap Tara sembari menginjak kepala orang suruhan Tommy
Tommy hanya bisa diam saja karna ia tidak tau harus berbuat apa saat ini melihat kedua orang suruhan andalannya seperti ini ia pun tak bisa berbuat apa apa.
" Ampuni saya tuan saya tidak tau kalau orang yang dia suruh untuk saya habisi adalah anda tuan " Ucap Orang suruhan Tommy kepada Tara
" Sutt sudah berisik " Ucap Tara sembari kembali menginjak kepalanya itu.
" DUKK!! "
" Sebenarnya siapa kau " Ucap Tommy sembari terbata bata
" Kau tidak perlu tau siapa aku, Aku ingatkan kau kecoa seperti ini tidak mungkin bisa melukaiku apalagi mencoba untuk menyingkirkan ku " Ucap Tara sembari berjalan menghampirinya.
Tommy hanya bisa diam saja sembari keringat trus membasahinya.
" Kau tau kau baru saja melukai wanitaku ia terjatuh di sepeda motorku tadi meskipun aku berhasil melindunginya tapi ia tetap saja terluka, kau masih ingat kata kata Gino yang waktu itu ia katakan kepadamu " Ucap Tara
" Kalau kau berani menyentuhnya apalagi sampai membuatnya terluka akan ku potong semua jari jarimu itu " Ucap Gino yang kembali mengingatkan Tommy
Tara kemudian memukul perut Tommy dengan sangat kuat sampai Tommy terjatuh.
kemudian tiba tiba semua orang orang suruhan Tommy yang selalu mengawal Tommy berada disana, Tommy tak menyangka kalau semua orang orangnya itu ada disana.
" Kenapa kalian semua diam saja cepat habisi dia , aku membayar kalian bukan hanya untuk diam saja " Ucap Tommy kepada semua orang orangnya
" Maaf tuan kami semua tidak mungkin melawannya kami semua tidak berani " Ucap salah satu orang Tommy itu
" Apa memangnya siapa orang itu kenapa kalian tidak berani pada orang seperti dia!! " Ucap Tommy
" Maaf tuan orang yang anda maksud itu dia adalah pemimpin semua anggota seperti kita, apa anda tau nama gangster yang sangat di takuti di kota ini "
Tommy terkejut mendengar itu
" tapi bukannya orang itu sudah lama menghilang jangan jangan orang itu bos gangster selalu mafia terbesar di kota ini yang begitu di takuti, Tidak mungkin tidak mungkin dia orangnya " Ucap Tommy di dalam hatinya itu
Tommy trus menyuruh semua orang orangnya itu untuk menghabisi Tara tapi mereka semua sama sekali tak menuruti perintah Tommy, mereka hanya dia saja, kemudian Tara menghajar Tommy di hadapan orang orangnya itu, mereka semua hanya bisa diam saja melihat Tommy seperti itu, Tara trus mengajar sampai darahpun mulai meluri wajah Tommy.
__ADS_1
" A......Aku Minta maaf Tara, Tolong ampuni Aku " Ucap Tommy yanh terbata bata itu.
" BUKK!!! "
Salah satu gigi Tommy pun ada yang copot ketika Tara memukul wajahnya itu, tidak ada satu orang yang berani menghentikannya.
" Tara Lim memberitahu katanya Kirana sudah ada dirumahmu ia sedang menunggumu sekarang " Ucap Gino
Tara yang sedang mencengkeram rambut Tommy kemudian ia melepaskannya.
" Kalau begitu sisanya kalian yang urus " Ucap Tara sembari berjalan keluar dari sana.
Di ikuti oleh Bimo berdua lalu pergi dari sana , Gino lalu menarik lengan Tommy setelah itu Gino meletakannya di atas meja yang ada disana.
" Tolong tolong maafkan aku, aku benar benar minta maaf aku tidak akan mengganggu Kirana lagi, aku berjanji " Ucap Tommy yang ketakutan itu.
Di sisi lain Kirana baru saja selesai di obati oleh Anna pacar Gino.
" Huh akhirnya selesai juga " Ucap Anna
" Terimkasih " Ucap Kirana
" Sama sama " Ucap Anna sembari tersenyum.
Setelah itu Anna lalu duduk di samping Kirana , Anna lalu mengajak Kirana mengobrol sambari menunggu Tara , Banyak sekali yang mereka bicarakan .
" Di sini memang selalu ramai yah, banyak sekali orang disini sampai di depan gerbang pun ada banyak orang " Ucap kirana
" Tempat ini memang selalu ramai tidak pernah tidak ada orang apalagi sampai sepi, Aku senang tempat ini sudah kembali seperti dulu " Ucap Anna sembari tersenyum
Tak lama Tara pun datang bersama Bimo semua orang yang ada disana seketika beridiri ketika melihat Tara sudah kembali , Tara kemudian menghampiri Kiran yang sedang di duduk di sofa.
" Syukurlah kau tidak apa apa " Ucap Tara sembari memeluk Kirana.
Kirana yang melihat Tara baik baik saja seperti itu perasaan khawatir dan rasa cemasnya itu seketika menghilang ia sangat senang karna Tara baik baik saja, Kirana pun balik memeluk Tara.
" Kenapa kau menyuruhku pergi tadi apa kau tidak tau kalau aku takut terjadi apa apa padamu " Ucap Kirana
__ADS_1
" Maafkan aku " Ucap Tara sembari masih memeluknya
" Lain kali aku tidak ingin seperti itu lagi aku tidak ingin meninggalkanmu lagi, apapun yang terjadi aku akan trus bersamamu " Ucap Kirana.