
Ketika Kirana melihat Nino disana, Kirana melihat luka yang di derita oleh Nino bisa di bilang sangat parah apalagi di bagian kepalanya.
" Kata dokter luka yang sangat serius ada di bagian kepala Nino " Ucap Nina
" Astaga "
" mereka kejam sekali sampai membuat Nino sampai seperti ini "
" Apa sebelumnya Nino mempunyai masalah dengan orang orang itu sampai mereka melakukan Hal seperti ini kepada Nino? "
" Aku sendiri tidak tau " .
Kemudian mereka berdua pergi ke salah satu ke Cafe untuk melanjutkan pembicaraannya itu, setelah mereka sudah berada di salah satu Cafe, Kirana dan Nina lalu memesan sebuah kopi dan beberapa makanan kecil.
" Kirana aku minta maaf soal masalah kemarin karna aku tidak bisa membantumu, tapi aku percaya padamu kalau kau bukan lah orang seperti itu " Ucap Nina
" Iya tidak apa apa Nina aku mengerti dan terimakasih karna tidak mempercayai omongan mereka berdua "
" Aku yakin kau bukalah orang yang seperti itu karna aku tau kau itu orang seperti apa, makanya aku sama sekali tidak mempercayai omongan mereka sama sekali, meskipun aku baru saja mengenalmu "
" Sekali lagi aku berterimakasih padamu, Ohiya ngomong ngomong apa kau sudah mendapatkan pekerjaan mu Itu? " Ucap Kirana sembari meminum kopi peranannya itu
" Belum aku padahal aku sudah berusaha keras untuk mendapatkan pekerjaan "
" Kalau kau mau kau bisa bekerja di tempatku kebetulan aku membutuhkan pegawai baru "
" Hah benarkah "
" Iya kalau kau mau besok pagi kau bisa datang ke Cafe ku nanti "
" Mau mau nanti besok aku akan datang ke Cafe Kirana, nanti aku juga akan membawa surat lamaran kerjanya"
" Tidak perlu kau bisa langsung bekerja "
" benarkah " Ucap Nina sembari memegang tangan Kirana
" Iya benar "
" Terimakasih Kirana " Ucapa Nina sembari memeluk Kirana.
Setelah itu Kirana lalu kembali ke Cafenya itu.
" Bu tadi anda kenapa buru buru sekali apa ada sesuatu? " Ucap Rina salah satu pegawai Kirana
" Tidak ada apa apa " Ucap Kirana sembari tersenyum
__ADS_1
" Ohiya bu tadi ada seorang laki laki yang mencari anda "
" Siapa sekarang dimana orangnya? "
" Saya juga tidak tau siapa orang itu, orang itu baru saja pergi bu "
" Orangnya seperti apa? "
" Orangnya tampan dan juga sangat rapi ".
Kirana tidak tau siapa orang yang mencarinya itu dari ciri ciri yang di beritahu oleh Rina sama sekali tidak mirip dengan Tara karna tidaklah seperti itu dia tidak berpakaian rapi sama sekali meskipun memang wajahnya sangat tampan, Tara terlihat sangat badboy dan jauh dari kata rapi .
" Siapa yah " Ucap Kirana
" Orang itu menaiki mobil mewah bu " Ucap Rina.
Kirana semakin yakin kalau yang mencarinya itu bukanlah Tara karna ia tau Tara selalu menggunakan sepeda motor.
" Baiklah kalau begitu terimakasih " Ucap Kirana
" Iya sama sama bu " .
Di depan meja dekat pembuatan Kopi Kirana masih memikirkan orang yang mencarinya itu.
" Bu apa anda baik baik saja " Ucap Shendy pegawai Kirana itu
" Heheh iya saya baik baik saja kok " Ucap Kirana sembari tersenyum.
Tiba Tiba ponsel Kirana bergetar setelah Kirana melihatnya ternyata ada pesan dari Tara.
" Tidak biasanya dia mengirimku pesan " Ucap Kirana sembari membaca pesan tersebut.
" apa kau sudah makan hari ini " Ucap Tara dari pesan yang ia kirimkan
" Orang ini memang seperti hantu selain dia suka muncul secara tiba tiba sekarang iapun tiba tiba mengirim pesan seperti ini " Ucap Kirana.
Kirana pun lalu membalas pesan tersebut tak lama hanya beberapa kali saja Kirana dan Tara saling mengirim pesan setelah itu Tara kembali menghilang.
" Sekarang dia menghilang lagi " Ucap Kirana sembari menyimpan kembali ponselnya itu.
Hari itu Kirana cukup sibuk karna hari ini ia banyak sekali kedatangan pengunjung selain Cafe Kirana ini terkenal dengan kopinya yang enak tempatnya pun sangat bagus dan nyaman terlebih lagi hari ini hujan yang begitu deras membasahi kota.
" Wah ramai sekali tidak biasanya " Ucap Rina kepada Kirana.
Karna begitu banyaknya pengunjung Kirana pun membantu para pegawainya itu, Kirana pun ikut memberikan pesanan kepada para pelanggan selain itu Kirana pun ikut membuat Kopi sisanya di kerjakan oleh para pegawainya itu , tak terasa Hari pun sudah mulai menjelang sore hari hujan masih turun dan sama sekali belum reda semakin lama pengunjung yang datang semakin ramai.
__ADS_1
" Wah sepertinya cafemu sedang kedatangan banyak pengunjung " Ucap Tara sembari duduk di depan meja untuk memesan.
" Tara kenapa kau tiba tiba ada disini " Ucap Kirana yang terkejut karna melihat Tara tiba tiba ada di sana
" Katanya kopi disini sangat enak apa aku boleh memesan empat kopi untuk kedua temanku dan satu untuk pemilik toko ini " Ucap Tara sembari tersenyum kepada Kirana
" Baiklah empat kopi akan segera saya antar tuan " Ucap Kirana sembari tersenyum balik kepada Tara.
Tara, Bimo dan Gino mereka berdua lalu duduk di salah satu meja yang kosong setelah itu tak lama, Kirana dan pelayannya datang ke meja Tara sembari membawa kopi pesanan mereka.
" Bagaimana kopinya " Ucap Kirana sembari duduk di samping Tara .
" Wah benar ternyata kopi disini memang enak " Ucap Bimo yang sudah mencoba kopi tersebut
" Iya apalagi di nikmati saat turun hujan seperti ini " Ucap Gino
" Lalu Menurutmu bagaimana Tara? " Ucap sang pacar Kirana
" Hmmm Enak apa nanti setelah menikah dapat menikmati kopi seenak ini setiap hari " Ucap Tara sembari tersenyum lebar kepada Kirana.
Kirana yang tersipu malu ia langsung mencubit Tara dengan sangat kuat.
" ADUU DUU DUH!!! " Ucap Tara.
" Tunggu sebentar aku harus membantu dulu yang lain nanti aku kembali lagi kesini " Ucap Kirana sembari berdiri dari tempat duduknya.
Kirana lalu kembali membantu para pegawainya itu, Tara yang berada disana ia trus memandangi Kirana yang sedang bekerja.
" Tara ini " Ucap Bimo sembari memberikan Rokok kepadanya.
" Terimakasih " Ucap Tara.
malam pun tiba Bimo dan Gino sudah pergi dari sana sedangkan Tara ia masih berada disana sampai Kirana menutup Cafenya itu karna hari ini Kirana kedatangan banyak pengunjung ia jadi menutup Cafenya itu sedikit lebih malam.
" Sepertinya hari ini sangat ramai sekali dari tadi pengunjungnya semakin lama semakin banyak " Ucap Tara sembari membantu Kirana menutup cafenya itu
" Iya aku sangat senang sekali "
" Syukurlah kalau begitu.
Setelah Kirana dan Tara selesai menutup Cafe Tara lalu mengantar Kirana pulang.
" Hai apa kau yang bernama Tommy "
" Siapa kalian? " Ucap Tommy yang terkejut ketika melihat begitu banyak orang yang tak di kenal tiba tiba ada di hadapanya itu.
__ADS_1