My Boyfriend Is A Gangster Bos

My Boyfriend Is A Gangster Bos
Episode 5


__ADS_3

Keesokan Harinya di sore hari Rangga kembali menemui Kirana di tempat kerjanya itu , Kirana masih bersikap seperti biasanya kepada Rangga maupun Givan.


" Kirana aku mau minta maaf soal masalah kemarin, aku dan Givan tidak bermaksud seperti itu aku dan Givan hanya khawatir kepadamu aku dan dia tidak ingin melihatmu bersedih lagi seperti saat Tommy menyakitimu " Ucap Rangga sembari menerima kopi yang di berikan oleh Kirana


" Iya tidak apa apa aku mengerti dan terimakasih karna kalian berdua sudah peduli kepada ku" Ucap Kirana sembari ia duduk.


" Lalu hubunganmu dengan Tara bagaimana? "


" Iya begitu lah baik baik saja " Ucap Kirana sembari meminum kopi


" Menurutmu dia itu orang seperti apa? "


" Aku tidak tau karna aku belum terlalu mengenalnya "


" Tapi apa kau sudah menyukainya? " Ucap Rangga sembari mantap wajah Kirana


" Kalau di bilang menyukainya iya aku menyukainya karna dia orang yang baik, untuk sayang kepadanya sepertinya aku masih belum bisa melupakan Tommy sepenuhnya "


" Lalu apa kau yang akan kau lakukan sekarang apa kau akan trus melanjutkan hubunganmu itu denganya meskipun kau menyadari itu kalau kau masih belum bisa melupakan Tommy "


" Aku tidak tau untuk saat ini aku akan menjalani hubungan ini entah bisa atau tidak aku membuka hatiku untuk Tara, aku harus mencobanya dulu karna aku sendiri tidak mau trus seperti ini namun jika tetap tidak bisa aku akan mengakhiri hubungan ini "


" Begitu baiklah " Ucap Rangga.


Setelah itu Rangga kemudian berpamitan kepada Kirana untuk pulang , Kiranapun mengantar Rangga sampai depan pintu cafenya itu setelah Rangga pulang Kirana melanjutkan pekerjaannya itu , kemudian saat hari menjelang sore tiba tiba hujan turun, melihat Hujan yang turun membasahi kota Kirana sangat senang ketika ia melihat Hujan seperti itu Kirana merasa sangat nyaman menikmati turunnya hujan sembari mencium anginya aroma kopi di tempatnya itu .


Tiba tiba ponsel Kirana bergetar ketika Kirana hendak melihatnya ternyata itu pesan dari Nadia yang mengajaknya bertemu di salah satu tempat nanti malam, Kirana pun membalasnya dengan menerima ajakannya itu, ia melihat ponselnya tidak ada satupun pesan dari Tara, mereka berdua memang jarang sekali saling berbicara lewat pesan apalagi menelpon, Kirana benar benar tidak mengerti dengan Tara karna baru kali ini dia merasakan berpacaran seperti ini.

__ADS_1


" Orang ini benar benar dingin sekali dia sulit untuk di mengerti " Ucao Kirana sembari kembali memasukan ponselnya itu.


Kemudian malam pun tiba ketika Kirana keluar dari Cafenya itu Kirana terkejut ketika melihat Tara tiba tiba ada disana.


" Hai Kirana " Ucap Tara sembari berjalan menghampirinya


" Tara kenapa kau tiba tiba ada disini, kenapa kau tidak memberitahuku dulu kalau kau akan datang kemari " Ucap kirana


" Tadinya aku mau mau memberitahumu dulu tapi aku takut kau sedang sibuk makanya aku langsung datang kemari , Kau rapi sekali apa kau mau pergi? "


" Iya aku mau bertemu dengan Nadia "


" Begitu aku kira kau tidak akan pergi kemana mana hari ini "


" Memangnya ada apa? "


Tara kemudian kembali menaiki sepedanya motornya itu.


" Tunggu Tara " Ucap Kirana sembari berlari menghampirinya


" Iya ada apa? "


" Kalau kau mau ikut kau bisa pergi denganku kesana "


" Apa tidak apa apa aku ikut? , Apa aku tidak akan mengganggu kalian " Ucap Tara sembari menatap wajah Kirana


" Tidak apa apa kok lagian sebenarnya aku tidak ingin pergi kesana namun aku merasa tidak enak jika menolak ajakan Nadia "

__ADS_1


" Kalau begitu ayo naik aku temani kau kesana" .


Kirana pun lalu pergi bersama ke Tara ke tempat dimana Nadia dan teman temannya itu berada, Sebenarnya Kirana sudah tau apa yang akan seperti ketika ia berada disana suasan yang tidak asing akan dia rasakan ketika ia bersama teman temannya itu, Tak lama mereka pun sampai disana.


" Ayo kita masuk " Ucao Kirana kepada Tara


" Iya kau masuk duluan saja aku nanti aku menyusul " Ucap Tara sembari melepaskan hemlmnya itu.


Kiranapun lalu masuk lebih dulu disana Kirana lalu di sapa Oleh Nadia dan Juga teman temannya yang lain ,disana Kirana melihat seseorang yang tidak asing, Ia melihat ada Tommy dan Sodara Tirinya itu ada disana.


" Halo Kirana lama tidak berjumpa " Ucap Tommy kepada Kirana


" Iya ".


Kirana merasa tidak nyaman ketika melihat mereka dua juga ada disana, Kirana tidak tau kalau mereka berdua juga ada disana dan ikut bergabung bersama mereka, Kirana merasa akan terjadi sesuatu yang buruk yang akan menimpanya ketika melihat mereka berdua ada disana dan ternyata dugaan Kirana itu benar .


Tiba tiba di hadapan banyaknya orang disana Ariska Sodara Tiri Kirana mempermalukan Kirana dengan berbicara yang tidak tidak tentang Kirana selain itu ia juga memberitahu teman teman Kirana kenapa Tommy meninggalnya dan lebih memilih dirinya di bandingkan dengan Kirana kakak tirinya itu, Kirana tidak menyangka dengan apa yang di lakukan Ariska itu, ia berbicara dengan keras kalau kakak tirinya itu adalah seorang wanita yang nakal ia dan suka tidur dengan laki laki lain yang bukan pacar atau suaminya.


" Ariska apa yang kau bicarakan itu " Ucap Kirana sembari berdiri dari tempat duduknya itu


" Kenapa apa kakak malu jika teman teman Kakak tau kalau orang yang mereka anggap orang baik baik ternyata aslinya tidak seperti itu, aku mencoba memberitahu mereka jika kau memang seperti itu " Ucap Ariska sembari tersenyum kepada Kirana.


semua orang yang mendengar itu tidak menyangka jika Kirana yang mereka kenal ternyata sebenarnya seperti itu apa lagi teman teman Kirana mereka semua tidak menyangka mendengar itu.


" Jadi itu alasannya kenapa Tommy meninggalkan mu dan lebih memilih adikmu Kirana, aku tidak menyangka teman yang selama ini aku kenal ternyata orang seperti itu " Ucao Givan.


Kirana mencoba menjelaskannya kalau semua yang di katakan oleh adiknya itu tidaklah benar namun karna Tommy juga ikut membantu adiknya itu semua orang semakin tidak mempercayai Kirana dan lebih percaya dengan kata kata Ariska dan juga Tommy , Kirana tidak menyangka kalau teman teman yang dia anggap sebagai teman dekatnya itu ternyata lebih mempercayai mereka berdua di bandingkan denganya , Kirana juga melihat Nadia hanya diam saja dan tidak membantunya , kini teman teman Kirana malah ikut mempermalukannya dan mulai ikut mengatangatai Kirana, mereka merasa malu karna sudah mempunyai teman seperti Kirana .

__ADS_1


Kirana yang sudah tidak kuat lagi menahan air matanya itu seketika tumpah lah air matanya itu, Kirana pun lalu memutuskan untuk pergi dari sana.


__ADS_2