
Kirana lalu mengambil Tasnya itu dan segera pergi dari sana
" DUKK "
" Kirana ada apa? " Ucap Tara sembari menahanya
" Aku ingin pulang " Ucap Kirana sembari tersedu sedu
Kemudian salah satu teman Kirana yaitu Nina menghampiri mereka berdua.
" Kirana tunggu sebentar " Ucap Nina
" sebenarnya ada apa ini kenapa dia bisa menangis seperti ini " Ucap Tara kepada Nina
" Anu sebenarnya... "
" Aku ingin pulang " Ucap Kirana dengan suara yang cukup keras.
Tara menatap mereka semua sebelum ia membawa Kirana pergi dari sana.
" Kau kenapa sayang? " Ucap Givan kepada Nadia
" Anu... tidak apa apa " Ucap Nadia.
di sepanjang perjalana Kirana tidak berbicara sama sekali ia hanya terdiam memandangi jalanan, Tara kemudian memberhentikan motornya itu di salah satu Taman setelah itu Tara lalu turun dari motornya itu, Kirana tidak tau Tara pergi kemana tak lama Tara kembali menemuinya sembari membawa minuman.
" Ini minumlah dulu " Ucap Tara sembari memberikan minuman kepada Kirana
Kirana pun lalu meminum minuman kopi dalam kaleng itu.
" Sebenarnya apa yang terjadi kenapa kau menangis seperti itu? " Ucap Tara sembari menyalakan Rokoknya itu
Kirana tidak menjawabnya ia hanya diam saja , karna Kirana tidak mau memberitahunya Tara pun tidak lagi menanyakan hal tersebut kepadanya, kemudian Tara mengajak Kirana untuk jalan jalan sebentar mengelilingi tamantersebut setelah mereka berdua selesai mengelilingi taman itu, mereka lalu duduk di bangku taman yang ada disana .
" Kau tau jika kau menunggu semua masalahmu itu sendirian akan terasa sangat berat namun jika kau ingin membagi semua masalahmu itu dengan orang orang terdekatmu berat yang kau bawa sendirian itu akan terasa lebih ringan " Ucap Tara sembari menatap kolam yang ada di hadapannya itu
" Tara kenapa kau mau menjadi pacarku? " Ucap Kirana kepadanya
" Kenapa kau tiba tiba bertanya seperti itu? " Ucap Tara sembari menatap wajah Kirana
" Aku hanya ingin tau apa ada sesuatu yang kau ingin kan dariku? "
" Kenapa kau mempunyai pikiran seperti itu, apa karna masalah tadi kau jadi beranggapan bahwa semua orang itu sama seperti mereka? ".
Kirana lalu memberitahu Tara akan kejadian sebelumnya Kirana menceritakan semuanya kepada Tara.
__ADS_1
" Jika kau berada disana tadi apa kau akan lebih percaya padaku apa lebih percaya kepada mereka dan apa kau masih mau menjadi pacarku ? " Ucap Kirana kepada Tara
" Kau ini lucu sekali mana mungkin aku percaya dengan perkataan bodoh seperti itu "
" Namun jika itu benar aku seperti itu apa kau masih mau kepadaku? "
" Jika itu benar aku tidak peduli , aku tetap akan bersamamu "
" Kenapa apa alasannya kau masih mau bersamaku? "
" Jawabnya sederhana "
" Apa? "
" Karna aku menyayangi mu apa itu cukup untuk menjawab semua pertanyaan mu? "Ucap Tara sembari menatap wajah Kirana
" Apa ada sesuatu yang kau inginkan dariku sampai kau seperti ini kepada ku? "
" jika aku menginginkan sesuatu darimu aku sudah mendapatkannya saat itu juga, karna mendapatkan apa yang aku inginkan Menurutku itu sangat mudah untukku, tidak ada apapun yang aku inginkan darimu mau itu Cafe mu atau apapun itu " Ucap Tara
" Aku tidak butuh uangmu atau Cafe mu yang kecil itu aku bisa mendapatkan yang lebih dari itu jika aku mau " Ucap Tara sembari menatap tajam Kirana.
Setelah pembicaraan yang cukup panjang mereka berdua lalu pergi dari sana , sebelum mengantar Kirana pulang Tara sempat membawa Kirana ke beberapa tempat di sana Kirana mendapatkan banyak makanan dari beberapa pedagang di sepanjang perjalanan pulang Kirana hanya memakan makanan yang di bawanya itu.
" Aku tidak menyangka ternyata badanmu yang kurus itu ternyata makanmu banyak juga " Ucap Tara
" Aku tidak bilang seperti itu "
" Bohong aku tau kau apa isi pikiran mu itu " Ucap Kirana sembari mencubit Tara
" Adu duh " .
" Oh iya Tara mereka itu siapa kenapa ketika semua pedagang disana melihat mu mereka semua menyapamu bahkan mereka juga memberimu banyak sekali makanan ? "
" Aku tidak tau padahal aku hanya ingin jalan jalan saja kesana karna sudah lama aku tidak pernah kesana "
Kirana merasa lebih baik sekarang dari pada sebelumnya kini ia pun mulai kembali sebelumnya .
" Tara terimakasih " Ucap Kirana
" Terimakasih untuk apa? "
" Terimakasih karna kau sudah membuatku lebih baik sekarang "
" perasaan Aku tidak melakukan apa apa , mungkin karna kau banyak makan jadi kau merasa lebih baik sekarang "
__ADS_1
Kemudian mereka berdua pun sampai di apartemen Kirana, Kirana pun lalu turun dari sepeda motor Tara sembari membawa makanannya itu.
" Terimkasih " Ucap Kirana
" Sama sama "
" Kalau begitu sampai jumpa ".
" Tunggu Kirana " Ucap Tara yang melihat Kirana yang pergi
" Ada apa? "
Tara kemudian Turun dari motornya itu lalu menghampiri Kirana.
" Jika terjadi sesuatu seperti itu lagi kepadamu beritahu aku " Ucap Tara
" Iya tenang saja , lagian tidak akan pernah terjadi lagi " Ucap Kirana sembari tersenyum kepada Tara
" Jika mereka berani membuatmu meneteskan air matamu lagi aku tidak akan seperti itu nanti , tidak akan aku biarkan siapapun yang membuat mu menangis lagi " Ucap Tara sembari memegang wajah Kirana.
Kirana seketika terdiam ketika melihat Tara seperti itu kepadanya.
" Kalau begitu selamat malam " Ucap Tara sembari mencium Kening Kirana.
Kirana terdiam seperti patung setelah Tara mencium keningnya itu, Kirana tidak bisa berbicara satu katapun ia hanya bisa diam sembari melihat Tara pergi meninggalnya, setelah Tara sudah tidak ada disana Kirana kemudian memegang keningnya itu.
Keesokan Harinya Kirana mendapatkan telpone dari Nina, Kirana terkejut ketika mendengar salah satu temannya Nino masuk rumah sakit.
" Hah yang benar kenapa Nino bisa masuk rumah sakit, memangnya apa yang terjadi padanya " Ucap Kirana
" Nanti aku ceritakan sebaiknya kau segera kemari " Ucap Nina.
Kiranapun lalu bergegas untuk pergi ke rumah sakit, cukup lama Kirana untuk sampai kesana karna ia menggunakan kendaraan umum yaitu bus, setelah cukup lamanya Kiranapun sampai disana.
" Bagaimana kondisi Nino sekarang " Ucap Kirana sembari berjalan menghampiri Nina
" Sekarang dia baik baik saja "
" Syukurlah kenapa dia bisa seperti itu bukan kemarin dia baik baik saja " .
Nina Lalu memberitahu Kirana kalau sebelumnya setelah malam tadi Givan dan Nino di kejar oleh segerombolan orang yang tidak di kenal Givan berhasil melarikan diri sedangkan Nino mereka berhasil menangkap Nino, dan entah apa yang sudah mereka lakukan kepada Nino, Tiba tiba saja Nina melihat Nino sudah seperti ini.
" Katanya bukan hanya mereka berdua saja hampir semua orang yang berada di sana, mereka semua tiba tiba di kejar oleh orang orang yang tidak kita kenal sama sekali " Ucap Nina kepada Kirana
" Kenapa bisa seperti itu? , Kau sendiri bagaimana? "
__ADS_1
" Kalau aku ketika aku pulang dari sana tidak ada sesuatu yang terjadi kepada, makanya aku terkejut ketika mendengar itu karna ketika aku pulang aku aman aman saja " Ucap Nina.
" Huh syukurlah kalau begitu ".