My Boyfriend Is A Gangster Bos

My Boyfriend Is A Gangster Bos
Episode 16


__ADS_3

" Hilang bagaimana? " Ucap Kirana


" Hilang seperti di potong karna jarinya pun tidak ada di tempat Tommy kecelakaan " Ucap Nina


" Bagaimana bisa seperti itu? "


" Aku sendiri tidak tau "


" Apa kau sendiri sudah menjenguknya ? "


" Belum sepulang kerja nanti aku akan pergi menjenguk Tommy bersama teman teman, apa kau mau ikut? "


" Iya nanti aku ikut ".


Carnaval sudah di mulai dan seperti dugaan Kirana Cafe antique miliknya penuh di datangi oleh para pengunjung karna Ramai sekali orang yang datang ke caranval itu selain itu karna ada acara carnaval ini Cafe kirana kedatangan seorang tamu yang sangat spesial ya itu seorang pengusaha terkenal datang mengunjungi Cafe Kirana, Kirana begitu senang karna cafe miliknya bisa kedatangan seseorang yang terkenal sepertinya, Orang itu memesan sebuah kopi dan kue, Kirana pun segera membuatkannya setelah itu Kirana lalu memberikan pesanan itu kepadanya.


kedatangannya ke Cafe Kirana membuat semua orang menjadi semakin ramai karna siapa yang tidak mengetahui orang itu namanya terkenal dimana mana dan ia selalu muncul di dalam televisi jadi tak heran jika banyak orang yang tiba tiba datang hanya karna ingin bertemu dengannya dan itu membuat Cafe Kirana semakin di penuhi oleh para pengunjung yang datang, karna begitu ramainya pengunjung sampai tak terasa haripun sudah mulai gelap.


Kirana lalu menutup Cafenya itu.


" Huh hari ini ramai sekali pengunjung yang berdatangan " Ucap Nina


" Iya adanya orang itu Cafe kita jadi ramai " Ucap Kirana


" Heheh iya dan selain itu dia juga begitu tampan "


" Kau ini " Ucap Kirana sembari tersenyum.


Kirana dan Nina lalu pergi kerumah sakit untuk menjenguk Tommy sesampainya di saja Kirana bertemu dengan teman temannya begitu pula dengan kedua orang tuanya.


" Ayah " Ucap Kirana


" Kirana ,Bagaimana kabarmu nak " Ucap sang ayah

__ADS_1


" Baik ayah, Ayah sendiri bagaimana ".


Kirana lalu berbicara sebentar dengan ayahnya karna sudah lama juga Kirana tak bertemu dengan ayahnya itu tapi meski sudah lama tak bertemu sifat sang ayah kepada Kirana masih saja seperti dulu tak berubah sedikitpun, tetap saja lebih peduli kepada Kumi di bandingkan dengan dirinya tapi meski begitu Kirana tak apa apa yang terpenting ia bisa bertemu dengan ayahnya itu.


" Ada apa kau datang kemari? " Ucap Kumi


" Aku hanya ingin menjenguk Tommy " Ucap Kirana


" Sebaiknya kau pergi dari sini lagi pula Tommy tidak membutuhkanmu " .


Sang ayah lalu melerai pertengkaran mereka.


" Sudah sudah kalian tidak malu bertengkar seperti ini " Ucap sang ayah.


Kumi dan Kirana seketika terdiam ketika sang ayah sudah berbicara seperti itu, Kirana lalu bertanya kepada Givan yang sudah masuk melihat Tommy, Kirana bertanya kepada Givan bagaimana Kondisi Tommy, Givan memberitahu Kirana kalau Tommy masih belum sadarkan diri , Kirana tak menyangka sudah hampir satu bulan Tommy masih tak sadarkan diri setelah kejadian itu .


Setelah menjenguk Tommy Kirana memutuskan untuk segera pulang meskipun sebelumnya Nadia mengajak Kirana untuk ikut berkumpul dulu bersama mereka namun Kirana menolak dengan alasan kalau ia masih ada pekerjaan begitu juga Nina ia pun sama menolak ajakan Nadia itu ,Kirana dan Nina lalu segera pergi dari rumah sakit dan segera pulang untuk beristirahat.


" Kenapa kau tidak ikut bersama mereka? " Ucap Kirana


" Tapi bukanya kemarin kau ikut berkumpul juga bersama mereka? "


" Itu juga terpaksa karna Rangga trus memaksa ku untuk ikut " Ucap Nina.


Sebelum pulang Kirana mengantar Nina pulang terlebih dahulu karna tidak mungkin sudah larut malam begini Kirana membiarkan Nina pulang sendirian, sesampainya di rumah Kirana mengecek ponselnya itu berharap ada pesan atau telpone yang masuk dari Tara setelah di lihat ternyata tidak ada satu pesan pun yang masuk ke handpone Kirana itu, Kirana lalu menaruh kembali ponselnya itu.


Beberapa hari kemudian setelah carnaval itu Cafe Kirana kembali kedatangan seorang pengusaha terkenal itu ,Orang itu memesan menu yang sama seperti sebelumnya, Kirana menyuruh Nina untuk mengatar pesanannya itu setelah Nina sudah kembali mengantar pesanan orang tersebut, Nina lalu memberitahu Kirana jika si pengusaha terkenal itu ingin berbicara dengan, Kirana pun segera menghampirinya.


" Apa anda pemilik cafe ini "


" Iya saya pemilik cafe ini ada apa tuan memanggil saya? " Ucap Kirana


" Saya ingin berbicara dengan anda "

__ADS_1


" Iya boleh " Ucap Kirana sembari duduk di depan orang itu.


" Saya sangat menyukai kopi buatan anda dan jujur saja rasa enak sekali, saya menawarkan diri untuk bekerja sama dengan cafe milik anda ini "


" Hah yang benar apa saya tidak salah dengar anda ingin bekerja sama dengan saya? " Ucap Kirana


Kirana terkejut dan tak menyangka dengan apa yang dia dengar , seorang pengusaha terkenal sepertinya menawarkan diri ingin bekerja sama denganya.


" Tidak tidak anda tidak salah dengar kok saya benar benar ingin bekerja sama dengan anda " .


Entah keberuntungan apa yang sedang menimpa Kirana itu.


" Dengan kopi yang begitu enak seperti ini saya yakin nama cafe anda akan besar dan akan terkenal dimana mana , sayang jika banyak orang yang tidak tau kopi ini "


setelah pembicaraan yang cukup panjang Kirana tanpa pikir panjang langsung menerima tawaran tersebut karna ini Kirana tidak ingin menyianyiakan kesempatan bagus seperti ini.


" Baiklah kalau begitu nanti anda bisa tanda tangan surat kerja sama kita nanti dan saya pastikan nanti cafe ini akan saya buat lebih besar dan nanti juga saya akan membuat cabang cafe ini dimana mana "


" Iya sekali lagi saya sangat berterimakasih " Ucap Kirana


" Ohiya sebelumnya saya lupa memperkenalkan diri saya, nama saya Natan "


" Nama saya Kirana Tuan "


" Sekarang kita rekan bisnis tidak perlu memanggilku tuan panggil saja Natan "


" I.... Iya Baik "


" Kalau begitu saya pergi dulu nanti saya akan datang lagi kemari " Ucap Natan.


Setelah Natan pergi dari sana Kirana langsung memeluk Nina , sontak Nina pun terkejut karna tiba tiba saja Kirana memeluknya seperti itu, Kirana lalu memberitahu Nina tentang kerja samanya itu bersama Natan , Nina dan pegawai lainya yang mendengar itu mereka semua ikut bahagia karna mereka juga tak menyangka akan bekerja sama dengan pengusaha terkenal seperti Natan, mereka semua lalu merayakannya dengan pergi makan makan ke salah satu restoran.


" Sesampainya dirumah nanti aku akan memberitahu Tara tentang kabar gembira ini " Ucap Kirana.

__ADS_1


sesampainya dirumah lagi lagi tidak ada pesan atau apapun dari Tara tapi meski begitu Kirana memberitahu kabar gembiranya itu kepada Tara dengan mengirim pesan kepadanya , setelah itu Kirana menunggu Tara membalas pesannya itu, sampai larut malam Kirana trus menunggu balasan dari Tara sampai Kirana tertidur.


__ADS_2