My Boyfriend Is A Gangster Bos

My Boyfriend Is A Gangster Bos
Episode 15


__ADS_3

Padahal Kirana tidak melakukan apa apa justru Tara sendiri yang membawanya datang ke hari ulang tahun ayahnya itu, lalu Kirana bertanya kepada Ando kenapa Tara tidak pernah datang di hari ulang tahun ayahnya itu dan Ando pun ternyata tidak mengetahuinya selain itu Kirana pun bertanya hal lain kepada Ando berharap ia mengetahui sesuatu tentang menghilangnya Tara tiga tahun lalu , Ando memberitahu Kirana jika tiga tahun lalu ada sesuatu buruk yang menimpa Tara entah apa itu Ando tidak tau yang Ando tau hanya itu selebihnya ia tidak tau , meskipun rasa penasarannya belum juga terjawab tapi Kirana cukup senang karna bisa mengurangi sedikit rasa penasarannya itu .


dan entah Kenapa Kirana jadi ingin tau semua yang berhubungan dengan Tara dari mulai menghilangnya dia dan apapun itu yang berhubungan denganya.


" Ohiya selain itu apa Tara suka pulang kerumah? " Ucap Kirana


" Tidak pernah, sudah beberapa tahun ia tidak pernah pulang " Ucap Ando


" Hah kenapa? "


" Boochan akan pulang ketika ia sudah berhasil melampaui tuan besar, itu yang ia katakan "


" Maksudnya bagimana aku tidak mengerti "


" Sepertinya kau belum tau apa apa tentang Boochan, kau harus sering bertanya kepadanya dan kau akan mengerti nanti " .


Kirana semakin di buat kebingungan , Tak lama Tara dan Tama datang menemui mereka, Tara kembali duduk di samping Kirana, Rasa ingin tau Kirana terhadap Tara semakin menjadi jadi, selain itu semakin malam semakin ramainya orang dan orang orang pun menikmati pesta ulang tahun tersebut begitu pula Kirana ia mulai menikmati pestanya, dan Kirana pun sudah mulai nyaman dengan orang orang di seklilingnya itu selain mereka baik kepada Kirana mereka juga sangat menerima keadaanya Kirana, padahal mereka berbeda dengan Kirana tapi Kirana tak merasakan adanya perbedaan dari mereka dari perlakuan dan juga sikap sangat berbeda sekali dengan orang orang yang ada di sekelilingnya dulu benar benar sangat berbeda Kirana sangat merasakan hal itu.


Kirana merasa iri kepada Tara yang lahir di sekeliling orang orang seperti ini berbeda dengannya yang dari dulu mendapatkan perlakuan yang berbeda dari orang orang sekelilingnya sekalipun itu orang orang terdekatnya ,Meskipun Tara tidak begitu dekat dengan kedua Orang tuanya tapi Kirana bisa merasakan jika ayahnya itu begitu menyayangi Tara hanya dengan melihatnya Kirana bisa merasakannya berbeda dengannya meskipun ia selalu bertemu dengan ayahnya dan selalu menghabiskan waktu bersamanya tapi ia bisa merasakan jika ayahnya itu lebih menyayangi sodara tirinya Kumi di bandingkan dirinya .


" Hey kau baik baik saja " Ucap Tama


" I...Iya aku baik baik saja " Ucap Kirana sembari tersenyum


Kirana melihat Tara di perlukan seperti anak kecil Oleh Ando benar benar terlihat seperti anak kecil , Kirana hanya tersenyum melihatnya ia tak ingin mengganggu mereka berdua.


" Pama aku tidak perlu di suapi aku bisa makan sendiri " Ucap Tara


" Tapi Boochan dari dulu kau tidak pernah makan dengan benar jika paman tidak menyuapimu " Ucap Ando.


Kemudian Setelah itu Tara dan Kirana memutuskan untuk pulang lebih awal karna besok pagi ia harus membuka Cafenya lebih awal karna ada acara carnaval di sekitar cafenya itu, Karna Cafe milik Kirana berada di dekat balai kota jadi selalu saja ada acara seperti itu di dekat cafenya itu dan itu sangat menguntungkan untuk Kirana karna nanti akan banyak sekali orang yang datang ke cafenya miliknya itu , Kirana dan Tara di antar oleh Ando dan juga Tama sampai ke pintu keluar.


" Apa perlu aku antar kau pulang " Ucap Tama


" Tidak perlu " Ucap Tara

__ADS_1


Kirana melihat Tara berbisik kepada Ando Entah apa yang Tara bicarakan Kirana tak tahu setelah Tara selesai lalu Ando pergi dari sana tak lama lalu Ando kembali datang sembari membawa sepeda motor.


" Anda yakin Boochan ingin mengendarai sepeda motor? " Ucap Ando


" Iya " Ucap Tara.


Tara lalu menaiki sepeda motor milik Ando itu.


" Ayo Kirana " Ucap Tara.


Kirana lalu duduk di belakang Tara.


" Nanti kau bawa pulang saja mobil itu Paman " Ucap Tara sembari menyalakan sepeda motornya itu


" Baiklah Boochan, Hati hati di jalan " Ucap Ando.


Tara dan Kirana lalu pergi dari sana.


" Anak itu selalu saja " Ucap Tama sembari menggelengkan kepalanya.


" Apa kau mau masuk dulu " Ucap Kirana


" sebenarnya aku ingin sekali masuk ke dalam apartemenmu itu tapi seperti sekarang tidak bisa mungkin nanti saja " Ucap Tara


" Baiklah kalau begitu aku selalu menunggumu untuk berkunjung ke rumahku " .


Tara membalasnya dengan senyuman.


" Kalau begitu aku langsung pulang " Ucap Tara


" Iya hati hati di jalan Boochan " Ucap Kirana.


Tara tertawa ketika Kirana memanggilnya seperti itu, setelah itu Kirana lalu melambaikan tanganya sembari tersenyum dan Tara lalu pergi dari sana, setelah Tara sudah sudah mulai jauh dan sudah tak terlihat Kirana lalu masuk ke dalam rumahnya itu .


" Hari ini terasa melelahkan tapi meskipun begitu hari juga terasa sangat menyenangkan " Ucap Kirana.

__ADS_1


Di sisi lain keberadaan Tara setelah mengantar Kirana pulang Tara pergi menemui Bimo dan juga Gino di salah satu tempat, sesampainya di sana Tara sudah di tunggu oleh Bimo dan Orang orangnya.


" Tara ini orangnya kami sudah menangkap mereka semua hanya sekumpulan gangster kecil " Ucap Bimo.


Tara kemudian menghampiri orang orang yang Bimo sebutkan Tadi.


" Maafkan kami tuan kami tak bermaksud untuk diam diam mengambil wilayah anda , Kami hanya di suruh untuk menjual barang ini di tempat ini "


" Aku tidak peduli kalian semua di perintahkan atau suruh oleh siapapun, yang jelas kalian semua sudah berani berjualan di tempat ku dan mengotori tempatku ini , apa kalian tidak tau semua tempat dan wilayah ini miliku!! " Ucap Tara


Kemudian Bimo menghampiri Tara sembari membawakan barang atau narkoba yang di bawa oleh orang orang tersebut.


* DAARR!! *


Tara menembak salah satu dari mereka, sontak itu membuat anggota yang lainya ketakutan karna Tara langsung membunuhnya tanpa basa basi.


" Siapapun yang berani memasuki wilayahku apalagi berani berjualan di wilayahku akan kubunuh " Ucap Tara.


" Ka.... Kami minta maaf tuan, Maafkan kami "


" Singkirkan mereka semua " Ucap Tara sembari berjalan meninggalkan tempat tersebut.


Bimo dan yang lain langsung mengikuti perintah Tara itu.


" Maafkan aku Tara diam diam kita kecolongan " Ucap Gino


" Tidak apa apa lain kali aku tidak ingin mendengar hal seperti ini terjadi lagi " Ucap Tara sembari pergi dari sana.


Keesokan Harinya Nina memberitahu kejadian yang meninpa kepada Tommy mantan kekasihnya .


" Aku dengar dari Givan semalam katanya Tommy waktu itu mengalami kecelakan parah sesudah ia bertemu denganmu " Ucap Nina


" Yang benar , lalu bagaimana dia sekarang ?" Ucap Kirana


" Untungnya dia masih bisa di selamatkan dan katanya mobilnya juga hancur, tapi ada satu hal yang membuatku bingung jari manis Tommy tidak ada bagaimana bisa kecelakaan seperti itu bisa menghilangkan jari manisnya " .

__ADS_1


__ADS_2