
Selain Hanya Kirana ada juga beberapa wanita lainnya yang ada disana karna sebelumnya di acara tunangan Reynald beberapa orang yang bersama Tara mereka pun membawa pacara mereka masing masing tapi meskipun begitu Kirana tidak merasa seperti ketika ia bersama teman temannya meskipun mereka membawa pasangan masing masing mereka semua tidak sibuk dengan urusan mereka masing masing mereka semua saling berbicara dengan yang lain bahkan selain wanita wanita yanh mereka yang mengajak Kirana berbicara teman teman Tara pun mereka semua sangat ramah kepada Kirana , meskipun tampang mereka bisa di bilang menyeramkan tapi mereka semua sangat baik kepada Kirana bahkan kirana sangat di hargai , tapi Kirana sedikit merasa tidak enak karna ketika mereka berbicara dengan Kirana mereka seperti sangat berhati hati ketika akan mengatakan sesuatu.
Kirana entah kenapa ia merasa lebih nyaman bersama mereka di bandingkan bersama teman teman semasa kecilnya dulu.
" Kenapa kau senyum senyum sendiri apa kau sakit " Ucap Tara sembari memegang jidat Kirana
" TIDAK! " Ucap Kirana sembari memerah wajahnya karna malu
" Lalu kenapa tadi senyum senyum sendiri aku jadi takut melihatnya "
Kirana lalu mencubit perut Tara.
" Aduh"
Kirana tersenyum ketika ia sudah mencubit Tara .
" apa kau tidak dingin menggunakan pakaian seperti itu " Ucap Tara sembari memberikan jaket yang sebelumnya ia pakai
Kiranapun lalu memakai jaket yang di berikan oleh Tara itu kepadanya, Kirana melihat orang orang di sekelilingnya itu berbeda dari tempat ia sebelumnya mereka semua tidak ada yang memainkan ponselnya itu sama sekali ketika sedang berkumpul seperti ini , Kirana melihat mereka sibuk saling membantu satu sama lain terlebih lagi di tempat ia berada sekarang mereka sedang mengadakan berbeque selain itu Kirana melihat juga mereka saling bercanda satu sama lain , mengobrol atau yang lainnya benar benar waktu berkumpulnya itu di habiskan untuk bersenang senang bersama teman temannya itu.
" Ada apa " Ucap Tara
" Tidak apa apa aku hanya merasa iri saja dengan apa yang ku lihat saat ini"
" memangnya apa yang membuatmu iri "
__ADS_1
" Iya aku iri dengan teman teman yang kau punya sekarang berbeda dengan ku , ketika kami berkumpul bersama kami tidak pernah seperti ini padahal kita sekarang jarang sekali bertemu sekalinya kita semua bertemu malah seperti itu"
" Aku mengerti akupun pernah merasakan hal seperti itu tapi kau juga akan mengerti nanti "
"apa karna Aku sendiri yang egois atau..... ."
" Sudah jangan terlalu di pikirkan dan jangan menyalahkan dirimu sendiri " Ucap Tara sembari memegang kepala Kirana.
Kirana melihat Tara meskipun ia sangat dingin dan acuh seperti tidak peduli akan apapun itu ternyata di seperti apa yang ai lihat dengan kedua matanya itu selain itu yang baru Kirana sadari adalah Tara begitu terbuka kepadanya seperti ia seorang peminum dan pemakai obat obatan terlarang ia tidak menutupi itu dari Kirana meskipun Kirana tidak menyangka kalau Tara seperti itu tapi Kirana setelah Kirana menyadari itu Kirana bepikir lebih baik seperti itu dari pada berusaha terlihat baik di hadapannya tapi nyata diam diam menusuknya dari belakang tapi meski begitu masih ada yang ingin Kirana ketahui dari Tara, yaitu siapa Tara sebenarnya ia masih ingin tau akan hal itu karna ketika Kirana melihat Tara di acara itu dan melihatnya sekarang di hadapannya orang orang sangat berhati hati ketika berbicara dengannya bahkan cara berbicara merekapun berbeda sekali ketika mereka berbicara dengan Tara berbeda ketika mereka berbicara dengan Gino ataupun Bimo, bahkan ketika Tara sedang mencari Rokok di jaketnya dengan cepat Gino ataupun yang lain segera memberinya bahkan bukan itu saja merekapun menyalakan api untuk Tara menghidupkan Rokoknya itu .
" Aku dengar disini tempat Favoritmu yah " ucap Kirana
" Iya disini adalah tempat favoritku selain pemandangannya yang indah di sinipun sangat nyaman " Sembari melihat pemandangan tersebut
Ketika Tara akan menuangkan minumannya lagi Kirana memegang tangan Tara.
Tara pun menuruti kata kata Kirana itu kemudian mereka pun melanjutkan pembicaraannya, setelah itu Kirana di suguhi banyak sekali makanan dari mulai kue daging ayam sampe barbeque yang sudah di buat oleh teman teman Tara, sampai tak terasa haripun sudah larut malam Kirana lalu di antarkan pulang oleh Tara ke apartemennya.
" Jadi kau tinggal sendirian disini" ucap Tara sembari melepaskan helm yang di pakai oleh Kirana
" iya aku tinggal sendirian "
" Apa ayah dan ibumu tau kau tinggal sendirian? "
Kirana tidak menjawabnya ia hanya diam saja, Kirana ini adalah seorang wanita karier ia memutuskan untuk tinggal sendiri ketika kejadian itu menimpanya ia tidak ingin tinggal bersama sodara tirinya atau bersama ibu tirinya itu ia memutuskan untuk tinggal sendiri.
__ADS_1
" Yasudah kalau begitu aku pulang, selamat malam " ucap Tara sembari menyalakan sepeda motornya itu
" Iya selamat malam, Hati hati ".
Setelah Tara pergi dari sana Kirana lalu masuk ke dalam apartemennya itu, ia lalu merebahkan tubuhnya itu di atas tempat tidurnya entah kenapa ia merasa sangat senang sekali hari itu ia trus mengingat pembicaraannya itu ketika bersama Tara, bahkan ia juga sangat senang bisa memakai jaket Tara dan membawanya pulang , Kirana pun sesekali mencium bau parfum yang ada di jaket Tara itu , kemudian Kirana membuka jaketnya itu lalu menyimpan jaket itu di dalam lemarinya dan Kirana pun berniat untuk memakainya lagi besok , dan keesokan harinya seperti biasa Kirana yang sedang membuat kopi di cafenya itu di kejutkan dengan kedatangan Givan, Nadia dan Juga Rangga, mereka bertiga mengajak Kirana untuk berbicara.
" Kirana kau tidak di apa apakan orang itu kan? " Ucap Givan?
" Hah tidak dia tidak macam macam kok "
" Huh syukurlah aku hanya tidak percaya saja kepada orang itu dari tampangnya saja dia sudah seperti itu"
" Tenang saja dia orang baik kok"
" Kau ini selalu saja berkata seperti itu apa kau lupa dengan apa yang sudah Tommy lakukan kepadamu awalnya sama kau berbicara seperti itu tapi buktinya kau lihat sendiri dia seperti apa ".
Sedangkan Nadia dia hanya fokus kepada Jaket yang Kirana pakai.
"Bukankah itu jaket Tara? " Ucap Nadia
:" Ohiya dia kemarin mengantarku pulang karna aku lupa membawa jaket jadi dia meminjamkan jaketnya kepadaku " ucap Kirana sembari memegang jaket itu
" Dia meminjamkan jaketnya karna kau lupa membawa jaket apa kau sudah melakukan sesuatu denganya? " Ucap Givan
" Kau ini bicara apa Givan " Dengan nada yang cukup tinggi.
__ADS_1
Givan semakin berbicara yang tidak tidak kepada Kirana, Kirana sempat merasa aneh karna ia tau Givan tidaklah seperti ini selain itu Rangga pun berbeda dengan sebelumnya padahal malam itu Rangga tidak seperti ini entah apa yang terjadi kepada mereka Kirana tidak mengetahuinya.