My Boyfriend Is A Gangster Bos

My Boyfriend Is A Gangster Bos
Episode 17


__ADS_3

Pagi pun tiba Kirana segera mengambil ponselnya itu berharap Tara membalas pesannya itu namun lagi lagi nihil tidak ada balasan sama sekali dari Tara dan pesan Kirana pun sama sekali tidak di baca oleh Tara .


kemudian setelah itu hari hari pun berlalu sudah satu minggu silam kerja sama Kirana bersama Natan benar benar berbuah hasil untuk Kirana kini cafe Kirana selalu ramai di datangi oleh para pengunjung dan bukan hanya itu saja kini kopi Kirana pun bisa di pesan melalui internet membuat cafe Kirana semakin di banjiri oleh para pelanggan, bukan hanya itu Cafe Anteique milik Kirana juga akan di renovasi dan di perbesar oleh Natan agar para pengunjung semakin ramai datang ke Cafe milik Kirana itu.


dengan apa yang terjadi saat ini Kirana begitu senang dan masih tak percaya dengan apa yang ia rasakan saat ini, selain itu hari hari trus berlalu kini Kirana semakin sering bertemu dengan Natan untuk membicarakan lebih lanjut kerja samanya itu dan begitu juga Kirana jadi lebih sering keluar cafe untuk masalah bisnisnya itu, Kirana dan Natan semakin sering menghabiskan waktu bersama.


" Kirana bagaimana kalau kita makan siang dulu kau pasti lapar kan " Ucap Natan


" Boleh " Ucap Kirana.


Kirana dan Natan lalu pergi mencari restoran untuk mereka berdua makan setelah mereka selesai makan mereka berdua lalu melanjutkan pekerjaanya itu, Kirana kembali ke cafe sore Hari disana Kirana bertemu dengan Nadia.


" Nadia kapan kau datang? " Ucap Kirana


" Baru saja, sekarang Cafe mu ramai sekali yah, aku dengar kau sekarang bekerja sama dengan Natan anak perusahaan yang terkenal itu " Ucap Nadia


" Iya aku sendiri masih tidak percaya bisa bekerja sama dengannya " Ucap Kirana


" Syukurlah "


" Terimkasih "


Mereka lalu mengobrol bersama karna mereka juga sudah lama tak bertemu dan mengobrol seperti ini, karna mereka berdua juga di sibukan dengan pekerjaan mereka masing masing jadi sulit sekali untuk bisa bertemu seperti ini terlebih lagi Nadia adalah sahabat terdekatnya Kirana , Karna terlalu asik mengobrol sampai tak terasa kalau waktu sudah malam , Nadia lalu memutuskan untuk segera pulang begitu pula Kirana pulang lebih awal, ia menyuruh Nino untuk menutup cafenya nanti jika ia sudah selesai dengan pekerjaannya itu , Karna cafe Kirana selalu ramai , Kirana jadi lebih lama menutup cafenya itu tidak seperti sebelumnya dan pegawai Kirana pun menjadi bekerja lebih lama .


Sebelum pulang Kirana membeli perlengkapan seperti makanan , pasta gigi dan yang lainnya karna persediaan di rumahnya sudah mulai habis, setelah selesai membeli semua yang Kirana butuhkan Kirana lalu pulang sesampainya dirumah Kirana langsung membersihkan dirinya itu dengan mandi menggunakan air hangat setelah selesai mandi Kirana mendapatkan telpone, Kirana mengira itu telpone dari Tara dan ternyata yang menlponennya itu adalah Natan, Kirana lalu menjawab telpone dari Natan itu seperti biasa mereka membicarakan soal bisnis mereka itu dan katanya besok pagi ada meting, Natan lalu memberitahu Kirana kalau ia akan menjemputnya besok pagi, Kirana sempat menolaknya karna ia tidak ingin merepotkan Natan, namun karna Natan trus memaksa Kirana, Kiranapun menerima ajakannya itu, entah kenapa Kirana merasa ada yang berbeda dengan Natan tidak seperti sebelumnya kini Natan lebih sering mengajaknya berbicara dan selalu menelponennya dan bukan hanya itu saja tingkah lakunya pun kini berbeda , tapi Kirana tidak berpikir yang aneh aneh Kirana beranggapan jika Natan mungkin saja sedang ingin mengobrol atau apapun itu.


setelah Natan selesai menelpon Kirana tak lama Nino menelponeya.


" Ada apa Nino " Ucap Kirana


" Bu cafe kita kebakaran " Ucap Nino dengan nada yang panik

__ADS_1


" Apa kebakaran "


" Iya bu "


" Bagaimana bisa? "


" Saya sendiri tidak tau ".


Kirana langsung menutup telponenya dan segera bergegas pergi kesana, sesampainya di sana Kirana melihat api yang begitu besar membakar cafe miliknya itu .


" Kenapa bisa seperti ini " Ucap Kirana


" Saya sendiri tidak tau bu, waktu saya keluar membeli makanan tidak ada apa apa ketika saya kembali lagi kemari tiba tiba saja sudah seperti ini " Ucap Nino


" Bagaimana Nina dan yang lain ? "


" Mereka semua tidak apa apa ".


Tak lama Nina dan Rina datang menghampiri Kirana.


" Aku tidak tau tadi tidak apa apa, tiba tiba saja dari kantormu muncul api " Ucap Nina


" Apa bagaimana bisa? " Ucap Kirana


" Jika munculnya dari dapur mungkin saja lupa mematikan kompornya tapi ini muncul dari kantormu " Ucap Rina


" Untung saja tidak ada korban sama sekali " Ucap Nina.


Api semakin besar membakar Cafe Kirana itu dan Kirana hanya bisa terdiam menatap Cafe satu satunya itu terbakar oleh api.


" Setelah ini bagaimana aku akan hidup dengan apa , Cafe ini satu satunya yang aku punya untuk menghidupiku " Ucap Kirana dengan mata yang berkaca kaca.

__ADS_1


dan tiba tiba saja Natan datang.


" Kirana kau tidak apa apa " Ucap Natan sembari berlari menghampiri Kirana.


Natan melihat Kirana menangis sembari menatap cafenya itu.


" Kirana " Ucap natan sembari memegang pundaknya itu


Melihat Kirana yang seperti itu Natan pun langsung memeluknya untuk membuat Kirana sedikit lebih tenang , setelah begitu lamanya pemadam kebakaran pun berhasil memadamkan api itu, Kirana dan yang lain lalu berjalan mendekatinya, Kirana hanya bisa menangis melihatnya.


" Kirana " Ucap Nadia sembari memeluknya


Kirana menangis tersedu sedu kepada Nadia.


" Sudah sudah yang terpenting tidak terjadi apa apa padamu " Ucap Nadia.


Natan lalu bertanya kepada Nino dan Juga Nina tentang kejadian itu dan kenapa bisa terjadi kebakaran seperti itu, Nina dan Nino memberitahu semuanya kepada Natan, Natan merasa aneh ketika mendengarnya begitu pula Nino dan Nina mereka juga merasakan ada sesuatu yang aneh tentang terjadinya kebakaran ini.


" Jika ini benar terjadi kebakaran tidak mungkin api yang muncul keluar dari kantor Kirana " Ucap Natan


" Saya juga berpikiran begitu di ruangan bu Kirana kan hanya ada kursi dan meja saja tidak mungkin tiba tiba api muncul dari sana begitu saja " Ucap Nino


" Ini bukan kebakaran ini ada orang yang sengaja membakarnya " Ucap Natan


" Saya juga berpikiran seperti itu tuan " Ucap Nina


" Saya akan menelpone polisi untuk menyelidiknya " Ucap Natan.


Setelah itu Natan lalu menghampiri Kirana.


" Kirana aku antar kau pulang " Ucap Natan

__ADS_1


" Tidak perlu Kirana akan pulang kerumahku " Ucap Nadia sembari membawa Kirana pergi dari sana.


Beberapa hari kemudian setelah itu banyak yang membatalkan kerja sama dengan Kirana dan ada juga yang tiba tiba memutskan kontrak kerja sama mereka , Kirana semakin kebingungan dan entah harus bagaimana lagi selain ia kehilangan cafenya ia pun harus memikirkan bagaimana ia membayar apartemennya itu dan yang lainya.


__ADS_2