
Setelah itu Tara lalu membawa Kirana ke lantai 3 tempat dimana Tara dan teman temannya berkumpul tapi sebelum itu Tara menyuruh Anna untuk menganti pakaian Kirana terlebih dahulu karna pakaian yang di kenakan Kirana begitu kotor karna kejadian sebelumnya , setelah Kirana selesai mengganti pakaianya itu, Kirana kemudian menghampiri Tara yang sudah menunggunya di lantai 3 itu .
Ketika Kirana bertemu dengan Tara, Kirana melihat Tara seperti menertawainya.
" Kenapa kau tertawa " Ucap Kirana
" Heheh tidak apa apa " Ucap Tara
" Bohong "
" Heheh kau terlihat aneh memakai bajuku, apa bajuku yang terlalu besar apa badanmu yang terlalu kecil ".
Kirana lalu kemudian duduk di samping Tara sembari mencubitnya.
" Aduh " Ucap Tara.
Kirana tersenyum sembari memeluk Tara setelah ia sudah mencubitnya.
" Kau tidak seperti biasanya " Ucap Tara
" Tidak seperti biasanya bagaimana " Ucap Kirana sembari melihat wajah Tara
" Iya tidak seperti biasanya kau selalu memeluku seperti sekarang "
" Kenapa memangnya? "
" Tidak apa apa hanya merasa aneh saja karna tidak biasa kau seperti ini, apa gara gara tadi kepalamu terbentur jadi seperti ini sekarang? " Ucap Tara sembari menggaruk kepalanya itu
" Mungkin " Ucap Kirana yang masih memeluk Tara.
Tara hanya tersenyum sembari mengelus elus kepala Kirana itu , Kemudian Setelah itu Gino datang menghampiri Mereka.
" Maaf mengganggu " Ucap Gino
" Tidak apa apa , Ada apa? " Ucap Tara
" Aku sudah membereskannya " Ucap Gino
" Baguslah "
" Apa ada lagi yang harus aku kerjakan? "
" Tidak ada sekarang kau duduk dan bersantai saja, kasian Anna menunggumu dari tadi "
" Tidak apa apa Anna tidak keberatan jika kau trus memberiku pekerjaan Tara"
" Sudah kau duduk saja temani Anna "
" Baiklah ".
Gino kemudian berjalan menghampiri Anna yang berada disana .
__ADS_1
" Yang sudah Gino kerjakan? "
" Memberi makan ayahku " Ucap Tara sembari tersenyum
" Yang benar "
" Iya benar kalau kau tidak percaya kau boleh bertanya langsung kepada orangnya " Ucap Tara
Kirana yang penasaran ia pun langsung bertanya kepada Gino .
" Gino apa benar Tara menyuruhmu memberi makan ayamnya? "
" Iya benar " Ucap Gino
Kirana kemudian melihat Tara setelah ia selesai bertanya kepada Gino , Tara tersenyum lebar ketika Kirana melihatnya.
" Rumahmu selalu ramai pantas saja kau tidak pernah kesepian " Ucap Kirana
" Kau tau meskipun disini selalu ramai tapi bukan lah itu yang membuatku merasa kesepian " Ucap Tara
" Lalu apa yang membuatmu tidak merasa kesepian "
" Karna adanya kau Kirana "
" Mana mungkin karna adanya aku "
" Jika kau punya satu orang yang selalu bersamamu kau tidak perlu mereka semua, Karna belum tentu mereka semua akan trus menemanimu dan selalu bersamamu "
" Tapi belum tentu mereka semua bisa membuatku tidak merasa kesepian ".
Kirana lalu mengerti apa yang di katakan oleh Tara itu dan benar juga apa yang di katakan olehnya, karna ia pun merasakan apa yang di katakan oleh Tara itu ketika ia bersama teman temannya, Ketika Kirana bersama teman temannya meskipun banyak sekali orang di sekelilingnya tapi ia masih merasa kesepian padahal ada banyak teman temannya disana, Mungkin yang di rasakan oleh Tara sama dengan apa yang dia Rasakan .
Dan beberapa hari ini Kirana pun tidak pernah merasakan kesepian lagi ketika ia selalu bersama Tara, meskipun Hanya Tara seorang dan Kirana pun baru menyadari hal itu.
" Tara benar belakangan ini aku tidak merasa kesepian karna adanya dia, sedangkan dulu meskipun aku bersama dengan teman temanku tapi aku masih saja merasa kesepian " Ucap Kirana di dalam hatinya itu.
Kemudian salah satu orang yang berada disana menghampirinya Tara , orang itu memberitahu Tara ada seseorang yang ingin menemuinya, Tara pun lalu menyuruh orang itu untuk datang menghampirinya, tak lama Orang yang ingin bertemu dengan Tara pun datang menemuinya.
" Halo Tara apa kabar " Ucap Ryan
" Baik bagaimana kabarmu " Ucap Tara
" Baik baik, Senang sekali rasanya aku bisa bertemu lagi denganmu "
" Kau datang sendiri? "
" aku datang bersama anak anak "
" Dimana mereka? "
" Mereka di bawah , Aku bawakan sesuatu untukmu " Ucap Ryan sembari menyimpan Koper yang ia bawa ke meja yang ada di hadapan Tara
__ADS_1
Ketika Ryan membuka koper itu betapa terkejutnya Kirana ketika melihat uang yang begitu banyak ada di dalam koper itu.
" Ini hasil kerjaku ketika kau tidak ada Tara, aku tidak mengambilnya sedikitpun kau bisa menghitungnya lagi " Ucap Ryan
" Aku percaya padamu " Ucap Tara .
Tara kemudian menyuruh Bimo untuk menyimpan uang itu, Bimo pun kemudian membawa koper itu ,setelah itu Tara lalu menyuruh Ryan untuk duduk, Tara pun kemudian kembali duduk.
" Tara " Ucap Kirana
" Ada apa Kirana? "
" Apa aku boleh tanya sesuatu padamu, aku ingin menanyakan ini padamu sudah lama sekali "
" kenapa kau tidak tanya saja? " Ucap Tara
" Aku ingin tau pekerjaanmu itu apa? "
" Oh itu aku kira apa, Aku bekerja paruh waktu di salah satu supermarket sebagai penjaga kasir "
" Yang benar tapi kenapa kau bisa memiliki rumah yang begitu besar dan mewah seperti ini "
" Ini bukan rumahku ini rumah orang tuaku, mana mungkin aku mempunyai rumah seperti ini " Ucap Tara
" Lalu uang yang tadi aku dengar orang itu... "
" Oh Ryan bekerja untuk ayahku dan ia selalu seperti itu ketika ia sudah selesai bekerja uangnya selalu di titipkan padaku untuk di berikan kepada ayahku, itu bukan uangku aku hanya menyimpannya saja dan memberikannya kembali kepada ayahku " Ucap Tara
" Jadi begitu " .
Setelah mendengar itu Kiranapun mengerti dan sekarang ia pun sudah tau pekerjaan Tara itu apa yaitu seorang kasir di salah satu supermarket , setelah itu seperti biasa semakin malam semakin Ramai orang yang ada disana selain itu setiap orang orang yang datang kerumah Tara itu mereka selalu saja membawa makan dan minuman begitu banyak selain minuman beralkohol minuman biasa seperti Jus dan minuman kaleng pun banyak.
" Kalau setiap hari seperti ini pengeluaran ku akan sedikit karna akan banyak sekali Stok makanan dirumahdan aku tidak perlu membelinya" Ucap Kirana
" Heheh kau ini, kalau begitu makan yang banyak setelah itu nanti kau bawa semua makanannya untuk stok dirumah nanti " Ucap Tara sembari mengacak ngacak rambut Kirana itu
" Banyak sekali mana mungkin aku bisa membawanya "
" Gampang sekarang kau makan saja dulu " Ucap Tara
Kirana lalu memakan Pizza yang di bawakan oleh teman teman Tara itu.
" Jangan terlalu banyak minum kau juga harus makan " Ucap Kirana yang sembari menyuapi Tara
" Iya iya " Ucap Tara sembari membuka mulutnya itu.
Kemudian Setelah itu tiba tiba Gino berbisik kepada Tara entah apa yang di bicarakan oleh Gino kepada Tara Kirana pun tidak tau , namun setelah itu Tara kemudian pergi dari sana bersama Gino.
" Tunggu sebentar " Ucap Tara
" Iya " Ucap Kirana
__ADS_1