
Di tempat latihan cuaca gelap dan sedikit cahaya berasal dari bulan. Itu indah, dan juga hanya terdengar suara nafas dan bunyi angin di potong oleh pedang. Ditengah tempat lain hanya ada aku yang sedang bersusah payah mengayunkan pedang.
"Hanya tersisa 28 lagi sampai aku selesai melakukan latihanku pada hari ini."
Teman-temanku sudah pada selesai mengayunkan senjata mereka, bahkan semuanya menyelesaikan pada saat aku telah mengayunkan senjataku 40x.
Dan juga setiap aku 10x mengayunkan pedang aku beristirahat.
"Baiklah sisa 20 lagi aku akan beristirahat sebentar."
Aku tiduran di tengah lapangan dan menghadap langit di atas sana ada 2 bulan berbentu sabit bahkan itu lebih indah dari bulan yang ada di bumi.
"Sangat indah."
"Iya, bulan di malam hari sangat indah."
"Benar aku tidak berharap bisa melihat pemandangan ini."
"EEEHHH!!!!!!"
Tanpa sadar aku berteriak dan berdiri dan melihat belakang. Disana ada perempuan memakai pakaian Maid, rambutnya silver, matanya silver, dan bibirnya tipisnya itu tersenyum. Tidak salah lagi dia maid yang mengatarku dan memberikan makan pagi.
"Hahaha, aku pergi ke kamarmu untuk memberikan makan sore kamu, tetapi ketika aku mengetuk tidak ada jawaban dan membuka pintunya kamu sama sekali tidak di kamarmu."
"Anu, maaf tentang itu aku masih belom selesai latihanku. Jadi aku belum bisa kembali kekamar aku."
"Aku mengerti, itu tidak masalah bagiku. Nah aku disini membawa minuman untuk kamu."
Maid itu mulai mengeluarkan kantung penyimpanan seperti yang di bawa Old Man itu dan mengeluarkan sesuatu seperti botol di dalam botol itu terdapat air putih.
"Wahhh, terima kasih aku berutang budi disini."
"Emmm, tidak masalah lagian ini kewajiban aku sebagai Maid."
Ketika aku membuka tutup botol itu aku langsung meminumnya sampai setengah lalu menutup botol itu kembali.
"Ahh sangat segar bahkan tenggorokan ku, yang tadinya kering sekarang sudah tidak. Aku sangat terbantu."
"Bagus jika begitu, juga kamu bisa menyimpan botol itu dan aku akan mengabilnya besok pagi dan juga aku telah menaruh makan soremu di meja kamu. Jadi setelah kamu selesai latihan tolong makan makananya."
"Baik, aku akan menyimpan botolmu dengan baik dan juga pasti aku akan memakan, makanan yang kamu berikan lagian itu sangat enak."
"T-Terima kasih atas pujiannya, juga aku akan balik dulu untuk bekerja, jadi kamu juga lakukan yang terbaik untuk menyelesaikan latihannya."
"Makasih, juga lakukan yang terbaik untuk pekerjaan kamu."
Pipi maid itu sedikit memerah apakah dia kelelahan bekerja, semoga dia baik saja dan aku harus mulai berlatih lagi.
"Dengan ayunan terakhir ini aku akan menyelesaikan latihan hari ini."
SWISS! Suara membelah angin malam, akhirnya aku menyelesaikan latihan pertamaku. Aku menjatuhkan pedang yang berada di tanganku setelah itu aku bersiap untuk melompat dan ketika mendarat di tanah aku terjatuh.
"Ugh, sakit sekali tetapi dengan ini aku mengakhiri latihan pertama aku."
"Haah, ini lebih melelahkan dari pada berlari mengitari lapangan."
Aku sekarang berada di posisi tiduran seperti sebelumnya, dan melihat bulan bahkan itu masi membuat aku kagum. Aku berdiri setelah itu membuka botol yang di sampingku dan meminumnya sampai habis.
"Uhh air ini sangat segar, terima kasih Maid."
Mungkin besok aku akan menanyakan namanya. Aku menyimpan botol itu tangan kiriku dan juga mengambil pedang yang ada disisiku setelah itu aku menaruhnya di meja terdekat. Di atas meja itu juga terdapat senjata para siswa lain yang digunakan untuk berlatih.
"Baiklah, aku sangat lelah dan juga sepertinya aku harus kembali ke kamar aku dan memakan, makanan yang di kasih maid itu padaku. Aku sangat lapar ketika memikirkan tentang makanan."
Aku berjalan kepintu jalan masuk istana dan membuka pintu itu.
Lorong seperti biasa bahkan ketika malam lorong itu terang oleh lilin yang ditempelkan di dinding.
Aku berjalan mengikuti jalan sebelumnya aku datang ke aula latihan dan kamar aku memiliki pintu berwarna putih dan bertulis kamar tamu jadi itu mudah di temukan.
Aku berjalan sambil melihati bulan yang bisa di lihat dari jendela.
Aku tiba di depan pintu kamarku dan membukanya ruangan itu gelap hanya sedikit cahaya berasal dari jendela. Aku membuka seragam sekolahku dan meletakannya di atas tempat tidurku.
"Udara didalam rungan ini sangat hangat bahkan di malam hari dan juga aku lapar."
"Maid mengatakan bahwa dia menaruh makanan di mejaku."
Ketika aku melihat meja diatasnya terdapat nampan seperti pagi dan diatas nampan itu ada Roti, sayur sop daging dan 2 gelas susu. Aku berjalan ke arah meja setelah itu aku duduk di bangku.
"Selamat makan."
Aku mengambil roti setelah itu aku menyelupkannya ke dalam sop dan memakannya. Rasanya sangat enak walaupun sop itu sudah dingin rasanya masi enak, dan aku mengambil air susu untuk ku minum.
__ADS_1
"Terima kasih atas makanannya."
"Nah sekarang setelah aku makan apa yang harus aku lakukan."
Aku melihat sekitar kamar tidak ada yang spesial dan aku melihat yang diatas meja hanya ada nampan dan beberapa buku.
"Mungkin aku akan mencoba membaca buku."
Aku mengambil buku tersebut walaupun tulisan di cover buku itu aneh tetapi aku mengerti, ya ini adalah buku dasar tentang dunia ini. Aku mulai membacanya meskipun tulisan tidak ku kenal, tetap aku bisa membacanya entah mengapa.
"Aku mengerti."
Setelah aku membaca beberapa halam buku, jadi di Dunia ini terdapat 3 kerajaan.
- Utara, Kerajaan Riz
- Barat, Kerajaan Dorugis
- Selatan, Kerajaan Lakuos
Ketiga kerajaan bersahabat, Dulunya ke 3 kerajaan itu saling melakukan perebutan wilayah tetapi sejak adanya keberadaan Tuhan mereka melakukan perdamaian dihadapan Tuhan.
"I See, jadi tuhan pernah menunjukan dirinya pada saat perdamaian ya."
"Aku penasaran apakah Tuhan akan menunjukan dirinya lagi, bahkan jika perdamaian sudah dari 500 Tahun yang lalu."
Aku berharap ia akan menunjukan dirinya karna aku penasaran dengan Tuhan ini.
Aku membalik halaman lagi dan membacanya, jadi setiap kerajaan hanya bisa memanggil 1 Pahlawan ya tetapi tidak seperti Kerajaan Riz yang dapat summon banyak pahlawan.
Seharusnya 1 kerajaan hanya dapat summoning 1 True Hero tetapi karena Kerajaan Riz adalah kerajaan terbesar.
Tuhan membantu Kerajaan Riz dengan dapat memanggil banyak pahlawan tetapi tidak semua pahlawan yang di panggil adalah True Hero.
"I see, berarti di kerajaan lain ada True Hero. Mungkin ada saatnya kita bertemu dengannya."
Jadi pada saat ini ada 4 True Hero, termasuk Hikari, Tsuhira, dan 2 pahlawan kerjaan lain.
Baiklah, aku membalik halaman lagi dan membacanya, di dunia ini memiliki 15 Dungeon. Tetapi hanya 13 yang di buat oleh Dewi dan 2 lagi di buat Evil God, setiap Dungeon memiliki kesulitan tersendiri dan juga Dungeon sampai ini belum ada yang dapat menaklukan Dungeon. Bahkan Dungeon yang paling mudah itu hanya sampai lantai 67 itu dilakukan oleh Petualang peringkat Glory.
"I See, Dungeon ya dan juga ada di dunia ini ada petualang."
Aku memikirkan sesuatu sebentar setelah itu mulai membalik buku halaman terakhir.
Ketika aku membaca lembaran terakhir keringat menetes dari dahiku. Ada apa dengan Evil God ini, bahkan dia memanggil banyak Demon Lord.
Bahkan Evil God pernah menghancurkan satu Kerajaan di timur hanya dengan 1 Demon Lord.
"Sial, bukankah Evil God itu terlalu kuat. Apakah teman teman aku dan Pahlawan lain bisa mengalahkannya ?."
Aku menutup buku itu dan berdiri dari kursi dan berjalan ketempat tidur mengambil seragam aku dan setalah itu berbaring ke kasur dan menghadap atap kamarku.
"Apakah kita mengalahkannya."
Aku membuka status ku sambil berbaring.
Nama : Kuro
Age : 16
Race : Human
Lv : 1
Class : ???
Title : Human From Another World
Skill Point : 0
Strength : 13
P Defense : 38
M Defense : 21
Agility : 25
Magic : 10
Skill :
Skill Dasar
__ADS_1
- Appraisal Lv 1 > Level 2 (10 Skill Point)
- Detection Lv 1 > Level 2 ( 10 Skill Point)
- Night Vision Lv 1 > Level 2 (10 Skill Point)
- Poision Resistance Lv 1 > Level 2 ( 10 Point)
- Auto Recovery (Lower) Lv 1 > Level 2 (Lower-Middle) (30 Skill Point)
Skill Tree ???
- Gluttony
Saat aku melihat My Stats. Aku bangun dari tempat tidurku dan duduk di kasur.
"Serius ?, stats aku naik."
Haha jadi dengan latihan aku dapat menaikan stats ku. Latihan ku hari ini sangat berguna, Kukira hanya dengan menaikkan Lv stats aku naik tetapi dengan Latihan aku bisa juga.
"I See, mulai besok aku akan terus latihan untuk menaikkan statsku."
Ketika aku melihat skill dasar tidak ada yang berubah tetapi aku penasaran dengan appraisal bagaimana cara menggunakan skill itu. Mungkin aku harus mengucapkan nama skill itu ke objek ?, baiklah mari kita coba.
"Appraisal."
"Wahh!!!."
Aku mengucapkan appraisal ke meja setelah itu aku secara tidak sadar membesarkan suaraku. Didepan ku terlihat layar hologram dan yang tertulis disitu adalah.
[ Meja : Meja ini terbuat dari batang Kayu Lapurgis, bahkan meja ini tidak mudah patah.]
Jadi ini cara menggunakan Appraisal tetapi apakah bisa aku menggunakan Appraisal tanpa membuka mukut. Aku mencobanya dan itu ternyata bisa, luar biasa aku menilai semua yang ada di ruangan ini.
[Kasur : Kasur ini terbuat dari batang Kayu Lapurgis, bahkan tidak mudah patah jika kamu melompat lompat di atas kasur ini.]
[Pintu : Pintu ini terbuat dari batang kayu Lapurgis, Pintu ini tidak mudah di hancurkan.]
[Buku : Buku ini tentang dasar dunia ini.]
Selain barang yang bisa ku nilai, mungkin skill bisa aku coba nilai.
Aku mencoba membuka status aku dan mencoba memfokuskan mata ku pada salah satu skill aku.
[Skill Detection : Skill yang dapat mendeteksi bahaya yang di sekitar mu dan juga, kamu bisa merasakan kehadiran yang tidak di ketahui jika berada di dalam lingkaran detection mu. Skill ini akan semakin luas lingkaranya jika kamu meningkatkan levelnya.]
Luar biasa skill ini akan sangat berguna untukku, juga aku akan menggunakannya.
Tetapi bagaimana caranya ?, mungkin seperti Appraisal.
"Detection."
Aku merasakan sesuatu yang aneh ketika mengatakan itu.
"WOW, Hebat aku bisa merasakan keberadaan yang sedang berjalan di depan pintu kamarku."
Mungkin Skill ini luasnya sampai depan pintu kamar ku, bahkan keberadaannya yang tadi langsung menghilang. Aku akan menaikkan skill ini jika aku mempunyai skill point lebih.
"Baiklah aku akan menilai beberapa skill lain."
[Appraisal : Skill yang dapat menilai apapun, tetapi ada beberapa objek, dan makhluk yang hanya bisa di nilai dengan level appraisal lebih tinggi.]
[Night Vision : Skill yang dapat membantu kamu melihat dalam kegelapan tetapi hanya memiliki batas 30 menit. Jika kamu menaikkan level skill ini semakin bertambah durasi pemakaiannya.]
[Auto Recovery (Small) : Skill yang dapat menyembukan beberapa luka kecil. Jika kamu menaikan Levelnya itu dapat menyembukan kecil dengan cepat dan bahkan bisa menyembukan luka sedikit berat.]
Semua skill ini sangat berguna untukku, Aku sangat bahagia bahkan yang tadi aku ngantuk. Sekarang ngantuk yang ku miliki menghilang.
"Selanjutnya aku akan menilai Skill Tree yaitu Gluttony."
"Aku berharap sangat banyak dengan skill ini."
Ketika aku memfokuskan mata ku ke skill ini setelah itu mengucapkan Appraisal dalam hati dan aku terkejut apa yang ada di layar Hologram.
[Gluttony : Tidak bisa dinilai kamu harus melengkapi syarat syarat terlebih dahulu untuk menilai skill ini.]
Sialan!!, apa syarat syaratnya bahkan kamu hanya nyuruh melengkapi dan tidak mengasih tau apa yang harus ku lakukan. Padahal skill ini hanya satu satunya yang ada di Skill Tree, huuh.
"Ugh, sebaiknya aku tidur kalau tidak, aku akan kelelahan pada latihan besok."
Aku bangun dari tempat tidur setelah itu berjalan ke pintu kamar untuk mengkunci pintu kamarku. Setelah itu kembali ketempat tidur dan menjatuhkan diri ke kasur sedikit kasar itu.
"Baiklah, selamat malam."
__ADS_1