My love litlle wife

My love litlle wife
akhirnya


__ADS_3

Cuaca malam ini begitu terasa sepi, angin yang berhembus begitu terasa dingin membuat fiona melangkahkan kakinya untuk membuat teh, membuat teh untuk menghangatkan tubuhhya ide yang tidak buruk jadi dia akan lakukan.


Saat fiona sedang berada di dapur david mendekatinya dan memeluknya dari belakang. fiona terkejut namun tidak berlangsung lama.


"Apa yang sedang kamu lakukan?" tanya David sambil menghirup wangi sampo yang menempel di rambut fiona.


"Hanya membuat teh, " Jawab fiona.


David melepaskan pelukannya dia memutar tubuh fiona agar berhadapan dengannya, mata mereka bertemu tanpa ragu david mengangkat dagu fiona lalu menciumnya, fiona melotot namun tidak lama kemudian dia memejamkan mata, ciuman lembut di bibir fiona dapatkan, cuaca yang dingin membuat David mencium fiona kembli tapi kali ini ciumanya begitu berbeda.


Fiona kaget mendapat serangan mendadak dari David, tapi dia menikmati ciuman yang David berikan hingga membuat mereka terbawa suasana, ciuman yng awalnya lembut kini berubah menjadi panas, lidah mereka sudah saling membelit fiona di angkat dan di dudukan di atas meja tampa melepaskan ciuman mereka.

__ADS_1


David melepaskan ciumannya karena mereka hampir kehabisan napas. Wajah fiona merah merona akibat menahan malu, baru kali ini dia berciuman begitu bergairah.


"Sayang, apa aku boleh meminta hak aku? " David bertanya walaupun mereka saling mencintai tetapi David tidak mau memaksa jika fiona belum mau. Jika fiona belum siap dia akan menunggu sampai waktunya tiba, jangan sampai karena hal ini membuat fiona pergi meningalkanya.


Fiona tersenyum membelai wajah David yang semakin terlihat tampan.


"Lakukan apa yang hendak kamu lakukan Mas, saya ini milik kamu, jadi tidak perlu ragu," ucap fiona dengan yakin. Dia sudah menjadi istri David, kewajiban seorang istri melayani suami bukan, jadi dia tidak ragu lagi untuk menyerahkan dirinya pada David.


Baju yang fiona kenakan di lepaskan begitu pun dengan david, fiona diam saja dengan wajah merah sejujurnya dia begitu malu dengan ke adaan hanya memakai dalaman saja di depan David.


Fiona memejamkan mata saat David menyusuri wajahnya,telingga hinga lehernya tidak lepas dari bibir David membuat fiona hampir berteriak akibat permainan David.

__ADS_1


"Mas, kita akan melakukannya di sini? " tanya fiona polos, pasalnya mereka sedang berada di dapur.


"Tidak, sayang, " Fiona sudah berada di gendongan tavid, dengan tidak sabar david membawa fiona menuju kamar, fiona di baringkan david tidak henti hentinya memandangi tubuh fiona hingga membuat fiona begitu malu.


"Awalnya akan sakit, tapi lama lama tidak," ucap david mencium keningnya, fiona menganguk rasa aneh begitu terasa saat davis sedang bermain di dadanya.


Fiona memejamkan mata saat David hendak memasukanya, rasa takut fiona rasakan tapi tidak berlangsung lama karena davis mencium bibirnya dengan sangat lembut.


"Aww," Pekik fiona mencengram punggung David. Air mata fiona mengalir begitu saja. Benar yang di katakan orang rasanya begitu sakit tapi tidak berlangsung lama.


Davis tersenyum melihat fiona sudah terlelap, fiona sudah menjadi miliknya, dia berjanji tidak akan pernah mengingalkan fiona dengan ke adaan apa pun dia bersumpah akan mencintai fiona sampai mati.

__ADS_1


Sekarang fiona sudah seutuhnya menjadi miliknya, rasanya begitu bahagia, tidak akan pernah dia lepaskan.


__ADS_2