My love litlle wife

My love litlle wife
makan malam


__ADS_3

Fiona tau jika sudah di perlakukan seperti itu sudah pasti tidak berakhir begitu saja, benar saja sudah beberapa kali David menerkamnya seakan tidak mau berhenti, erangan Fiona terdengar saat David memasukinya lagi.


"Mas," ucap filoa dengan napas yang memburu.


"Iya, sayang." Gerakan David semakin kencang membuat fiona semakin mengerang nikmat, david semakin bergerak cepat saat mereka sudah mau mencapai kelimaks, erangan mereka berdua terdengar wajah merekatampak terlihat puas dengan permainan mereka, senyum Fiona mengembang saat David mengendongnya menuju shower.


"Makasih, Fiona. Kamu sudah mau menjadi miliku," ucap david smbil mencium bibirnya dengan lembut.


Fiona tersenyum, mereka mandi bersama tanpa melakukan apa pun lagi. David yang lebih dulu selesai meningalkan Fiona yang masih berendam di dalam sana.


"Jangan terlalu lama," ucap David.


Fiona menganguk David menyambar handuk agar menutupi tubuh mereka, acara mandi yang begitu berbeda.


Fiona sudah rapih dia begitu heran melihat penampilan David yang biasa aja.


"Mas, ko kamu pakaiannya seperti ini?" tanya fiona heran.


David hanya tersenyum duduk di sebelah Fiona.

__ADS_1


"Tidak baik Mas, masa makan malam sama rekan bisnis seperti ini," Fiona berdiri dia ingin memilihkan baju yang cocok untuk suaminya, jangan sampai dia di bilang tidak bisa urus suami.


Kemeja lengan panjang berwana biru muda sudah berada di tanggan tidak lupa dia juga membawa jas untuk suaminya.


"Pakai ini, Ini lebih baik dari pada itu, segera kenakan," ucap Fiona. David menurut saja apa yang Fiona katakan sebenarnya di begitu malas bertemu dengan Amanda dengan penampilan seperti ini.


"Nah terlihat lebih tampan kan," ucap fiona sedikit merapihkan jas yang David kenakan.


"Jangan mengoda, sayang." ucap David menarik fiona agar mendekat, ciuman lembut David berikan di pipi Fiona.


Pukul tujuh mereka akan pergi, jarak cafe dengan rumahnya tidak terlalu jauh, jadi tidak perlu terburu buru hanya untuk makan malam saja.


Senyum Amanda terukir saat melihat David yang sedang masuk sambil menggegam tanggan Fiona.


David membawa Fiona menuju di mana Amanda berada, tanpa David duga Amanda memeluknya reflek David langsung melepaskan pelukan Amanda dia langsung melihat ke arah Fiona.


"Haii," Sapa Amanda, Fiona hanya tersenyum canggung, jika dia tau rekan bisnisnya seperti ini akan dia biarkan David memakai baju yang tadi sekarang lihat lah dia begitu tampan.


"Siapa dia Mas?" tanya Fiona dengan berbisik.

__ADS_1


"Owh kenalin aku Amanda, kamu pasti istri David, wah kamu begitu beruntung bisa mendapatkan hati pria seperti David," ucap Amanda, fiona hanya diam saja dia melihat ke arah David dengan begitu tajam, david hanya tersenyum canggung. Dia tahu pasti fiona akan menanyakan Amanda nanti di rumah.


Acara makan malam berjalan lancar, fiona diam saja memperhatikan Amanda yang sedari tadi tidak henti hentinya berbicara, entah apa yang mereka bicarakan. fiona begitu kesal dia hendak bangun dari duduknya namun di tahan oleh David, David tidak mau melepaskan gengaman tanganya membuat fiona semakin kesal.


"Aku mau ke toilet," ucap fiona, David hendak mengantar namun di tolak oleh fiona.


"Aku tidak menyangka, David. kau menikahi gadis yang begitu muda," ucap Amanda.


"Apa ada yang salah," jawab David dengan sinis.


"Jangan marah, aku hanya asal bicara saja, aku senang melihat kalian, sepertinya kau begitu mencintai dia," ucap Amanda, David hendak menjawab ucapan Amanda namun dia urungkan setelah melihat Fiona menghampirinya.


"Mas apa belum selesai?" tanya Fiona, dia begitu muak berada di sana, apa lagi melihat Amanda yang berusaha mengoda suaminya.


"Sudah, kita pulang sekarang," David bangun dari duduknya Amanda pun beranjak.


"Senang bisa bertemu dengan mu, lain waktu kita bisa bertemu kembali, bukan?" Fiona tidak menjawab dia melangkah pergi begitu saja.


"Amanda, Terima kasih atas waktunya," ucap David, setelah itu dia langsung mengejar Fiona yang sudah dulu ke luar. Amanda tersenyum melihat kepergian David.

__ADS_1


Fiona diam saja saat David merangkul pinggangnya. mobil adalah tujuan Fiona, dia sudah sangat ingin pulang dan tidur


__ADS_2