My love litlle wife

My love litlle wife
mantan


__ADS_3

Pagi pagi sekali David sudah bangun dari tidurnya, dia tersenyum melihat fiona masih terlelap, sebelum beranjak David mencium kening fiona terlebih dahulu.


David melangkah menuju kamar mandi lebih baik dia bersiap terlebih dahulu, sebelum fiona bangun dia ingin menyiapkan sarapan untuk mereka.


Walau pun setiap hari dia yang menyiapkan david sama sekali tidak keberatan.


Waktu sudah menujukan pukul tujuh pagi. Sarapan pun sudah terhidang di atas meja namun fiona belum juga bangun, sesunguhnya fiona sudah bangun sedari tadi namun dia enggan untuk bergerak seluruh tubuhnya begitu sakit bagian bawahnya begitu nyeri hingga dia sama sekali tidak berani untuk bergerak, permainan David sungguh sangat mengerikan.


David kembali lagi ke kamar sebelum berangkat kerja dia ingin membangunkan fiona terlebih dahulu. Saat melihat fiona sudah bangun David tersenyum sambil menghampirinya.


"Pagi sayang," Ucap David sambil mencium fiona.


"Hem," Jawab fiona malas.


David mengambil jam tanggan yang berada di atas meja rias. Melihat itu fiona langsung bertanya.


"Apa mas sudah mau pergi?" tanya fiona.

__ADS_1


"Hari ini aku ada meting, jadi harus berangkat lebih pagi," ucap David. Fiona mendengarnya berdegus kesal. Baru saja dia ingin di gendong untuk menuju ke kamar mandi.


"Ada apa?" tanya David heran melihat tingkah fiona.


"Saya mau di gendong ke kamar mandi, tapi, ya sudah lah, kamu pergi aja," ucap fiona. Apa dia tidak memikirkan ke adaannya tubuhhya begitu sakit akibat ulahnya tapi tidak mengerti sama sekali. David tersenyum masih ada waktu untuk menemani fiona.


Fiona memalingkan wajahnya dia bener bener kesal, sudah berbuat tidak mau bertangung jawab, dengan melihat tingkah fiona seperti itu membuat David gemas melihatnya, jas yang sudah dia gunakan di buka kembali kemeja berwarna putih pun dia gulungg hingga batas siku. Tidak ada salahnya untuk menemani fiona sesaat.


Fiona tersenyum saat David mengendongnya. Tangannya langsung dia lingkaran ke leher David takut tiba-tiba dia terjatuh


"Menyebalkan," ucap fiona malu.


Acara mandi yang begitu singkat memhuat fiona tersenyum bahagia sungguh dia sanggat bersukur menikah dengan pria yang begitu mencintainya.


Saat fiona menikamati sarapannya David sudah berada di kantor saat itu. Tidak jadi masalah dia sarapan sendiri.


Saat David tiba dia sudah di tunggu dengan beberapa rekan bisnisnya. Ini semua karena fiona dia jadi terlambat tapi tidak jadi soal yang terpenting fiona bahagia.

__ADS_1


"Pagi pak, bapak sudah di tunggu, " ucap sekertarisnya. David menganguk.


David menuju di mana para rekannya menunggu. Suara pintu di buka membuat semua orang yang berada di dalam meliat ke arahnya.


"Sory aku Terlambat," ucap David langsung duduk di bangku yang sudah di siapkan.


Wanita cantik dengan baju yang begitu ngetat melihat ke arahnya dengan tersenyum sesekali. Tidak menyangka dia bisa bertemu David di sini sudah sekian lama tidak bertemu pria yang dulu pernah mengisi hati nya kini berada di hadapanya, wajahnya masih terlihat tampan masih seperti dulu.


Meting yang begitu penting akhirnya selesai juga, beberapa orang yang berada di sana keluar satu persatu kecuali wanita itu, wanita itu tersenyum kearah David sambil berjalan menggampirinya


"Hai apa kabar?" Tanya amanda sambil mengulurkan tanggan ke arahnya, amanda wanita yang dulu pernah mengisi hatinya.


"Hai," ucap David tersenyun sambil menyambut ukuran tangan amanda.


"Lama tidak bertemu," ucap amanda tersenyun kearahnya.


Cinta yang dulu pernah hilang akan kah bisa datang kembali?

__ADS_1


__ADS_2