
Tak terasa terhitung satu minggu setelah perjodohan Kanza dan Haikal, dan hari ini adalah hari pertunangan mereka.
Semua yang di perlu kan untuk pertunangan Kanza dan Haikal sudah cukup sempurna.
Di rumah Haikal.
Haikal sedang bersiap-siap untuk acara pertunangan nya dengan Kanza. Haikal mengenakan jas berwarna maron.
"Kamu sudah siap sayang ?"
"Sudah ma. "
"Mari kita jalan sekarang Haikal, nanti kita terlambat. "
"Iya ma. "
Di Rumah Kanza.
Sementara itu Kanza masih bersiap siap untuk acara pertunangan nya, Kanza mengenakan gaun berwarna pink yang panjang nya selutut, Lama Kanza berada di kamar ia memandangi diri nya di balik cermin.
Harus kah aku bertunangan dengan laki-laki yang tidak ku cintai. Bagaimana kalau aku tidak bisa menolak pernikahan ini nanti nya.
Lama Kanza memandangi diri nya di balik cermin di kamar nya. Ingin rasa nya Kanza menolak pertunangan ini, tapi Kanza tidak mau membuat kedua orang tua kecewa.
"Kanza apa kamu sudah siap? "
"Sudah bu. "
__ADS_1
"Segera Lah turun, Haikal dan tante Wulan sudah datang. "
"Iya bu. "
Kanza segera turun dari kamar nya, ia melihat beberapa kerabat nya sedang berada di ruang tengah. Kanza juga melihat Haikal dan tante Wulan sudah duduk di ruang tengah.
Semua mata tertuju melihat kedatangan Kanza, ia terlihat begitu cantik dengan gaun berwarna pink nya.
Setelah semua keluarga Kanza dan Haikal berkumpul di ruang tengah, acara pertunangan pun segera di mulai.
Haikal memasang kan cincin di jari manis Kanza, dan Kanza juga memasang cincin di jari manis Haikal. Selesai memasang kan cincin pertunangan Haikal dan Kanza berfoto bersama, Haikal memberikan seikat bunga dan beberapa seserahan untuk acara pertunangan mereka .
Selesai memasang cincin pertunangan Haikal mengajak Kanza keluar untuk mencari angin segar. Sebenar nya ada hal penting yang ingin di bicarakan Haikal kepada Kanza .
"Kanza apa kau baik-baik saja ?"
"Iya, aku baik-baik saja kal, kenapa kamu bertanya seperti itu?"
"Tidak apa-apa Kanza, aku cuman tidak mau kau merasa terbebani dengan pertunangan ini. "
"Ada hal penting yang ingin ku bicarakan pada mu. "
"Hal penting apa Kal? "
"Ini masalah pacar mu."
"Pacar ku, maksud nya Andre. "
"Ya Andre pacar mu. "
"Kenapa dengan Andre. "
__ADS_1
"Begini Kanza, kemarin kan aku pernah cerita sama kamu, tentang pacar aku yang selingkuh dan tidur dengan pria lain di depan mata ku sendiri, jadi ternyata pria yang tidur dengan pacar ku itu adalah pacar mu. "
"Apa !?"
"Kamu pasti salah lihat, gak mungkin pacar ku selingkuh dengan pacar mu Kal. " ucap Kanza yang masih tak percaya dengan pernyataan Haikal.
"Aku tidak bercanda Kanza, aku jelas melihat wajah pria itu sedang bercinta dengan Mira. "
"Aku tidak percaya dengan mu Haikal, Kau pasti hanya ingin merusak hubungan ku dan Andre."
"Tidak Kanza, aku tidak seperti itu. " ucap Haikal yang berusaha untuk meyakinkan Kanza .
"Lagian bagaimana mungkin Andre bisa mengenal Mira. " ucap Kanza yang masih tak percaya.
"Aku tidak tahu Kanza, dari mana mereka bisa saling kenal. "
"Kalau tidak tahu, sebaiknya kau jangan bicara sembarangan. " ucap Kanza yang sudah semakin kesal.
Kanza kemudian bergegas meninggalkan Haikal yang masih mencoba ingin menjelaskan kepada nya, tapi Kanza sudah tidak ingin mendengar penjelasan apa pun dari Haikal.
"Tunggu Kanza dengar kan aku. " ucap Haikal yang menahan Kanza agar tidak pergi meninggalkan nya.
Kanza tidak mau mendengar kan Haikal yang berusaha menahan nya, agar tidak meninggalkan Haikal yang sedang berusaha untuk menjelaskan.
Haikal memutuskan untuk kembali ke rumah Kanza. untuk menemui mama nya dan keluarga Kanza yang telah berkumpul di rumah Kanza.
"Kamu dari mana saja kal? " tanya Wulansih kepada putra nya.
"Cari angin ma di luar. "
Setelah acara pertunangan selesai semua keluarga Kanza dan Haikal kembali ke rumah masing-masing, mengingat saat ini sudah jam 11 malam.
__ADS_1
Happy reading guys 😘😍
Jangan lupa tinggalin like, komen, vote nya guys. 😊🤗