My Love Only One

My Love Only One
BAB 20 Setuju Untuk Menikah


__ADS_3

Happy reading guys 😊😍


Beberapa bulan telah berlalu Kanza dan Haikal terlihat semakin dekat dan akrab mereka selalu terlihat bersama dimana pun ada kesempatan. Rencana orang tua mereka untuk menyatukan kedua anak nya seperti nya akan berhasil. Meskipun kedua nya tidak pernah menyatakan perasaan mereka. Kedua nya masih malu-malu malu jika menyangkut tentang perasaan cinta yang ada di hati mereka.


Hari ini tepat nya tiga bulan telah berlalu setelah mereka bertunangan kedua keluarga itu berkumpul bersama untuk membicarakan prihal pernikahan mereka. Namun sebelum kedua keluarga itu berkumpul Haikal dan Kanza sudah lebih dulu membicarakan bagaimana tentang kesepakatan mereka.


"Kal bisa kita bertemu, ada yang ingin ku bicarakan pada mu. "


"Tentu bisa Kanza, di mana kau ingin bertemu ? "


"Kita bertemu di taman dekat kampus ."


"Baiklah, aku akan segera ke sana. "


Kanza segera keluar dari kampus nya setelah beberapa jam mengikuti mata kuliah hari ini. Sementara Haikal pun segera bergegas menuju taman di dekat kampus Kanza.


Cukup lama Kanza menunggu Haikal sembari memain kan ponsel nya. tapi tak lama setelah itu Haikal akhir nya datang.


"Kau sudah lama menunggu? "


"Tidak begitu lama duduk lah. "


Haikal kemudian mendudukan tubuh nya di kursi taman itu, tepat bersebelahan duduk di samping Kanza.


Lama kedua nya terdiam hening tidak ada yang memulai pembicaraan, sampai akhirnya Haikal membuka suara.


"Apa yang ingin kau bicarakan Kanza? "


"Hmm begini Kal, malam ini kan orang tua kita ingin membicarakan kelanjutan perjodohan kita. "


"Iya aku tahu Kanza. "


"Lalu. "


"Aku ingin tanya apakah kau ingin melanjutkan kesepakatan kita ?"


Deg


Jantung Haikal berdetak mendengar ucapan Kanza.


"Bagaimana dengan mu? " tanya Haikal balik.


"Sejujur nya aku bingung Kal. "


"Binggung kenapa Kanza ?"


"Sejujur nya, aku sangat nyaman berada di dekat mu, jantung ku berpacu begitu cepat jika aku berada di dekat mu, yang membuat aku bingung aku tidak tahu itu perasaan apa, cinta atau hanya sebatas nyaman. " ucap Kanza menjelaskan.

__ADS_1


"Kanza jangan memaksakan dirimu, jika kau tidak ingin menikah dengan ku. "


"Bukan begitu Haikal, lalu bagaimana dengan diri mu? "


"Apa kau juga merasakan, apa yang ku rasa kan? "


"Sejujur aku sudah menyukai mu, sejak aku bertunangan dengan mu, tapi waktu itu aku juga belum yakin dengan perasaan ku. Ketika waktu itu kau marah dengan ku, aku rasa nya begitu bersalah telah membuat mu marah, aku berusaha meminta maaf kepada mu sampai aku datang ke kampus mu. Aku baru sadar kalau aku sudah menyukai mu. "


Deg


Jantung Kanza kembali berdetak mendengar ucapan Haikal, ia rasa nya tidak percaya jika Haikal menyukainya sudah begitu lama.


"Lalu apa keputusan mu Kal? "


"Aku ingin membatalkan kesepakatan kita, dan melanjutkan perjodohan ini, walaupun aku harus sedikit memaksa mu. "


"Bagaimana dengan mu Kanza? "


"Hmmm entahlah aku ingin mencoba menerima perjodohan ini dan aku ingin mencoba mencintai mu."


"Berarti kau setuju menikah dengan ku? "


"Ya aku setuju menikah dengan mu. "


"Baiklah kalau begitu, nanti malam kita akan bicarakan ini dengan orang tua kita. "


"Baiklah Kal, aku pulang dulu. "


"Gak usah deng Kal, nanti ngerepotin kamu. "


"Tidak ada yang di repot kan Kanza, ayolah ! "


"Baiklah. "ucap Kanza pasrah


🐻🐻🐻


Hari sudah menjelang malam Kanza segera bersiap-siap untuk pergi malam ini, untuk melanjutkan perjodohan yang sudah di rencanakan oleh orang tua nya.


"Kanza kamu sudah siap nak ?" tanya Merry kepada Kanza


"Sudah siap bu. "


"Wah kamu cantik sekali sayang. "


"Hmmm ibu bisa saja."


"Serius sayang, kamu benaran cantik banget malam ini. "

__ADS_1


"Terima kasih bu, aku memang harus terlihat cantik malam ini. "


"Baiklah mari kita jalan sekarang, ayah kamu sudah menunggu di bawah. "


Tidak sampai satu jam keluarga telah sampai di tempat yang sudah di janjikan oleh dua keluarga itu.


Di sebuah restauran bintang lima salah satu cabang restauran milik Haikal.


"Kok sunyi bu ?" tanya Kanza kepada Merry.


"Ya restauran ini memang hanya kita yang menggunakan nya. "


"Kamu gak tauhu kalau ini restauran ini milik Haikal juga. "


"Apa. "


Seberapa sukses si kamu Kal beberapa restauran di kota ini, rata-rata punya mu.


"Iya, ini restauran milik Haikal. "


"Ayo kita masuk ! "


Haikal dan Wulansih sudah lebih dulu datang ke tempat yang telah di sepakati oleh dua keluarga itu.


"Akhirnya kalian datang juga."


"Tentu saja kami pasti dong lan . " ucap Merry kepada Wulansih.


"Duduklah pesan lah apa pun makanan yang kalian ingin kan. " ucap Wulansih kepada calon besan nya itu.


Beberapa pelayan restauran datang menyambut mereka dan menuliskan pesanan yang mereka pesan.


"Jadi bagaimana kelanjutan perjodohan ini? " tanya Wulansih yang memulai pembicaraan nya dengqn Merry dan Fandy.


"Kita putuskan saja kepada mereka berdua. " ujar Fandy, ia tak ingin memutuskan sesuatu hanya sepihak saja, ia ingin Kanza dan Haikal juga menginginkan perjodohan ini tanpa terpaksa.


"Bagaimana Haikal, Kanza apa kalian sudah setuju untuk menikah? " tanya Merry


Sejenak Kanza terdiam, tapi ia sudah memutuskan untuk setuju dengan pernikahan ini.


"Hmmm Kanza setuju bu. "


"Haikal juga setuju ma. "


"Baiklah karena kalian sudah setuju pernikahan kalian terhitung tinggal satu bulan lagi. "


"Apa satu bulan lagi !" ucap Kanza yang merasa terkejut

__ADS_1


"Iya Kanza, bulan depan kalian akan menikah tante dan ibu kamu sudah menyiapkan semua nya. "


"Baiklah Kanza setuju. "


__ADS_2