
Kanza masih tak percaya dengan rencana orang tuanya, yang menjodohkan nya dengan seseorang yang ia tidak kenal sama sekali.
"Iya nak ibu dan tante Wulan sudah mempunyai kesepakatan sejak kecil, bahwa kami ingin menjodohkan anak kami."
Kanza tidak habis pikir dengan kesepakatan yangg di buat ibu nya dan tante Wulan, ia berpikir bagaimana cara nya menolak perjohan ini.
"Tapi bu, Kanza tidak kenal dengan pria yang akan ibu jodohkan kepada ku, bagaimana mungkin Kanza bisa menikah dengan pria yang kanza tidak kenal." Kata kanza berusaha menolak di jodohkan.
"Sebentar lagi kau akan mengenal nya Kanza, Ibu dan tante Wulan tidak Langsung menikah kan kalian. Ibu dan tante Wulan mau kalian melakukan pendekatan dulu, sampai kalian merasa cocok dan saling mencintai."
"Iya kanza benar kata ibu mu, kami tidak akan Langsung memaksa kalian untuk menikah, kami akan memberi waktu kalian untuk saling mengenal ."
"Tapi tante, apa anak tante setuju dengan perjohan ini. "
"Tentu saja sayang, Haikal tidak akan menolak permintaan tante, Haikal sangat sayang sama tante dia tidak akan membuat tante kecewa."
"Baiklah , Kanza akan mencoba nya ."
Tidak lama perbincangan mereka usai, datanglah sesosok pria dengan penampilan mengenakan kemeja biru dan celana jean hitam dengan rambut yang sangat hitam dan rapi . Sosok yang sangat sempurna itu berjalan memasuki restauran yang salah satu cabang miliknya . Pria tidak lain tidak bukan ialah Haikal, Haikal telah berjanji kepada mama nya akan bertemu di restauran ini .ada hal yang akan di sampaikan oleh mama nya. Sementara Kanza masih tertunduk memikirkan situasi yang tengah terjadi pada nya, sampai Kanza tidak sadar pria yang di tunggu-tunggu telah datang.
"Kanza ." kata Merry memanggil putri nya yang masih tertunduk.
__ADS_1
"Iya bu." kata Kanza dan Langsung mendongakan kepala nya.
Kanza dan Haikal saling pandang mata mereka bertemu . Mereka berdua sangat terkejut, bagaimana mungkin Haikal bertemu dengan gadis yang menabrak mobil nya tadi pagi, dan bagaimana mungkin Kanza bertemu dengan pria kejam bak renternir yang menguras uang atm nya.
"Kau , Angpaen kau kesini ." kata Haikal yang masih terkejut dan tak percaya akan bertemu gadis ini lagi .
"Duduk Lah nak angpaen masih berdiri di situ " kata wulan yang tidak mengerti situasi mereka.
"Iya ma ."
"Tante apa pria ini anaknya tante wulan " tanya Kanza yang masih tak percaya .
"Iya sayang, ini Haikal putra satu-satunya tante ."
"Apa kalian sudah saling kenal? " tanya Merry yang mulai mengerti situasi saat ini.
"Tidak " kata Haikal dan Kanza bersamaan.
"lalu kenapa kalian tampak terkejut seperti sudah saling kenal?" kata Fandi yang ikut menginterogasi .
Kanza dan Haikal menghebus kan nafas nya, dengan kasar tak tau harus berkata apa.
__ADS_1
"Kanza bertemu dengan nya tadi pagi ."
"Oh ya, di mana nak ? " kata Merry yang masih mencari tahu .
"Tadi pagi pas pergi kuliah bu. "
"Bukannya tadi pagi kamu gak jadi pergi kuliah nak ?"
"Hmm itu bu, dia yang mobil nya tadi pagi Kanza tabrak." ucap Kanza menundukan kepalanya .
"Hmm oh ya ." kata Merry sambil tersenyum melihat Kanza dan Haikal yg salah tingkah.
"Benar begitu Haikal."
"Iya ma gadis ini yang menabrak mobil haikal tadi pagi, siapa dia ma ? kenapa mama mengajak bertemu dengan nya."
"Hmm.. begini haikal mama dan tante Merry ingin menjodohkan Haikal dengan Kanza ."
"Apa ma?, Haikal gak salah dengar. Haikal mau di jodohkan sama gadis ini." kata Haikal yang masih tak percaya dengan rencana mama nya
"Iya nak , mama dan tante Merry sudah sepakat dari kecil, ingin menjodohkan putra dan putri kami, jika kelak sudah dewasa."
__ADS_1
Jangan lupa like dan komen nya guys 😍😘