My Love Only One

My Love Only One
BAB 21 Menjelang Pernikahan


__ADS_3

Waktu berlalu begitu cepat hari ini, hari yang begitu di tunggu pun telah tiba untuk dua keluarga itu . Hari di mana Haikal dan Kanza akan resmi menjadi pasangan suami istri. Dua keluarga itu begitu sibuk menyiapkan pesta pernikahan dari mulai dekor pernikahan sampai adat dan proses pernikahan pun telah siap hampir 99 persen.


Kanza menatap diri nya di depan cermin besar yang ada di kamar nya yang memperlihat kan wajah nya yang sudah penuh dengan riasan. Kanza masih tidak menyangka ia akan segera menikah dengan pria yang baru di kenal nya beberapa bulan ini. Dulu ia memimpikan menikah dengan pacar nya Andre, tetapi ternyata allah berkehendak lain.


"Kanza, keluar lah. " teriak Merry ibu nya Kanza


Kanza tersadar dari lamunannya, ia segera membuka pintu kamar nya untuk segera keluar, semua keluarga telah menunggu di bawah untuk segera berangkat ke gedung pernikahan.


Sepanjang perjalanan Kanza berdoa agar kelak pernikahan nya akan bahagia dengan keluarga kecil nya nanti .


Sementara itu Haikal mondar mandir di depan kamar hotel nya, yang sudah di persiap kan untuk malam pertama mereka . Haikal komat kamit menghafal kan kalimat ijab kabul yang akan ia ucapkan nanti .


"Haikal kamu sudah siap kan? "


"Sudah ma, tapi Haikal sangat gugup ."


"Tidak usah gugup sayang, berdoa lah semoga semua nya berjalan lancar. "


Mobil yang menumpangi keluarga besar Kanza telah sampai di depan gedung pernikahan, beberapa kerabat Kanza berjalan bersama memasuki gedung pernikahan . Kanza yang terlihat begitu anggun dengan gaun berwarna putih nya, memasuki altar pernikahan.


Sementara Haikal sudah duduk di depan penghulu mengucapkan ijab kabul nya dengan begitu lancar, hanya sekali ucapan saja . Semua keluarga, kerabat, dan tamu undangan bersorak ria atas ucapan sah yang keluar dari mulut saksi pernikahan.


Kanza berjalan di altar pernikahan dengan di sambut Haikal yang baru saja selesai mengucap kan ijab kabul nya, jemari Haikal menarik jemari Kanza, kemudian membawa nya kedalam pelukan nya dan mencium kening Kanza di hadapan semua orang. Yang membuat semua orang bersorak sekaligus kagum melihat pasangan pengantin baru ini , yang sama-sama memiliki paras cantik dan ganteng itu. Tidak sedikit juga yang menatap sinis dengan pasangan ini, mengingat Haikal merupakan chef terkenal sekaligus seorang ceo baru di sebuah perusahaan milik nya sendiri. Tetapi tatapan kagum lebih banyak terlihat di tempat ini.


"Kau sangat cantik hari ini Kanza ." ucap Haikal dengan nada frontal nya yang menimbulkan beberapa kekehan keluarga dan para tamu undangan.




Sementara Kanza hanya mampu menunduk menyembunyikan wajah malu merah merona nya karena pujian Haikal yang sukses membuat nya malu sekaligus bahagia.

__ADS_1


Haikal membawa Kanza menuju pelaminanan pernikahan, untuk menyambut para tamu undangan yang sudah mulai memadati, pasangan pengantin. Untuk mengucapkan selamat kepada pasangan pengantin baru ini.


Namun tanpa di duga-duga Andre mantan pacar nya Kanza datang menghadiri pernikahan sang mantan kekasih nya itu. Yang lebih membuat Kanza terkejut Andre datang bersama Mira mantan kekasih nya Haikal. Awal nya Andre tidak ingin datang ke pesta pernikahan Kanza, namun karena paksaan dari Mira Andre akhirnya memutuskan untuk datang ke acara pernikahan Kanza.


"Selamat atas pernikahan kalian." ucap Andre sambil menyalami Haikal dan Kanza dengan wajah jengah nya.


"Selamat atas pernikahan nya Haikal. " ucap Mira kemudian memeluk Haikal sambil mengeluarkan jurus air mata nya.


Kanza yang melihat Haikal di peluk oleh Mira, merasa hati nya seperti di remas kuat. Haikal berusaha melepas pelukan nya, ia tidak mau membuat Kanza bersedih.


"Terima kasih. " ucap Haikal setelah melepaskan pelukan Mira.


Mira yang merasa di acukan oleh Haikal pun merasa sangat jengkel, ia sudah berjanji akan menghancur kan rumah tangga Haikal dan Kanza. Mira mengajak Andre berkerja sama untuk menghancurkan rumah tangga Haikal dan Kanza nanti nya. Walaupun awal nya Andre tidak setuju, namun setelah Mira mengatakan akan memberi nya apa pun termaksud uang, Andre akhirnya setuju untuk mengikuti rencana Mira.


"Kanza, maafkan aku, tadi aku tidak bermaksud untuk memeluk nya. " ucap Haikal yang meminta maaf kepada Kanza, Haikal tau saat ini wajah Kanza terlihat sangat muram.


"Hmm gak apa kok Haikal, aku maklum. "


"Gak kok Kal. " ucap Kanza berusaha menutupi kegugupan nya.


"Iya juga gak apa, aku suka kamu cemburu Kanza. " ucap Haikal tersenyum jail.


Satu persatu tamu undangan dan kerabat sudah berpulangan hanya tersisa keluarga besar Kanza dan Haikal yang juga akan segera pulang.


"Selamat ya sayang, mama senang akhirnya kalian menikah, semoga kalian bisa membangun rumah tangga yang sakinah. " ucap Wulansih memberi selamat kepada Kanza dan Haikal sembari memeluk putra dan menantu nya itu.


"Terima kasih ma, Haikal janji akan selalu memberikan kebahagian kepada Kanza."


"Selamat ya sayang, ibu senang putri kecil ibu sekarang sudah dewasa, sudah menjadi istri orang, ibu harap kamu bisa menjadi istri yang baik untuk Haikal. " ucap Merry sembari memeluk putri nya .


"Terima kasih bu, rasa nya begitu berat berpisah dari ibu. "

__ADS_1


"Sama-sama sayang, kamu harus bahagia, kamu bisa kapan saja pulang ke rumah ibu dan ayah, bukan begitu Haikal? "


"Iya bu. "


"Selamat untuk pernikahan nya sayang, putri kecil ayah memang sudah dewasa, ayah harap kamu selalu bahagia sayang, untuk Haikal ayah mohon untuk selalu menjaga Kanza, jika kamu sudah tidak menginkan nya lagi pulangkan dia kepada ayah, jangan sakiti dia Haikal. Dia tetap lah putri kecil kami. " ucap Fandy sembari memeluk putri dan menantu nya.


"Terima kasih ayah, Haikal janji tidak akan menyakiti Kanza. " ucap Haikal kepada Fandy.


Acara Pernikahan telah selesai Kanza dan Haikal kembali ke kamar hotel, semua keluarga besar mereka telah pulang ke rumah masing-masing.


Kanza segera masuk ke kamar mandi untuk segera membersihkan badan nya yang sudah lengket, gaun yang di kenakan Kanza sangat berat, membuat nya sangat susah membuka gaun pengantin nya.


Kanza yang merasa jengkel dengan gaun nya pun, kembali keluar ke kamar mandi. Untuk meminta bantuan kepada Haikal.


"Haikal. "


Haikal yang sedang berbaring di tempat tidur sambil bermain handpone nya pun berhenti melihat suara Kanza yang memanggil nya.


"Iya Kanza. "


"Bisa bantu aku gak Kal. "


"Bantuin apa Kanza, pasti aku bantuin. "


"Bantuin aku bukak gaun pengantin ini. " ucap Kanza malu-malu.


Haikal kemudian beranjak untuk membantu Kanza membuka gaun pengantin nya.


Haikal menelan saliva nya sesaat membuka gaun pengantin itu. Terlihat jelas punggung putih Kanza yang begitu membuat Haikal menahan hasrat nya .


"Terima kasih Kal"

__ADS_1


"Sama-sama Kanza. "


__ADS_2