
Setelah pulang dari rumah Kanza Haikal bergegas menuju kamar nya, untuk mengistirahat kan tubuh nya di atas tempat tidur.
Ah perasaan apa ini kenapa rasa nya jantung ku mau copot begini, setiap kali berdekatan dengan Kanza, bahkan aku sudah berani mencium nya, apakah aku mencintai Kanza, tapi kenapa rasa nya aku tidak ingin jauh dari Kanza, bahkan aku tidak bisa melihat nya menangis. Aku rasa nya ingin memeluk nya selalu.
"Tapi jika benar aku mencintainya, bagaimana dengan kesepakatan itu. " gumam Haikal.
Setelah larut dalam pikiran nya Haikal akhir nya tertidur tanpa mengganti pakaian kerja nya.
Pagi hari.
Dengan mata setengah terbuka Haikal perlahan membuka kedua mata nya , Haikal bergegas untuk bangun dari tidur nya dan segera mandi.
Selesai mandi Haikal turun dari kamar nya, dan segera sarapan, hari ini Haikal tidak memasak sarapan seperti biasa nya, hari ini Haikal bangun kesiangan.
"Kamu kesiangan ya Kal. " tanya Wulansih kepada putra nya, Wulansih melihat penampilan Haikal yang hari ini sedikit berantakan, tidak seperti biasa nya Haikal selalu terlihat rapi, rambut nya selalu tersisir rapi, tapi untuk pertama kali nya Haikal berpenampilan sedikit seperti cowok **** boy, dengan rambut acak-acakan.
"Iya ma. " jawab Haikal singkat sambil mengambil selai roti untuk di oleskan ke roti tawar nya.
"Kenapa penampilan kamu seperti ini Kal, tidak seperti biasa nya. "
"Iya ma Haikal tadi kesiangan, jadi ini Haikal mau cepat karena ada meeting pagi ini. "
"Oh begitu, bagaimana hubungan mu dengan Kanza? "
"Baik kok ma. "
Selesai sarapan Haikal bergegas untuk pergi ke kantor nya, mengingat pagi ini Haikal ada meeting dengan kelayen penting nya. Ini untuk pertama kali nya Haikal memulai peroyek besar seperti bisnis yang bukan berhubungan dengan restaurant biasanya Haikal hanya berurusan dengan pembukaan cabang restaurant, tapi kali ini Haikal mencoba peroyek pembukaan tempat pariwisata.
🌹🌹🌹
Di tempat lain Kanza sedang bersiap-siap untuk pergi ke kampus pagi ini. Kanza hari ini berniat untuk menemui Andre, Kanza berniat untuk memutuskan hubungan nya dengan Andre, ia sadar sudah tidak ada alasan lagi untuk bertahan. Bagi nya penghianatan yang Andre lakukan kepada nya sudah cukup membuat nya begitu terluka. Walaupun sejujur nya Kanza masih sangat mencintai Andre.
__ADS_1
Sesampai nya di kampus Kanza langsung masuk ke kelas nya untuk memulai plajaran yang akan di berikan dosen nya pagi ini. Selama lima jam pelajaran sedang berlangsung di dalam kelas perkulihan Kanza.
Selama pelajaran berlangsung Kanza sama sekali tidak memperhatikan dosen yang sedang menjelaskan mata kuliah hari ini. Ia hanya larut dalam pikiran nya. Kanza tidak habis pikir hubungan nya yang sudah di jalani beberapa tahun ini harus berakhir seperti ini.
"Kanza. " beberapa kali Widya memanggil Kanza namun wanita itu masih tidak bergeming dari lamunan nya.
"KANZA. " teriak Widya agar Kanza mendengar nya.
"Iya. " Kanza merasa terkejut dengan teriakan Widya.
"Kamu kenapa sih Wid, teriak-teriak ?"
"Habis nya kamu di panggil dari tadi gak dengar -dengar ."
"Iya maaf, aku lagi gak konsen Wid. "
"Gak konsen kenapa Kanza? "
"Sok tahu kamu Wid. "
"Aku kenal kamu itu udah cukup lama dari kita masih pakai baju putih biru Kanza, jadi saat kamu lagi banyak pikirkan itu aku tahu. " ucap Widya menjelaskan berapa lama mereka sudah berteman.
"Kamu lagi ada masalah ? " tanya Widya kepada Kanza, ya Widya memang sangat mengenal Kanza, dari dulu Kanza tidak punya teman yang sangat begitu akrab seperti keakraban nya dengan Widya. Biasa nya Kanza selalu cerita apa pun masalah nya kepada Widya.
"Gak. "
"Kamu jangan bohong. "
"Iya deh, iya aku memang lagi ada masalah. "
"Ayolah cerita kan Kanza !"
__ADS_1
Kanza menghela nafas panjang, ia tahu ia tidak bisa menutupi apa pun dari Widya bahkan masalah seperti apa pun Widya akan mudah mengetahui nya.
"Sebaiknya kita jangan cerita di sini Wid. "
"Ya sudah kita cerita cafe depan kampus saja ."
Selesai perkulihan Kanza dan Widya bergegas menuju cafe di depan kampus, tempat dimana Kanza dan Widya nongkrong berdua.
"Begini Wid, Andre sudah menghianati ku Wid. " ucap Kanza sambil menangis di depan Widya.
"Menghianati gimana maksud kamu Kanza. "
"Andre sudah berselingkuh Wid, Andre bahkan sudah tidur dengan wanita itu. "
"Apa. " Widya begitu terkejut mendengar cerita Kanza, dari dulu Widya memang tidak suka Kanza berpacaran dengan Andre, Karena ia tahu Andre hanya memanfaat kan Kanza saja. Walaupun Widya tidak menyukai Andre tapi ia menerima keputusan sahabat nya untuk berpacaran dengan Andre, walaupun beberapa kali Widya sering memperingati Kanza, untuk jangan terlalu baik kepada Andre.
"Iya Wid. "
"Kamu tahu siapa wanita yang berselingkuh dengan Anre? " tanya Widya kepada Kanza
"Tahu wanita itu pacar nya Haikal. "
"Haikal siapa ?" tanya Widya yang masih bingung.
"Aku belum cerita ya sama kamu tentang Haikal. "
"Ya belum lah, kamu nutupin apa sih dari aku. "
"Aku gak nutupin apa pun dari kamu, aku cuman belum sempat cerita saja. "
Happy reading guys 🤗😊
__ADS_1