My Love Only One

My Love Only One
BAB 9 Keputusan


__ADS_3

Hari sudah menjelang sore, matahari mulai meredup kan sinar nya. Kanza dan Haikal yang masih berada di rumah Haikal, mereka tidak sadar kalau hari sudah menjelang malam, karena asik nya mereka berbincang.


"Loh ini udah jam berapa Haikal ?" tanya Kanza kepada Haikal.


"Seperti nya sudah jam tujuh malam. "


"Ih, kamu kok gak bilang si Kal ?, aku mau pulang. "


"Tunggu Kanza, biar aku antar. " ucap Haikal sambil menarik tangan Kanza.


"Gak usah Kal, aku bisa naik taxi. "


"Loh kamu gak bawa mobil?"


"Gak Kal, tadi pagi minyak mobil ku habis, karena sudah terburu-buru, jadi aku naik taxi deh. "


"Ya sudah , kamu aku antar saja, gak baik perempuan pulang sendirian, malam-malam begini. "


"Gak baik kenapa ?"


"Memang nya aku pulang menjual diri. "


"Kamu itu ya kalau di bilangin, gak baik itu takut nya ada orang jahat yang engrampok atau perkosa kamu. memang kamu mau? "


"Ya gak lah. " Kanza bergidik ngeri mendengar ucapan Haikal.


"Ya sudah kalau gak mau, ayok aku antar, lagian gak enak kan nanti di tanyak orang tua mu, kalau kamu pulang sendirian dari rumah ku."


"Ya sudah deh aku mau. "


"Gitu dong Kanza. Ayok aku antar. "


"Iya. "


Haikal akhir nya memutuskan untuk mengantar Kanza pulang ke rumah nya.


"Pakek sabuk nya biar aman. " ucap Haikal sambil memasang kan sabuk mobil kepada Kanza.


Wajah Haikal dan Kanza, terlihat sangat dekat, ketika Haikal memasang kan sabuk kepada Kanza. Itu membuat rona wajah Kanza memerah .


Kenapa jantung ku berdetak kayak mau copot gini sih, apa aku kenak penyakit jantung.


"Wajah kamu kok jadi merah, kamu demam ya ?" tanya Haikal kepada Kanza.


"Gak. " ucap Kanza singkat.


"Terus kenapa, apa karena melihat wajah ku yang tampan ini ?"


"Cih, kamu itu ya kepedean banget."

__ADS_1


"Hahahaha Kanza- Kanza. Awas saja kalau kamu nanti jatuh cinta sama ku. "


"Gak bakal wek, gak mau aku sama cowok kayak kamu yang bucin dan lebai."


"Bucin, lebai maksud kamu? "


"Ya iya lah, kalau kamu gak bucin dan lebai kamu gak bakal di selingkuhin sama pacar kamu, itu karena kamu terlalu bucin sama pacar kamu."


"Begitukah?"


"Iya, lalu apa keputusan kamu, sama pacar kamu itu ?"


"Entahlah, aku rasa, aku memang harus mengakhiri hubungan ini. "


"Kamu yakin ?"


"Tentu saja. "


Setelah memakan perjalanan sekitar satu jam, mobil Haikal sampai di depan rumah Kanza.


"Kamu gak mau, singgah lagi ?"


"Gak usah deh udah malam, sampaikan salam ku ke om Fandy, dan tante Merry ya."


"Iya nanti aku sampaikan."


"Ya udah aku pulang ya. "


"Iya. "


Sesampai nya di kantor Haikal di kejut kan dengan kedatangan Mira. Mira memaksa masuk untuk menemui Haikal.


"Maaf tuan Haikal, nona Mira memaksa untuk masuk ke ruangan anda. " ucap seketaris Wini kepada Haikal.


"Biarkan dia masuk. "


"Baik tuan Haikal. "


Mira merasa senang karena Haikal masih mau bertemu dengan nya, menurut pemikiran Mira Haikal pasti akan memaaf kan nya, mengingat Haikal sangat mencintai nya.


Mira segera masuk ke ruangan Haikal, ia sudah memikirkan ide bagaimana cara agar Haikal mau memaaf kan nya. Sekali pun Mira harus bertekuk lutut di hadapan Haikal, ia rela melakukan itu untuk menerima maaf dari Haikal.


Mira Santika



"Haikal, terima kasih kamu mengizin kan aku masuk. "


"Katakan apa tujuan mu, datang kemari ?"

__ADS_1


"Aku ingin minta maaf kepada mu Haikal. "


"Minta maaf untuk apa? " ucap Haikal acuh.


"Minta maaf, karena aku telah berselingkuh dari mu. "


"Apa menurut mu, itu suatu kesalahan yang kecil ?"


"Tidak Haikal, itu kesalahan yang sangat besar. "


"Kalau menurut mu, itu kesalahan yang besar, lalu apa kau pantas menerima maaf dari ku ?"


"Maafkan aku Haikal, aku sangat menyesali perbuatan ku. " ucap Mira sambil menangis di hadapan Haikal.


"Berhenti lah menangis, kau tak perlu mengeluarkan air mata mu untuk ku, aku sudah tidak ingin melihat mu di hadapan ku lagi. Pergilah dari hidup ku, anggap lah kita tidak pernah saling mengenal, jika itu sangat menyakitkan bagi mu, maka buanglah kenangan itu sejauh mungkin. " ucap Haikal dengan wajah dingin nya.


"Haikal kenapa kata-kata mu sangat menyakitkan bagi ku , apakah dua tahun kita menjalin hubungan, tidak bisa membuat mu memaaf kan satu kesalahan ku ?"


"Sekarang aku tanya kembali kepada mu, jika aku yang melakukan kesalahan itu, apa kau dengan gampang memaaf kan ku ?"


Mira tidak tahu harus menjawab apa, otak nya mulai berkerja saat itu juga. Mira memeluk Haikal sambil mengecup bibir nya, ia berharap Haikal akan luluh dengan perlakuaan nya.


"Sudah puas kau melakukan nya, kau melakukan itu juga bukan dengan pria yang tidur dengan mu semalam. " ucap Haikal dengan nada yang sudah meninggi.


"Plaaak. " Mira menampar Haikal dengan sekali tamparan.


"Berani nya kau menampar ku, setelah apa yang kau lakukan. "


"Maafkan aku Haikal, aku tidak sengaja. "


"Keluar lah dari ruangan ku sekarang, aku tidak ingin melihat mu lagi. " ucap Haikal yang sudah mulai jengah .


"Haikal maafkan aku. "


"Security bawa wanita ini, keluar dari kantor ku. " ucap Haikal yang memanggil security di kantor nya.


"Haikal tunggu, maaf kan aku. "


"Ayo nona keluar dari kantor ini, sebelum kami mengusir nona dengan paksa. " ucap security itu sambil menarik tangan Mira.


"Jangan tarik tangan ku, aku bisa keluar sendiri. "


Mira keluar dari kantor Haikal, dengan perasaan yang marah dan kesal.


Lihat saja Haikal aku akan membuat mu kembali kepada ku, aku tidak akan menyerah.


Note : Hargai lah orang yang sangat mencintai mu, sebelum ia pergi. 💓💔💕


Happy reading guys. 🤗☺

__ADS_1


Jangan lupa tinggal kan jejak like, komen, dan vote guys. 😍😘


__ADS_2