My Love Only One

My Love Only One
BAB 2 Perjodohan


__ADS_3

"Maaf saya tidak sengaja. " Kanza berbicara sambil menundukan kepalanya, ia tidak berani melihat wajah laki-laki itu.


"Maaf.. maaf, apa kau pikir dengan maaf mobil ku tidak akan menjadi rusak."


"Jadi apa yang kau ingin kan ? tanya Kanza kepada laki-laki itu.


"Aku mau kau membenarkan mobil ku seperti semula, atau istilah nya kau harus ganti rugi atas kerusakan mobil ku. kalau kau tidak mau , aku akan laporkan kau ke pihak berwajib ." kata laki-laki itu dengan lugas.


"Tidak.. tidak, jangan laporkan ku ke polisi. Aku akan mengganti rugi semua kerusakan mobil mu."


"Bagus Lah. " kata laki-laki itu dengan senyum yang mengembang di wajahnya .


"Berapa kerugian yang harus ku ganti?"


"Lima juta untuk ganti rugi kerusakan mobil ku."


"Apa.... apa kau tidak salah aku harus membayar sebanyak itu."


Da**sar cowok sialan berani nya dia memerasku , tapi aku tidak mau dia melaporkan ku ke polisi. Apa aku harus membayar nya sebanyak itu.


"Baiklah beri nomor rekening mu kepadaku."


"Nanti kau tidak akan membayar nya."


"Lalu bagaimana aku akan membayar nya, aku tidak punya uang kes ."


"Di seberang sanakan ada mesin atm, kamu bisa mengambil uang nya sekarang ." kata laki-laki itu dengan tatapan tajamnya.


"Baiklah tunggu sebentar. "


Kanza pergi ke mesin atm, untuk mencairkan uang nya, untuk mengganti biaya kerusakan mobil.


Sial -sial uang ku jadi habis, cowok sialan dia sudah seperti rentenir saja yang merampas uang ku .


Kanza memasang wajah kesalnya, karena uang nya di rampas begitu saja, meskipun itu salah nya tetap saja Kanza tidak terima, jika harus membayar ganti rugi sebanyak itu.


"Mana uang nya?"


"Ini uang nya seperti yang kau ingin kan."

__ADS_1


"Baiklah terima kasih, perkara ini selesai."


"Cih dasar renternir ."


"kau bilang apa."


"Tidak ada."


Karena kesialan nya hari ini, Kanza memutuskan untuk tidak masuk kuliah, dia memutuskan untuk pulang ke rumah.


"Kenapa cepat sekali kamu pulang nak? "


"Aku tidak jadi kuliah bu, hari ini aku begitu sial bu."


"Sial maksud kamu apa kanza? "


Kanza menceritakan semua yang di alamin nya tadi pagi kepada ibunya.


"Apa haha laki-laki itu sangat keren, dia berani melawan mu Kanza. "


"Kenapa ibu malah membela renternir itu."


"Ibu. "


"Baiklah pergi Lah istirahat Kanza, nanti sore kita akan ke salon untuk acara nanti malam ."


"Baiklah bu."


Mata hari mulai meredupkan cahaya nya hari sudah mulai sore. Kanza dan Merry mulai berangkat untuk pergi ke salon untuk acara malam ini. selesai dari salon mereka memilih baju yang akan di kenakan untuk acara nanti malam.


"Sebenarnya ada acara apa sih bu, kenapa aku harus berdandan seperti ini." kata Kanza yang merasa risih dengan make up di wajahnya.


"Nanti juga kamu akan tahu Kanza."


"Hmm kenapa tidak beri tahu sekarang saja."


"Nanti gak surprise dong "


"Baiklah bu, kali ini aku akan menurut, walaupun aku tidak tahu rencana ibu ."

__ADS_1


"Apa kalian sudah siap?"


"Sudah ayah ."


"Baiklah mari kita berangkat sekarang."


Mereka berangkat menuju sebuah restauran yang telah di pesan. Di dalam restauran terlihat tidak ada pengunjung satu pun . Sesampai nya di restauran terlihat ada seorang wanita yang sedang duduk menunggu mereka .


"Wah kalian sudah datang."


"Iya apa kau sudah lama menunggu kami ."


"Hmm tidak terlalu lama mer ."


"Lalu di mana menantu ku Wulan ."


"Hmm dia masih dalam perjalanan menuju kemari , ada sedikit masalah pada mobil nya ."


"Baiklah kita tunggu saja beberapa menit lagi ."


"Apakah wanita cantik di depan ku ini adalah Kanza."


"Tentu saja ini adalah Kanza putriku , Kanza kenalkan ini tante Wulan sahabat ibu. "


"Kanza tante " Kanza mengulurkan tangan nya dan mencium tangan Wulan .


"Sudah lama sekali ya kita tidak bertemu , dulu kamu masih kecil, sekarang kamu sudah besar waktu begitu cepat ."


"Iya tante."


"Kamu tahu kanza apa tujuan ayah dan ibu bertemu dengan tante Wulan."


"Tidak bu."


"Ayah , ibu dan tante Wulan , ingin menjodohkan kamu dengan Haikal. Putra nya tante wulan ."


"Apa.....ibu ingin menjodohkan ku?" Kanza rasanya tak percaya dengan apa yang ia


dengar .

__ADS_1


B**ersambung ....


__ADS_2