
Setelah kesepakatan itu Kanza dan Haikal tidak lagi seperti musuh, mereka sudah bersikap selayak nya sahabat.
Hari itu seperti biasanya Haikal pergi ke beberapa cabang restauran milik nya, untuk meminta laporan keuangan. Haikal memang tidak selalu mengunjungi restauran nya, ia hanya duduk di kantor nya untuk mengurus perusahaan yang baru di rintis nya. Di beberapa restauran milik nya sudah ada orang kepercayaan nya yang mengurus semua nya. Haikal hanya datang satu bulan beberapa kali, untuk memeriksa bagaimana laporkan keuangan, dan bagaimana kinerja kariawan nya.
Hari ini setelah selesai memeriksa laporan keuangan restauran nya, Haikal memutuskan untuk bertemu dengan Mira pacar nya, mengingat sudah satu minggu Haikal tidak bertemu dengan Mira. Walaupun hubungan Haikal tidak mendapat restu dari ibu nya, Haikal tidak mau memutuskan Mira, is sangat mencintai Mira.
"Kring-kring. " suara sambungan telepon terdengar di kamar Mira, namun Mira yang masih mengantuk karena habis mabuk tadi malam, tidak menghirau kan bunyi telepon yang terus berdering.
Mira terbangun dari tidur nya, terdapat seorang pria yang telah tidur di samping nya semalaman. pria itu juga terbangun dari tidur nya. Namun bukan nya bangun, mereka kembali melakukan kegiatan panas nya sampai siang hari.
Haikal yang tidak mendapat jawaban panggilan telepon dari Mira, Haikal memutuskan untuk mengunjungi apartemen Mira. Setelah sampai di depan apartemen Mira, Haikal memangil dan mengetuk apartemen nya, namun tidak ada jawaban dari Mira, Haikal sangat kuatir takut terjadi sesuatu dengan Mira. Dengan sangat kuatir Haikal membuka pintu apartemen Mira, ia mengetahui pasword untuk membuka pintu apartemen itu, mengingat ialah yang membeli apartemen itu untuk Mira.
Namun setelah sampai di dalam apartemen Mira, Haikal tidak menemukan Mira, Haikal memutuskan mencari Mira ke kamar nya, Belum sempat Haikal membuka pintu kamar itu, Haikal mendengar suara desahan yang bersahut-sahutan dari kamar itu.
Siapa yang sedang berada di kamar Mira ?, kenapa seperti nya sedang terjadi sesuatu, di dalam sana ?.
Akhirnya Haikal mendobrak pintu kamar itu dengan sekali tendangan saja. Namun alangkah terkejut nya Haikal mendapati Mira, yang sedang tidur dengan pria lain tanpa sehelai benang pun. Haikal mendapati Mira, sedang bercumbu dengan pria itu.
"Mira apa yang kau lakukan. " teriak Haikal yang sudah sangat emosi.
"Haikal. kau. " Betapa terkejut nya Mira, mendapati kekasih nya sedang melihat nya, dengan pria lain.
__ADS_1
"Jadi ini kelakuan mu, di belakang ku Mira. "
"Sayang, bukan seperti itu kamu salah paham ." ucap Mira yang merasa gugup.
Mira sudah kembali memakai pakaian nya, pria yang bersama Mira telah kabur begitu saja, karena takut wanita yang di tiduri nya telah memiliki suami.
"Apa kata mu, salah paham?"
"Iya kamu salah paham sayang, ini tidak seperti yang kau lihat, aku melakukan ini, karena kau terlalu sibuk. "
Sejenak Haikal terdiam memikirkan perkataan Mira, ia memang sangat sibuk selama seminggu ini, bahkan chat Mira pun jarang di balas nya. Namun ia tak menyangka Mira akan melakukan ini di belakang nya.
"Aku tidak tahu harus berkata apa, setelah apa yang kau lakukan ini. "
Mira berusaha untuk merayu Haikal agar tidak memutuskan nya, ia tidak mau hubungan nya dengan Haikal berakhir.
"Aku tidak tahu Mira, aku butuh waktu untuk sendiri. "
"Tunggu Haikal jangan tinggal kan aku. " ucap Mira yang mengejar Haikal keluar dari apartemen nya.
Haikal keluar dari apartemen Mira dengan perasaan kesal, dan marah, ia tak menyangka wanita yang sangat di cintai nya itu tega berselingkuh di belakang nya.
__ADS_1
ππππ
Haikal memutuskan untuk pergi ke danau yang dekat dengan rumah nya itu, tempat yang selalu ia kunjungi ketika hati nya sedang tidak baik.
"Wanita sialan, kenapa kau tega melakukan itu pada ku."
"Apa kurang nya aku untuk mu."
Haikal berteriak di depan danau, sambil melempar batu krikil di tangan nya.
Setelah berteriak dan menangis di tengah danau, Haikal memutuskan untuk kembali ke rumah nya. Walaupun perasaan Haikal saat ini masih sakit, tapi ia tak ingin larut dalam kesedihan. Haikal sudah memutuskan apa yang akan ia lakukan dengan Mira.
"Kamu sudah pulang sayang?" tanya Wulansih kepada Haikal.
"Sudah ma, Haikal capek ma, Haikal mau istirahat dulu. "
"Baiklah sayang, pergi lah istirahat."
"Kenapa anak itu , tidak biasanya wajah nya terlihat sangat muram." gumam Wulansih.
Happy reading guys ππ
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak like, komen, dan vote nya. βΊπ€