My Lovely,My CEO

My Lovely,My CEO
Bab 10


__ADS_3

Sepeninggal atasannya arisha bergegas masuk ke kost nya dan di kamarnya sudah ada sahabat Zea yang begitu khawatir kepadanya


" ya ampun sha,kamu kemana aja baru pulang jam segini kamu tau gak aku dari tadi hubungi hp kamu tapi gak kamu angkat aku kirim pesan kamu gak bales kamu tau gak aku tuh khawatir sama kamu ?" ucap zea dengan rentetan pertanyaan


" lebay banget sih kamu " jawab arisha sambil meletakkan sepatu dan tas nya


" kalau tanya itu satu satu biar aku gampang jawabnya " sambil duduk di kasurnya


" ya ampun sha,aku tuh khawatir banget sama kamu !" dengan nada emosi


" iya iya aku tau kamu khawatir sama aku makasih ya sahabat baikku yang sudah khawatir sama aku " sambil mencubit kedua pipi zea


" aduhhh...sakit sha,kamu tuh za gak pernah ninggalin kebiasaan kamu " sambil mengusap kedua pipi nya


sementara arisha hanya terkekeh dan langsung menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri, setelah selesai membersihkan diri arisha langsung menuju ketempat tidurnya dimana sudah ada sahabat nya yang lagi sibuk dengan hp nya


"gimana besok jadi temenin aku cari apartemen disekitar tempat ku kerja " tanya zea


" siap bos besok saya free jadi besok saya akan menemani bu bos seharian penuh " sambil mengangkat tangan seperti memberi hormat


" ckk...bisa aja kamu sha" ucapnya sambil menggelengkan kepala karena tingkah sahabatnya


sementara arisha hanya tertawa


" kamu udah makan belum ?" tanya arisha


"belum " jawab zea

__ADS_1


" ya sudah aku pesan kan online aja ya" ucap arisha


tanpa menjawab zea hanya memberi isyarat anggukkan kepala


tak menunggu lama pesanan mereka sudah datang, karena lapar yang terasa sejak tadi mereka pun langsung menikmati makanan mereka


sementara ditempat lain bryan dan asisten nya pun sudah sampai di apartemen mereka dan segera bryan membersihkan diri,selelah selesai membersihkan diri bryan langsung mendudukkan dirinya ditempat tidur


sambil fokus dengan hp nya untuk mengecek email yang masuk


setelah selesai dian langsung mengingat kejadian tadi


" ternyata kamu gak berubah sama seperti dulu sederhana dan lembut" sambil tersenyum membayangkan wajah gadis itu


" tapi apa dia sudah punya pria lain ya ? guman nya


disisi lain kedua sahabat yang sudah selesai menyantap makanan mereka langsung duduk selonjoran dikarpet bulu


" zea aku pengen ngomong sama kamu " ucap arisha


" hemmm...mau ngomong apa " jawab zea


" sebenarnya aku bingung menceritakan ini semua entah harus senang atau harus sedih " ucap arisha dengan nada sedih


zea hanya mengerutkan keningnya dia bingung dengan ucapan sahabat nya


" emang kamu mau cerita apa ? tanya zea

__ADS_1


" kamu masih ingat gak sama kak bryan kakak kelas kita waktu SMA dulu " menjeda sejenak bicara nya


"kamu tau ternyata dia adalah atasanku dikantor dan kamu tau tadi aku diantar sama dia" ucap arisha


" what..apa aku gak slah denger " teriak kaget zea


" aduhhh...suara kamu itu bisa gak sih gak usah kenceng kenceng aku belum tuli ze !" sambil mengosok telinga nya karna suara teriakan sahabat nya itu


" sory sory gue syok denger nya " sambil terkekeh zea


" tapi apa kamu bilang kak bryan atasan kamu " ucapnya seolah olah zea masih belum percaya


dengan ucapan sahabat nya


dengan anggukan kepala arisha hanya menjawab


" ya ampun sha,gue gak percaya kalau kalian bisa bertemu kembali setelah sekian lama,mungkin ini yang namanya takdir " ucap zea


" entahlah aku gak mau memikirkan itu ze,sebab kita berbeda jauh dari sudut manapun " ucap arisha


" ya ampun sahabat ku tersayang kenapa kamu tiba tiba jadi down gini sih" ucap zea


" kami kan tau sendiri aku bawahan dia atasan dia orang kaya aku hanya gadis sederhana bahkan aku jauh dari kriteria seorang pendamping nya " ucap arisha


" lagian siap coba yang gak mau dekat dengannya,dia kaya, sukses,mapan,ganteng cewek kaya mana yang gak bisa dekat dengannya bahkan aku jauh dari kata standard mungkin biar perasaan ini hanya aku dan tuhan yang tau, biarkan aku hanya mengagumi nya saja untuk memiliki aku cukup tau diri " ucap arisha


" sha,cinta itu tak memandang dari sudut manapun,tapi jika memang kalian berjodoh maka akan dipertemukan dan didekat kan aku berharap kamu bisa menemukan pengisi hati mu" ucap zea

__ADS_1


setelah mereka bercerita sepanjang malam akhirnya mereka memutuskan untuk beristirahat sebab mereka terlalu lelah apalagi dengan arisha.


__ADS_2