My Lovely,My CEO

My Lovely,My CEO
Part 40


__ADS_3

Sinar matahari telah menyinari dunia dua sejoli masih tertidur nyenyak ya siapa lagi kalau bukan arisah dan bryan mereka masih terlelap tidur sebab semalaman mereka tidak bisa terlelap dengan tenang dikarenakan arisha mengalami kontraksi palsu


mereka baru bisa tertidur setelah melaksanakan sholat subuh jadi tak salah mereka masih terlelap


" emmmm " arisha menggeliat dari tidurnya sebab sang sinar menerobos masuk ke celah gorden kamar


arisha dengan langkah tertatih segera bangun dan membersihkan diri dikamar mandi sebab tubuhnya begitu lengket


ketika arisha sedang menikmati rutinitas di kamar mandi bryan sedikit terkejut sebab disampingnya tidak ada sang isteri namun seketika kekhawatiran hilang ketika terdengar suara gemericik air dan selang beberapa detik kemudian arisha keluar dengan mengunakan baju kimono dan handuk kecil di kepala nya


" sayang kamu habis mandi " tanya bryan sambil mengecup pipi istrinya


" iya yang habisnya gerah banget lenket " sambil duduk di meja rias dan menggosok rambutnya dengan handuk kecil


" ya sudah aku bersihin badan aku dulu nanti kita sarapan" ucap bryan kepada sang istri dan Langsung menuju kamar mandi


sementara arisha segara mengganti baju dengan sesekali merasa sedikit nyeri diperutnya


ya sudah beberapa hari ini arisha sering mengalami kontraksi palsu tapi arisha masih bisa menahan nya dan itupun tetap dipantau oleh dokter yang menangani arisha


bryan pun telah selesai melakukan aktivitas mandinya dan segera berganti dengan pakaian yang sudah disiapkan oleh sang istri


setelah selesai dia segera menyusul sang istri untuk sarapan bersama sebab hari semakin siang tiba diruang makan sang istri terlihat sudah makan dan segera menyusul nya

__ADS_1


selesai menikmati sarapan arisha dan bryan berjalan ditaman belakang rumah mereka dengan menikmati bunga yang sedang bermekaran namun kenikmatan tersebut berubah jadi ketegangan ketikan arisha meringis merasa kan nyeri perut yang sangat sakit


" ahhh sayang sakit perut aku " sambil meringis menahan sakit diperutnya


" kita ke rumah sakit sekarang ya yang " dengan kepanikan bryan segera mengendong sang istri menuju mobil


diperjalanan bryan dengan setia mendampingi sang istri yang berbaring dipangkunya sang istri terus merintih kesakitan apa lagi keluar air disela kaki arisha membuat bryan semakin panik hingga harus memaki risky sang asisten yang mengantarkan mereka kerumah sakit


" bisa lebih cepat sedikit gak sih kenapa kamu lamban sekali bawa mobilnya" ucap bryan dengan emosi kepanikan


" sabar tuan ini saya sudah membawa dengan kecepatan tinggi " sambil fokus menyetir


selang beberapa menit mereka sudah sampai di rumah sakit dan sudah disambut oleh tenaga medis sebab mereka sudah menghubungi nya terlebih dahulu


sesampainya di ruang bersalin arisha segera diperiksa dan dengan setia bryan mendampingi sang istri


" iya sayang kamu harus kuat untuk anak-anak kita aku yakin kamu kuat " ucapnya sambil menyemangati sang istri


"*ya t*uhan betapa sakit nya yang istriku alami begitu besar pengorbanan istriku aku berjanji akan selalu membahagiakan nya dan tak akan menyakiti nya " guman bryan sambil sesekali kali menyeka peluh keringat sang istri


dengan perjuangan arisha menahan rasa sakit yang menjalar di setiap tubuhnya hingga pembukaan lengkap


beberapa menit kemudian pembukaan itu lengkap sang dokter segera memberi aba aba untuk mengejang

__ADS_1


" ibu ikuti saya ya tarik nafas buang dan menggejan ya bu " ucap dokter


arisha dengan bantuan dokter segera melakukan nya dengan sekuat tenaga dia mengejan sambil menggenggam tangan sang suami dia berjuang melahirkan anaknya


setelah pejuang yang cukup panjang akhirnya malaikat kecil mereka telah lahir dengan rasa haru bryan meneteskan air mata bahagia sebab dia telah menjadi daddy


" sayang terimakasih telah melahirkan anak-anak kita dan terimakasih atas semua pengorbanan dan perjuangan nya " sambil mengecup sang istri


sementara sang istri hanya tersenyum lemas sebab tenaga sudah habis bryan dipanggil oleh perawat untuk melihat bayi mereka dan di azani sementara arisha sedang dirawat oleh para perawat pasca melahirkan dan akan segera dibawa ke kamar inap


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Terima kasih telah mampir di karya aku dan maaf kalau lama up nya🙏


__ADS_2