My Lovely,My CEO

My Lovely,My CEO
Bab 7


__ADS_3

Sementara itu disebuah restoran keluarga siska dan bryan sedang menikmati makanan yang sedang disajikan, setelah menikmatinya mereka langsung membahas masalah hubungan kedua belah pihak


" pak tiyo, keluarga kita kan sudah lama kenal bagai mana kalau kita lebih mempererat hubungan ini " ucap ayah siska


" saya tahu pak Hendro,tapi alangkah lebih baik kalau itu semua kita serahkan kepada mereka yang menjalani" ucap ayah Bryan


" sebab untuk pernikahan bukan hal yang bisa dimainkan,saya berharap anda mengerti pak? imbuhnya


" saya setuju dengan ayah saya pah,lagi pula saya sudah menganggap siska sebagai teman sekaligus adik perempuan saya." ucap bryan


siska hanya bisa tersenyum kecut mendengar penuturan Bryan dan kedua orang tuanya,tapi dalam hati siska dia akan tetap mengejar bryan samapi bryan jatuh ke pelukannya.


" baiklah kalau tidak ada lagi yang dibicarakan,saya pamit undur diri sebab saya masih ada urusan yang lain" ucap bryan sambil berpamitan kepada kedua orangtuanya dan orang tua siska


sesampainya di apartemen bryan langsung masuk ke dalam sementara risky langsung kembali ke apartemen nya yang kebetulan bersebelahan dengan bryan


Di dalam kamar bryan langsung bergegas membersihkan diri dan setelah selesai dia langsung bersandar ditempat tidur sambil menyalakan laptopnya,namun seketika bayangan wajah seorang wanita terbesit dalam pikirannya, bayangkan yang hampir setiap malam muncul selama beberapa tahun ini za ternyata selama dia kuliah diluar negeri dia selalu terbayang wajah gadis itu


" hufff...kenapa bayangan wajahmu selalu mencul" mengusap wajah kasarnya

__ADS_1


" sekarang bagaimana kabarmu, apakah kamu sudah menikah?dan apa kamu masih ingat dengan ku?dan kenapa dulu kamu selalu menghindar dariku?" ucapnya


karena terlalu lelah memikirkan nya akhirnya dia terlelap dalam tidurnya


Keesokan harinya risky sudah menunggu tuannya didalam apartemen


sementara bryan masih bersiap diri, setelah selesai dia bergegas kemeja makan untuk sarapan pagi dengan risky,


selesai melakukan aktivitas sarapan mereka langsung menuju ke kantor,


Sesampainya di lobi kantor semua karyawan mengangguk kepada presdir dan sekertaris nya semua karyawan kagum akan kedua sosok pria itu terutama kaum hawa.


setelah melewati lobi mereka langsung menuju ke lift khusus presdir, ketika lift akan tertutup tanpa sengaja bryan melihat seorang yang sangat familiar,


" anda baik-baik saja tuan kenapa saya lihat anda senyam senyum sendiri " tanya risky sambil menatap heran boss nya


tidak menjawab bryan langsung masuk kedalam tempat kerjanya setelah pintu lift terbuka


" aneh kenapa tuan jadi seperti itu" batin risky

__ADS_1


setelah itu risky langsung masuk keruangan nya


Sementara itu ditempat lain arisha yang baru saja sampai merasa ada yang mengajal dalam pikirannya


" kok kayaknya tadi aku melihat seseorang yang tak asing za ? batinnya


" ah sudahlah mungkin hanya perasaanku saja,lebih baik fokus kerja aja lah "


ucap nya lirih


" ris,tolong kamu keruangan saya dan bawa berkas yang kemarin saya minta " ucap bryan dengan telfon


risky pun masuk keruangan bryan dengan membawa berkas tersebut


" tuan,ini berkas yang tuan minta" sambil menyerahkan berkas tersebut


" tolong bacakan agenda saya hari ini." sambil menerima berkasnya


" hari ini tuan ada meeting jam 10, setelah itu ada pertemuan dengan klien perusahaan X direstoran Y jam 12 siang " ucap risky sambil melihat benda pipih ditangannya

__ADS_1


" baiklah sekarang lebih baik kamu persiapkan bahan untuk meeting nanti dan jangan lupa untuk memberi tahu semua staff perusahaan" ucapny sambil mengamati berkasnya


" dan satu setelan ini saya mau keliling perusahaan saya mau lihat kerja mereka di perusahaan" sambil menyimpan berkas yang tadi dilihat nya dan berjalan menuju pintu ruangannya disusul risky yang mengikuti nya


__ADS_2