
semua merasa terkejut mereka tidak menyangka bahwa istri presdir mereka ternyata wanita yang selama ini mereka hina diluar ekspektasi dari mereka
" Rizky kamu tahu kan apa yang harus kamu lakukan!" perintah bryan kepada sekretaris nya
" iya tuan saya mengerti " jawab risky
bryan pun mengandeng istrinya menuju ruangannya arisha hanya menurut saja dengan apa yang dilakukan sang suami
sesampainya di ruangan bryan mendudukkan sang istri di sofa ruangan nya
" inilah yang aku takutkan jika aku tidak memberi tahu kepada mereka jika kamu istri ku " ucapnya sambil memeluk sang istri
Arisha tak menjawab dia hanya diam di pelukan sang suami
sementara itu dikantin yang tadi heboh dengan kejadiam itu kembali ke ruang masing-masing dan melanjutkan pekerjaannya
setelah kejadian tadi bryan melarang arisha untuk bekerja
" sayang aku bosan disini aku kembali ya keruangan ku " dengan nada memohon
" tidak sekali tetap tidak " tanpa melihat sang istri dan tetap fokus pada laptop nya
arisha pun kembali cemberut karena lagi lagi dia gagal membujuk suaminya
Entah kenapa semenjak arisha hamil dia begitu protektif
Arisha pun kembali fokus dengan ponselnya dia begitu kaget ketika ada banyak Panggilan dari sahabat nya zea dia pun segera menghubungi sahabat nya itu
tut tut tut tut
...arishaaaa kemana saja kau kenapa telfon ku tak diangkat mentang mentang punya suami bos besar kau lupa padaku ?"...
" haduhhh bisa gak kamu gak usah teriak teriak telinga ku panas rasanya "
" habis kamu gak pernah hubungi aku? oh ya gimana kabar kamu apa aku sudah mau jadi aunty ?
" Alhamdulillah ze,aku sudah telat mungkin besok aku mau cek up ke tempat mu "
__ADS_1
" aaaaahhh... senang nya sebentar lagi aku jadi aunty " teriak zea kegirangan
"za sudah sampai ketemu besok ya ze"
" oke aku akan tunggu kedatangan kami sama keponakan ku, ya sudah kamu jangan lupa istirahat makan yang banyak minum susu nya juga aku gak mau jika keponakan ku kurang gizi hahahahhaha" sambil tertawa
" ya ya ya kalau begitu aku tutup dulu ya kamu juga semoga cepat hamil " sambil mematikan panggilan nya
bryan yang dari tadi fokus sekarang menghampiri sang istri
" yang kita pulang yuk " ucap bryan sambil mengusap kepala arisha
" kakak sudah selesai kerjaannya " ucap arisha
" sudah selesai sayang sekarang udah sore apa kamu masih betah disini " ucap bryan
" ya sudah kita pulang sekarang " beranjak dari sofa
mereka berdua pun keluar dari ruangan dengan tangan yang terus bergandengan
sampai dilobi semua karyawan banyak sang memandang pasangan tersebut
" wah ternyata pak bos sudah punya istri patah hatiku "
dan masih banyak lagi pertanyaan yang mereka ucapkan
sementara arisha dan bryan cuek saja mendengar nya dan melangkah kaki mereka menuju parkiran khusus
keesokan harinya arisha menuju rumah sakit dimana sahabatnya bekerja karena kemarin dia sudah membuat janjj
sesampainya diruang sahabatnya arisha langsung disambut antusias oleh zea
" wah arisha aku kangen banget sama kamu oh ya sebelumnya selamat ya atas kehamilannya ' sambil memeluk arisha
" iya sama-sama" sambil membalas pelukan sahabatnya
" ehemm,bisa gak acara reuninya dilanjutkan nanti gimana kalau sekarang kita lihat calon anak ku " ucap bryan
__ADS_1
arisha dan zea hanya bisa tertawa melihat tingkah bryan setelah itu mereka langsung melihat calon baby nya
" nah sha,kamu bisa lihat ini adalah calon anak-anak kamu " sambil memperlihatkan arisha ke layar monitor
" wah lucu ya zea ? tapi tunggu dulu kamu bilang anak-anak berarti aku punya anak kembar maksud kamu " sambil memperhatikan ke monitor
" yup kamu sekarang hamil anak kembar dan usia kandungan mu sudah memasuki 8minggu atau kurang lebih 2 bulan " sambil membersihkan perut arisha dengan tissue
bryan dan arisha yang mendengar itu tak henti-hentinya bersyukur dan terus tersenyum bahagia bahkan mereka tak menghiraukan keberadaan zea
zea yang melihat nya hanya bisa menghela nafas tapi dia juga merasakan kebahagiaan sahabat nya itu
setelah melakukan pemeriksaan dan mengambil vitamin mereka melangkah kan kaki mereka ke parkiran rumah sakit
didalam mobil bryan tak henti-hentinya tersenyum dan sesekali menciumi tangan arisha
didalam perjalanan arisha melihat keluar jendela dan dia melihat beberapa pedagang kaki lima yang berjualan didekat taman dan arisha menyuruh sang suami untuk berhenti
setelah memarkir mobil mereka keluar dan menuju pedagang kaki lima
" kamu lagi pengen apa sayang ?" tanya bryan
" aku lagi pingin makan bubur yang " jawab arisha
" baiklah kami tunggu disini dulu aku belikan buburnya ya " sambil meninggalkan istrinya yang duduk di kursi taman
bryan pun segera membelikan bubur untuk dirinya dan sang istri
setelah pesanan mereka datang arisha dengan antusia memakan buburnya dengan lahap
" sayang pelan pelan gak ada yang akan merebut makanan kamu " sambil tersenyum melihat tingkah sang istri yang entah kenapa semenjak hamil nafsu makannya lebih
sementara arisha tak menghiraukan dan masih fokus menikmati semangkuk bubur
mohon maaf ya author masih sering terlambat up nya sebab author masih dalam masa penyembuhan kemarin 🙏😘
dan jangan lupa like and klik favorit ya dan jangan lupa juga kasih vote dan hadiahnya untuk karya author 🙏🙏
__ADS_1
biar semangat up Nya ❤️❤️❤️